Harita.id
Senin, 21 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan Provinsi Banten 2023, Ini Manfaatnya
Uncategorized

Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan Provinsi Banten 2023, Ini Manfaatnya

admin
Diterbitkan: 5 September 2023
Bagikan
7 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Sebagai wujud komitmen memperkuat ketahanan pangan dan menjaga kestabilan harga, KPw Bank Indonesia Prov Banten bersinergi bersama Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Serang dalam wadahkoordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Banten telah melakukan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Provinsi Banten 2023 pada 1 September 2023, bertempat di Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

GNPIP Banten 2023dihadiri oleh Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi, Pj. Gubernur Banten Al Muktabar, Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Imaduddin Sahabat beserta Forkopimda dan para pejabat di Kabupaten/Kota se-Banten.

Kegiatan ini merupakan wujud sinergi dan kolaborasi berbagai pihak dalam pengelolaan pangan yang mengedepankan strategi hulu ke hilir guna tercapainya ketahanan pangan dan pengendalian inflasi yang bersumber dari harga pangan yang bergejolak.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M. Tauhid menekankan saat ini Provinsi Banten masih dihadapkan dengan tantangan dalam peningkatan produksi pangan, khususnya komoditas cabai. Hal ini mengingat produksi 2023 baru mencapai 2.310 ton, sementara kebutuhan per tahun sebesar 45.822 ton.

Untuk itu, Pemda melalui Dinas Pertanian Provinsi Banten telah menyusun strategi untuk meningkatkan produksi melalui peningkatan frekuensi panen menjadi setiap 4 bulan, khususnya pada Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Baca Juga

TonyBet NL app en mobiel gids: alles over de mobiele ervaring
Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Jadi Petani Modern, Dandim: Regenerasi Petani Harus Disiapkan
Lahan Menyusut, TNI Turun Tangan: Kolaborasi Kodim Cilegon dan Petani Genjot Produksi Jagung
Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan, Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi

Diharapkan melalui kegiatan GNPIP Provinsi Banten 2023 ini dapat menjadi stimulan bagi daerah lain untuk dapat meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga ketahanan pangan Provinsi Banten dapat terjaga.

Sejalan dengan itu, Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah menyampaikan bahwa dampak tekanan inflasi telah menjadi isu global dan nasional.

Untuk mengatasi inflasi diperlukan keseriusan dan sinergi berbagai pihak dalam upaya pengendalian inflasi, khususnya untuk komoditas pangan strategis seperti cabai, bawang, daging ayam, dan beras. Lebih lanjut, Kabupaten Serang saat ini memiliki 60 ribu Ha untuk wilayah pertanian pangan dan hortikultura sehingga optimalisasi produktivitas diperlukan untuk dapat mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat di Banten.

Baca Juga

*Elit Nasional Kader MA Turun Gunung Memimpin Mathla’ul Anwar Demi Visi MA Naik Level*
How Migration Is Reshaping Borders and Policies
Global Trade Wars: Winners, Losers, and Long-Term Effects
Cybersecurity Becomes the New Frontline of Global Conflict

Kedepan, perlu strategi untuk meningkatkan populasi jumlah petani yang berdasarkan sensus BPS menunjukkan adanya penurunan sebesar 4% di Kabupaten Serang, sehingga produksi pertanian dapat terjaga.

Pada kesempatan yang sama, Pj Gubernur Banten, Al Muktabar berharap bahwa isu penanganan inflasi dapat dihadapi melalui sinergi bersama Pemda dan seluruh pihak dalam mengambil langkah-langkah strategis sesuai arahan Presiden pada Rakornas Pengendalian Inflasi 2023.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kedepan, Pj Gubernur Banten berharap Pemda Provinsi dan Kabupaten/Kota dapat bersinergi lebih erat dan kuat untuk mengendalikan inflasi dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui sektor pariwisata, sertapeningkatan investasi demi tercapainya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Terkait ketahanan pangan, Pemerintah Provinsi bersinergi dengan Bapanas terus mendorong peningkatan hasil produksi pangan, intensifikasi pertanian,termasuk spesifikasi beras dalam arti luas dan implementasi pompanisasi untuk ketersediaan air di sentra produksi untuk menjawab tantangan El Nino yang sedang melanda.

Terkait GNPIP, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Imaduddin Sahabat menyampaikan bahwa kegiatan GNPIP ini merupakan tindaklanjut dari arahan Presiden pada Rakornas Pengendalian Inflasi 2023 pada 31 Agustus lalu yang menekankan perlunya sinergitas dan inovasi dalam upaya pengendalian inflasi.

