HARITA.ID – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon menargetkan realisasi investasi di Kota Cilegon capai 28 Triliun.
Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon, Hayati Nufus bahwa realisasi investasi di Kota Cilegon pada triwulan 1-3 telah melampaui target.
“Realisasi investasi kita untuk sementara ini sudah mencapai Rp 28 triliun, dari target Rp 13 triliun di tahun 2023, ternyata kita sudah melebihi target,” ujarnya Jumat 10 November 2023.
Dari targetan investasi yang telah menargetkab melebihi dari Rp 13 Triliun, Nufus menyebutkan, bahwa dari jumlah perusahaan sebanyak 332 perusahaan yang ada di Banten.
PT. Lotte Chemical Indonesia sebagai perusahaan penanaman modal asing (PMA) paling tinggi, yang melakukan investasi di Kota Cilegon pada tahun 2023.
Menurut Nufus, dengan banyaknya nilai investasi sejumlah perusahaan di Kota Cilegon, maka akan berdampak baik bagi kota Cilegon.
“Cukup bagus, semakin banyak investor masuk berarti kan itu membuka lapangan kerja, mengurangi pengangguran, jadi makmur dan sejahtera,” terangnya.
Untuk itu,Nufus memandang bahwa dengan adanya para investor melakukan penanaman modal di Kota Cilegon.
Hal itu juga sebagai bagian dalam mensuport atau membantu pembangunan di Kota Cilegon agar Kota Cilegon bisa menjadi kota yang semakin maju.
“Kondusifitas investor di Kota Cilegon, hubungan antara industri, masyarakat dan pemerintah juga kita harapkan bisa semakin baik dan kondusif,” katanya.
Jangan sampai, kata Nufus, dengan adanya investor masuk ke Cilegon justru membuat gejolak di masyarakat.
Namun sejauh ini, diakui Nufus, berkat dari hubungan baik antara masyarakat, industri dan pemerintah.
Pelaksanaan investasi di Kota Cilegon berjalan dengan baik dan kondusif.
“Kemudian kaitan dengan proses juga kita akan lakukan dengan cepat, transparan, dengan kita memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, industri dan investor,” jelasnya. (Zar/Red)






