HARITA.ID – Pemerintah Kelurahan Ciwaduk menggelar Pra Musyawarah Rencana Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel) di tahun 2023.
Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Ciwaduk Cece Ariyadi mengatakan bahwa pihaknya tengah melalukan kegiatan setiap malamnya dalam memberikan dan mendengarkan aspirasi dari warga khususnya untuk meningkatkan program kerja Pemkot Cilegon.
Untuk itu,Cece menyebutkan dari program Pra Musrenbangkel yang tengah dilakukan setiap malamnya itu melibatkan kepada sembilan Rt dan Rw yang berada di lingkungan Ciwaduk.
“Alhamdulillah kelurahan Ciwaduk sedang melaksanakan kegiatan Pra Musrenbangkel yaitu musling (Musyawarah Lingkungan-red) itu dimulai sejak tanggal 23 Oktober 2023 di hari senin kemarin sampai dengan 9 hari berturut turut di 9 wilayah atau Rw se Kelurahan Ciwaduk,”kata Cece Ariyadi.
Diterangkan Cece,tujuan digelarnya Pra Musrenbangkel itu sendiri untuk menjaring usulan usulan dari tingkat Rt dan Rw,dimana usulan tingkat Rt itu sebanyak banyaknya.
Maka kata Cece, dari usulan yang diterima olehnya di sembilan wilayah tersebut terdapat di bidang pembangunan fisik dan non fisik.
“Namun ada 5 kebutuhan yang menjadi prioritas kebutuhan masyarakat. Dan untuk di tingkat Rw juga sebanyak banyaknya juga. Cuman dipilih 3 prioritsas dan itu di isi si form dua dan untuk Rt di isi di form satu. Sehingga nanti usulan ini akan di input dan di ferifikasi oleh Fasilitator untuk selanjutnta dibawa ke ke Musrenbangkel serta musrenbangkot,”paparnya.
Menurut Cece, dari aspirasi yang ia himpun di sembilan Rt dan Rw lingkungan Ciwaduk itu kebanyakanya fisik yang di inginkan oleh masyarakat.
“Namun setelah kami jelaskan kepada warga bahwa masyarakat paham dan ada juga yang mengusulkan kegiatan kegiatan nonfisiknya. Seperti kesejahteraan guru ngaji minta di tambah dan kuotanya di tambah. Dan itu yang di inginkan oleh masyakat yang masuknya usulan non fisik. Terus ada juga kesejahteraan marbot. Seperti pelatihan pelatihan dan sarana sarana kader posyandu dan itu masuknya ke non fisik,”katanya.
“Sedangkan kalau untuk fisiknya seperti drainase,pavling blok, tembok penahanan tanah, terus Rutilahu,”lanjutnya
“Harapan kami meminta bantuan bersama sama untuk mengawal yang telah di usulkan. Baik itu tingkat Rt dan Rw agar bisa bersinergi. Dan ketika dananya memakai dana diluar dari Dana DPWkel itu bisa masuknya ke SKPD SKPD terkait. Dan itu bisa kita kawal bersama sama sehingga diharapkan agar ditahun 2025 terealisasi usulannya,”harapnya. (Zar/Red)






