Harita.id
Selasa, 22 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Dorong Inklusivitas dan Keberlanjutan Ekonomi, Kemenkeu Gelar RCE Forum di Banten
Uncategorized

Dorong Inklusivitas dan Keberlanjutan Ekonomi, Kemenkeu Gelar RCE Forum di Banten

admin
Diterbitkan: 11 Agustus 2024
Bagikan
5 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID- Kegiatan Regional Chief Economist (RCE) Forum di Banten diselenggarakan tanggal 7 sampai dengan 8 Agustus 2024, di Kota Serang yang dihadiri oleh Menteri Keuangan, Wakil Menteri Keuangan I dan II, Para Pimpinan Unit Eselon I, Para Pejabat Eselon II, Para Regional dan Local Expert mitra Kementerian Keuangan dengan tema : “Optimalisasi Peran Regional Chief Economist dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia yang Inklusif dan Berkelanjutan”.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menyampaikan agar seluruh Kanwil Perbendaharaan harus memahami terkait dengan APBN dan APBD adalah Non Negotiable. Untuk memperoleh gelombang yang sama dalam memahami instrument yang diamanahkan negara yang sangat penting dan strategis serta powerfull untuk dikelola secara optimal, maka dibentuk Regional Chief Economist (RCE) Forum dengan melibatkan Regional Expert dan Local Expert. Di era digital sekarang dan information sharing yang sangat luas dan cepat, RCE Forum dapat dimodifikasi (modified) dan diakselerasi (accelerated) untuk pemahamannya.

“Ayo kita memahami instrumen yang sudah diamanahkan oleh negara untuk kita kelola. Di dalam era digital dan information sharing yang sangat luas dan cepat saat ini, forum RCE ini seharusnya bisa di-modified dan accelerated untuk pemahamannya,” tegas Menkeu.

Kegiatan hari pertama dibuka dengan opening remarks dari Dirjen Perbendaharaan, keynote speech oleh Wamenkeu II, dilanjutkan dengan seminar ekonomi tentang “Kebijakan Fiskal Pemerintah dalam Menghadapi Ekonomi Global dan Dampaknya ke Daerah” dan “Akselerasi Kesiapan Daerah Dalam mengoptimalkan Potensi Benefit Perdagangan Karbon” yang disampaikan oleh Dirjen Perimbangan Keuangan dan Direktur Climate Policy Initiative, dipandu langsung oleh moderator Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Perumusan Kebijakan Fiskal Regional.

Selanjutnya, agenda RCE Forum hari kedua dimulai dengan paparan perwakilan Regional Expert dan Local Expert yang menyampaikan terkait hasil kajian mengenai kondisi ekonomi di wilayahnya masing-masing, ditutup dengan arahan oleh Wakil Menteri Keuangan I dan Menteri Keuangan.

Baca Juga

TonyBet NL app en mobiel gids: alles over de mobiele ervaring
Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Jadi Petani Modern, Dandim: Regenerasi Petani Harus Disiapkan
Lahan Menyusut, TNI Turun Tangan: Kolaborasi Kodim Cilegon dan Petani Genjot Produksi Jagung
Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan, Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi

Dirjen Perbendaharaan, Astera Primanto Bhakti, menyampaikan bahwa kegiatan RCE Forum dimaksudkan untuk memberikan kesempatan bagi RCE, Regional Expert, Local Expert, dan para kepala perwakilan Kementerian Keuangan untuk berinteraksi langsung membangun sinergitas untuk keselarasan komunikasi kebijakan fiskal pusat dan daerah.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kebijakan pemerintah di daerah dan memberikan nilai tambah terhadap kebijakan yang diambil oleh Regional Economist,” ujar Dirjen Perbendaharaan Astera Primanto Bhakti.

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan II (Wamenkeu II), Thomas Djiwandono menyampaikan bahwa dibalik tantangan global yang terjadi (ketegangan geopolitik, cuaca ekstrem, dan inflasi), ekonomi Indonesia tetap tumbuh sebesar 5,05% pada triwulan kedua tahun 2024, dengan kontribusi signifikan dari daerah luar pulau Jawa yang didorong oleh kebijakan hilirisasi sumber daya alam.

Baca Juga

*Elit Nasional Kader MA Turun Gunung Memimpin Mathla’ul Anwar Demi Visi MA Naik Level*
How Migration Is Reshaping Borders and Policies
Global Trade Wars: Winners, Losers, and Long-Term Effects
Cybersecurity Becomes the New Frontline of Global Conflict

Wamenkeu II juga menyampaikan bahwa fokus pemerintah adalah pada pemerataan Pembangunan, terutama di Kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) melalui kebijakan yang mendukung serta pemanfaatan APBN untuk mengatasi ketimpangan dan harmonisasi kebijakan antara pusat dan daerah.

Sementara itu Wakil Menteri Keuangan I, Suahasil Nazara juga menyampaikan RCE yang diinisiasi Kementerian Keuangan berfungsi untuk memberikan gambaran yang holistik dan membantu dalam menyelaraskan kebijakan-kebijakan tersebut.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Peran ini sangat krusial dalam memastikan bahwa kebijakan fiskal di tingkat pusat dapat diterapkan dengan efektif di daerah, serta mengidentifikasi dan mengatasi kesenjangan atau inkonsistensi yang mungkin timbul,” kata Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

Selain itu, RCE juga berperan aktif dalam mengumpulkan dan menganalisis data ekonomi regional yang kemudian digunakan untuk memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih akurat dan relevan. Menurut beliau, salah satu bentuk konkret dari peran RCE adalah pembentukan Regional Asset and Liability Committee (ALCo) yang merupakan bagian integral dari RCE.

Praktik Regional ALCo ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan di daerah untuk memantau dan mengelola kondisi fiskal dan ekonomi secara lebih efektif.

“Hasil dari implementasi Regional ALCo secara nasional mendukung peningkatan sinkronisasi fiskal pusat dan daerah, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap pembangunan ekonomi di daerah,” tutur Suahasil.
Selain itu Suahasil Nazara menjelaskan bahwa salah satu capaian implementasi peran RCE adalah semakin dipercayanya Kemenkeu di daerah.

Baca Juga

War-Torn Nation Begins Reconstruction Efforts with International Aid
Foreign Aid Sparks Debate Over Motives and Impact
Selamat Hari Anti Korupsi Sedunia
Selamat Hari Pahlawan 10 November 2024

Hal ini terlihat dari keikutsertaan kantor vertikal Kemenkeu dalam berbagai tim yang bertanggungjawab dalam pengambilan kebijakan di daerah seperti Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), serta dalam forum perencanaan dan penganggaran daerah. Keikutsertaan ini menunjukkan bahwa peran RCE telah diakui dan memberikan kontribusi nyata dalam proses pengambilan kebijakan di daerah. (Zhar/Red).

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Bupati Serang Monev, Prestasi 5 Guru Penerima Beasiswa S2 di ITB Cukup Baik
Artikel Berikutnya Kemenpora Siap Dukung dan Kolaborasi Program dengan Himpunan Pemuda Al-Khairiyah
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Uncategorized

Selamat Memperingati Hari Santri Nasional

Uncategorized

KAMMI Minta Pemuda Kreatif Bangun SDM yang Inovatif di Banten

Uncategorized

KLB PWI, Zulmansyah Sekedang Terpilih Jadi Ketum Periode 2023-2028

Uncategorized

Inspektur Upacara HUT RI ke-79, Bupati Serang Ajak Masyarakat Bangkitkan Gotong Royong

Uncategorized

PWI Jaya Tegaskan Pemberhentian Hendry Ch Bangun

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com