Harita.id
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Pemkot Cilegon Kembali Di Kunjungi Tim Stranas Pencegahan Korupsi KPK, Salah Satunya Bahas Pencegahan Korupsi Pengelolaan Sampah Di TPSA Bagendung
Kota Cilegon

Pemkot Cilegon Kembali Di Kunjungi Tim Stranas Pencegahan Korupsi KPK, Salah Satunya Bahas Pencegahan Korupsi Pengelolaan Sampah Di TPSA Bagendung

admin
Diterbitkan: 25 September 2023
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon kembali dikunjungi oleh Tim Strategis Nasional Pencegahan Korupsi KPK.

Hal tersebut dilakukan kunjungan Tim Stranas Pencegahan Korupsi KPK untuk melakukan penguatan badan usaha pemerintah daerah pada sektor pengelolaan sampah.

Apalagi, Pemkot Cilegon sejak tahun 2021 telah bekerja sama dengan PT Indonesia Power melakukan pengelolaan sampah yang diolah menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP).

Tenaga Ahli Stranas Pencegahan Korupsi KPK, Juhanah mengatakan bahwa perjalanan pengelolaan sampah di Kota Cilegon ini menjadi perhatian beberapa lembaga dan pemerintah daerah yang sudah melakukan, termasuk di KPK.

Juhanah mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan kajian terkait perluasan penggunaan BBJP dan bagaimana proyeksi memastikan produk pengelolaan sampah itu bisa diterima dan menghasilkan keuntungan bagi pemerintah daerah.

Baca Juga

Cilegon Temukan Potensi Transaksi Restoran Tak Terlapor, Sistem Real-Time Dipasang
Citangkil Zona Merah Narkoba, 240 Pegawai Wajib Tes Urine
Rp10 Miliar Digelontorkan untuk Infrastruktur Cilegon, Jalan hingga Trotoar Dibenahi
Cilegon Dapat 91 Sarana Pengangkut Sampah, Ada 59 Cator hingga Compactor

“Kemudian yang ketiga yang pasti bagaimana ini juga bisa direplikasi ke beberapa pemerintah daerah karena sektor persampahan ini menjadi perhatian kita, termasuk di dalamnya kita juga harus memitigasi risiko dalam pengelolaan sampah ini agar tidak terjadi korupsi baik itu dari sisi pengelolaan SDM-nya, dari proses pengadaan barang dan jasa yang ada di dalamnya,” katanya.

Karena saat ini pengelolaan sampah di TPSA Bagendung yang diolah menjadi BBJP itu belum diambil alih sepenuhnya oleh Pemkot Cilegon, Juhanah menyampaikan bahwa pihaknya saat ini juga tengah mencari cara yang tepat agar pengelolaan sampah menghasilkan keuntungan untuk pemerintah daerah.

“Apakah nanti di BLUD atau BUMD, kami masih mencari pola yang terbaik itu ada di mana, karena kan masing-masing ada mekanisme pembentukannya. Sekiranya yang paling tepat dan implementatif itu dilakukan terhadap pengelolaan sampah, mulai dari hulu sampai dengan hilir dan kemudian ini bisa diterima pada beberapa sektor,” ujarnya.

Baca Juga

Sering Jadi Titik Kecelakaan, U-Turn JLS Cilegon Akhirnya Ditutup
Cek Kesehatan Gratis ke Sekolah, Puskesmas Ciwandan Temukan Siswa Buta Warna
Ngopi Sambil Bahas Kesehatan, Cara Puskesmas Ciwandan Edukasi Warga
Wali Kota Cilegon: Jualan Sekarang Tak Perlu Toko, Cukup Punya HP

Juhana menyebutkan, pada pengelolaan sampah pun tidak menutup kemungkinan adanya potensi tindakan korupsi di semua sektor, mulai dari tata kelolanya hingga SDM-nya.

Maka lanjut dia, kedatangan Tim Stranas Pencegahan Korupsi KPK ke Pemkot Cilegon tak lain membahas soal penguatan badan usaha, juga melakukan sosialisasi pencegahan korupsi di pengelolaan Sampah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Jadi kalau memang secara keseluruhan, kami Stranas KPK ini kan pada posisi untuk pencegahan korupsi, mitigasi risiko, jadi bagaimana itu agar tidak terjadi korupsi tentu skema-skema ini yang bisa dilakukan,”paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon Sabri Mahyudin menerangkan bahwa saat ini Pemkot Cilegon telah membuat UPT Persampahan menjadi BLUD, yang nantinya BBJP hasil dari pengelolaan sampah itu bisa dijual ke PT Indonesia Power.

“Adapun ke depannya tidak menutup kemungkinan BLUD ditingkatkan menjadi BUMD. Itu harus memenuhi segala persyaratan yang sudah ditentukan dari Kemendagri. Peluang itu memang ada, tapi untuk fokus kita sekarang kita menggunakan BLUD,” ucapnya.

Sabri mengaku Pemkot Cilegon bersyukur telah dikunjungi oleh Tim Stranas Pencegahan Korupsi KPK terkait pengelolaan sampah menjadi BBJP.

Baca Juga

Wali Kota Cilegon Beri Kejutan HUT TNI di Tengah Nobar Timnas
2027, Pegawai Pemkot Cilegon Tak Bisa Lagi ‘Titip Absen’
Satpol PP Cilegon Perluas Penertiban, Usaha hingga Taman Kota Diawasi
RSUD Cilegon Tak Cuma Andalkan Skill Medis, Cara Komunikasi Nakes Ikut Diasah

“Kita ketahui bersama bahwa 2021 Pak Wali Kota Cilegon mempunyai inisiatif untuk bekerja sama dengan PT Indonesia Power terkait dengan pengelolaan sampah menjadi BBJP. Alhamdulillah sampai saat ini banyak pemerintah daerah dan kementerian yang datang berkunjung melakukan studi tiru,” ujarnya. (Zar/Red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Pemkab Serang Luncurkan Kartu Kredit Pemda
Artikel Berikutnya Gandeng Bulog Dan PT Agrobisnis Banten Mandiri, Disperindag Helat Pasar Murah Di Kelurahan Cikerai
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Tandon Sukmajaya Cilegon Dikebut, Ditarget Rampung Desember 2026

Dari Desa hingga OPD, Ini Para Peraih Penghargaan HUT ke-26 Banten

HUT ke-26 Banten, Andra Soni Ungkap Deretan Pembangunan yang Berdampak ke Warga

Bagi Anak Pemegang KIA Kabupaten Serang, Bisa Nikmati Wahana Gratis di Anyer Wonderland

Peringati Haornas 2026, SIWO PWI Cilegon Beri Penghargaan kepada Walikota Robinsar dan 4 ASN Penggerak Olahraga

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Bukan Sekadar Obati Warga, Puskesmas Ciwandan Diganjar Penghargaan Berkat Cegah Anemia-Stunting

Kota Cilegon

JLS Cilegon Rawan Kecelakaan, Pemkot Siapkan Penutupan U-Turn

Kota Cilegon

54.475 Warga Cilegon Kantongi IKD, Hampir 49 Ribu Lagi untuk Kejar Target

Kota Cilegon

Parkir Semrawut di Bonakarta Bikin Warga Resah, Dishub Cilegon Turun Tangan

Kota Cilegon

Menggalakkan Semangat Jurnalistik, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Hadir Berbagi Motivasi di JBS Cilegon

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com