Lebih lanjut, upaya TPID Provinsi Banten dalam pengendalian inflasi telah membuahkan hasil, terpantau dari capaian inflasi bulan Agustus 2023 yang mencatat deflasi sebesar 0,12% (mtm), dan diperkirakan hingga akhir tahun inflasi
Banten akan tercapai pada rentang sasarannya. Sejalan dengan itu, kehadiran pemerintah dan negara dalam

Baca Juga

War-Torn Nation Begins Reconstruction Efforts with International Aid
Foreign Aid Sparks Debate Over Motives and Impact
Selamat Hari Anti Korupsi Sedunia
Selamat Hari Pahlawan 10 November 2024

GNPIP kali ini menjadi penting, khususnya dalam me-manage ekspektasi masyarakat terhadap inflasi. Di sisi lain,
TPID Provinsi Banten telah memiliki program strategi dalam upaya pengendalian inflasi di Banten yaitu: Mencanangkan Kabupaten Serang sebagai sentra produksi cabai nasional melalui momentum GNPIP, dan menginisiasi implementasi pasar lingkungan di Kota Serang untuk menjawab keterbatasan jumlah pasar di Banten dibanding daerah lain di Jawa.

Lebih lanjut, Kepala Bapanas H. Arief Prasetyo Adi, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi Banten dan Bank Indonesia atas penyelenggaraan GNPIP Provinsi Banten 2023 dan sinergi kolaborasi nyata dalam pengendalian inflasi di Banten.

Inflasi Banten masih terkendali dan berada di bawah capaian nasional. Di sisi lain, berdasarkan hasil pantauan Bapanas, saat ini meski Banten berada pada urutan ke-8 produksi beras nasional, Banten masih mengalami defisit beras sebesar 253 ribu ton. Hal ini dikarenakan kebutuhan beras di Banten sebesar 1,25 Juta ton, sementara produksi hanya sebesar 1,01 Juta ton.Ke depan, Bapanas akan terus mendorong peningkatan harga diterima petani untuk menambah jumlah petani secara nasional termasuk Banten. Lebih lanjut Nilai Tukar Petani (NTP) saat ini sudah berada pada level di atas 100 dan lebih baik dari capaian tahun lalu. Hal ini mengindikasikan adanya peningkatan pendapatan petani, khususnya pada komoditas padi dan jagung. Di sisi lain, Bapanas mendorong setiap Pemda untuk memiliki Cadangan Pangan Pemerintah untuk menjawab tantangan adanya kondisi defisit neraca pangan, khususnya menjelang tibanya HBKN danPilkada.

Hal ini perlu disiapkan,termasuk oleh daerah yang menjadi sentra produksi beras seperti Banten. Pemda didorong untuk bersinergi dengan Bulog untuk pemanfaatan gudang Bulog dalam pemenuhan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah.

Disamping itu, stabilisasi harga pangan menjadi hal yang krusial dilakukan oleh semua pihak,termasuk pada komoditasberas yang peningkatan harganya akan berpengaruh signifikan terhadap tekanan inflasi Banten.

Sebagai penutup, Bapanas juga menekankan pentingnya edukasi masyarakat untuk menerapkan pola makan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) untuk mencegah terjadinya stuntingdan obesitas.

Selain itu perlu edukasi belanja bijak dan belanja seperlunya sehingga inflasi dapat semakin terkendali.

Di penghujung acara, diadakan penanaman cabai oleh Kepala Bapanas, Pj Gubernur Banten, Bupati Serang, Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten, termasuk seluruh jajaran Forkopimda Banten dan Instansi Vertikal di Provinsi Banten.

Hal ini sebagai simbol kolaborasi dan sinergi berbagai pihak dalam menyukseskan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Provinsi Banten 2023.

Kedepan, KPw Bank Indonesia ProvinsiBanten bersama dengan TPID Banten senantiasa bersinergi dan berinovasi dalam menjaga stabilitas harga melalui penguatan implementasi kerangka 4K (Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, Keterjangkauan Harga, dan Komunikasi Efektif).

GNPIP berupaya mengoptimalkan langkah pengendalian harga terutama melalui pengelolaan suplai pangan, termasuk mendorong produksi menuju ketahanan pangan yang integratif dan masif guna mendukung tercapainya sasaran inflasi. (Zar/Red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Kota Cilegon Diprediksikan Kekeringan Berkepanjangan, BPBD Minta Warga Untuk Tidak Buang Air Bersih
Artikel Berikutnya Jalin Sinergitas Pemkab Serang Gandeng Kpw Bank Indonesia Prov Banten Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Banten, Ini Harapan Bupati Ratu Tatu.
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Mahasiswa Demo Soroti APBD Cilegon, Robinsar Buka Ruang Dialog

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Uncategorized

Selamat Memperingati Hari Santri Nasional

Uncategorized

KAMMI Minta Pemuda Kreatif Bangun SDM yang Inovatif di Banten

Uncategorized

KLB PWI, Zulmansyah Sekedang Terpilih Jadi Ketum Periode 2023-2028

Uncategorized

Inspektur Upacara HUT RI ke-79, Bupati Serang Ajak Masyarakat Bangkitkan Gotong Royong

Uncategorized

PWI Jaya Tegaskan Pemberhentian Hendry Ch Bangun

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com