HARITA.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon memasang alat pengukur kualitas udara.
Kepala DLH Kota Cilegon Sabri Mahyudin mengatakan, ini merupakan upaya dari keluhan masyarakat yang mengeluhkan bau tersebut selama tiga bulan terakhir.
“Ini langkah dari DLH Cilegon dengan Kabupaten Serang sedang mnurunkan tim tadi sudah menurunkan ke lapangan,” kata Sabri, Rabu 30 Agustus 2023.
Dijelaskannya, alat pengukur kualitas udara tersebut dipasang di dua tempat yakni di komplek TCI RT 07, RW 05 dan Sekolah Mutiara Bunda.
“Alat itu kami simpan disana 1×24 jam, kita akan tau hasilnya mungkin baru selesai perkiraan lusa jadi ada 2 titik. Mungkin lusa bisa ketauan hasiln terakhirnya,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua RT 07 Rahmat Sriharimulyanto mengaku, warga setempat sangat senang dengan adanya pemasangan alat tersebut. Lantaran, baunya yang terlalu menyengat. Sehingga mengganggu kesehatan warga.
“Warga senang antusias positif setelah saya share untuk penanganan solusinya. Hampir setahunan tapi keluhan warga itu 3 bulan terakhir ini,” ungkapnya.
Rahmat menyatakan, bau tersebut diduga berasal dari 3 stokpile atau tempat penampungan batu bara yang keberadaannya sangat dekat dengan kawasan perumahan tersebut.
“Terduganya ternyata stokpile dari depan kita ini. Baunya seperti belerang atau kabel terbakar jadi pusing, baunya terlalu menyengat,” ujarnya. (Zar/Red)
DLH Cilegon Respon Cepat Keluhan Bau Menyengat Di TCI Pasang Alat Pengukur Kualitas Udara
Bagikan Artikel Ini










