Harita.id
Sabtu, 3 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Wali Kota Cilegon Tinjau Proyek Salira 2025, Realisasi Baru 40% Akibat Tekanan Anggaran: Empat Program Jadi Prioritas Tahun Depan
Kota Cilegon

Wali Kota Cilegon Tinjau Proyek Salira 2025, Realisasi Baru 40% Akibat Tekanan Anggaran: Empat Program Jadi Prioritas Tahun Depan

admin
Diterbitkan: 5 Desember 2025
Bagikan
5 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

CILEGON – Wali Kota Cilegon Robinsar melakukan monitoring terhadap progres pembangunan Sarana dan Prasarana Lingkungan Rukun Warga (Salira) Tahun 2025 yang dilaksanakan di Jalan Puri Intan I, Komplek Puri Krakatau Hijau RT 02 RW 06 Kelurahan Kota Sari, Kecamatan Grogol, Kamis (4/12/2025). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi pemerintah terhadap capaian program pembangunan berbasis lingkungan yang digulirkan di berbagai kelurahan.

Monitoring itu turut dihadiri perwakilan Kejaksaan Negeri Cilegon, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Cilegon, tokoh masyarakat, serta perangkat kelurahan dan kecamatan. Selain meninjau progres fisik, Robinsar juga mendengarkan langsung aspirasi masyarakat terkait efektivitas pelaksanaan program Salira.

Robinsar menyebut capaian Program Salira 2025 hingga awal Desember ini baru berada di angka 40 persen. Menurutnya, progres tersebut dipengaruhi oleh tekanan fiskal yang dialami Pemerintah Kota Cilegon sepanjang tahun berjalan akibat defisit anggaran. Kondisi ini memaksa beberapa kegiatan mengalami penyesuaian, termasuk pengurangan volume pekerjaan di sejumlah titik.

“Situasi fiskal kita tahun ini cukup berat. Ada beberapa penyesuaian yang harus dilakukan agar tidak terjadi defisit kembali. Kita tetap melaksanakan kegiatan, namun menyesuaikannya dengan kemampuan anggaran daerah,” ujar Robinsar.

Ia menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah pada tahun ini adalah menjaga stabilitas keuangan daerah. Menurutnya, penyelesaian seluruh program harus tetap mempertimbangkan kesehatan fiskal agar tidak menimbulkan beban anggaran pada tahun anggaran berikutnya.

Baca Juga

Bukan Sekadar Obati Warga, Puskesmas Ciwandan Diganjar Penghargaan Berkat Cegah Anemia-Stunting
JLS Cilegon Rawan Kecelakaan, Pemkot Siapkan Penutupan U-Turn
54.475 Warga Cilegon Kantongi IKD, Hampir 49 Ribu Lagi untuk Kejar Target
Parkir Semrawut di Bonakarta Bikin Warga Resah, Dishub Cilegon Turun Tangan

“Yang penting tidak ada defisit anggaran lagi. Target kita tahun ini seluruh program selesai dengan kondisi keuangan yang clear,” tegasnya.

Fokus Baru 2026: Empat Program Prioritas

Terkait arah kebijakan pembangunan tahun 2026, Robinsar mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Cilegon akan memusatkan prioritas pada Program Saban Juare. Program tersebut berfokus pada penguatan empat sektor utama pembangunan yang dinilai paling mendesak dan paling banyak langsung dirasakan masyarakat.

Baca Juga

Menggalakkan Semangat Jurnalistik, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Hadir Berbagi Motivasi di JBS Cilegon
Pelajar Apresiasi Workshop dan Pelatihan Jurnalistik SMSI Kota Cilegon
SMSI Cilegon Adakan Workshop dan Pelatihan, Cetak Jurnalis Siber Masa Depan
Monev DPPK Cabang Juara, Balai Warga Periuk Disiapkan Jadi Ruang Publik Warga

“Empat fokus utamanya adalah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan jalan, penerangan jalan umum, serta penanganan banjir. Keempat sektor ini yang akan kita jadikan prioritas utama di tahun depan,” jelasnya.

Robinsar menambahkan bahwa pemerintah juga akan menunda beberapa jenis pembangunan yang dianggap kurang mendesak. Penundaan ini dilakukan untuk memastikan anggaran digunakan secara efektif dan tepat sasaran.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Untuk pekerjaan yang sifatnya kurang prioritas, seperti pembangunan gapura dan kegiatan serupa, akan kita tunda dulu. Kita ingin anggaran yang ada benar-benar menyentuh kebutuhan pokok masyarakat,” imbuhnya.

Masyarakat Apresiasi Pokmas: Anggaran Tersalurkan Langsung ke Warga

Sementara itu, tokoh masyarakat Komplek Puri Krakatau Hijau RW 06, Sahruji, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan pembangunan yang dikerjakan melalui Kelompok Masyarakat (Pokmas). Menurutnya, Pokmas menjadi program yang sangat efektif karena melibatkan masyarakat secara langsung, baik sebagai pengurus maupun tenaga kerja.

“Pekerjaan yang dilakukan Pokmas saat ini sangat baik. Kami sebagai warga sangat mengapresiasi karena pemerintah melalui Pokmas benar-benar menjalankan tanggung jawabnya kepada masyarakat,” ungkap Sahruji.

Baca Juga

Monev Program DPPK, Pemkot Cilegon Pastikan Pembangunan Balai Warga Berjalan Baik
Pemkot Cilegon Minta Proyek Wankai Dihentikan Sementara
Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional
TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Ia menjelaskan bahwa model pembangunan berbasis Pokmas memberikan dampak ekonomi nyata bagi lingkungan. Banyak warga yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan kini dapat terlibat dalam proses pembangunan dan memperoleh penghasilan rutin.

“Dengan melibatkan warga, banyak yang tadinya tidak bekerja sekarang bisa mendapatkan pekerjaan. Ini membantu mengurangi tingkat pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” katanya.

Selain memberikan manfaat ekonomi, Sahruji menilai bahwa keterlibatan warga dalam proses pembangunan juga berdampak positif terhadap kualitas hasil pekerjaan. Pengawasan langsung dari masyarakat membuat setiap pekerjaan dilakukan lebih cermat dan transparan.

“Kalau masyarakat ikut mengawasi, hasil pekerjaannya lebih bagus karena semua bisa melihat langsung prosesnya. Kami berharap pemerintah tetap mempertahankan dukungan anggaran untuk Pokmas di tahun 2026,” harapnya.

Sahruji menegaskan bahwa program Pokmas telah terbukti tepat guna dan sangat dibutuhkan masyarakat. Ia berharap keberlanjutan program tersebut tetap menjadi bagian dari prioritas Pemkot Cilegon dalam agenda pembangunan ke depan.

“Pokmas itu sangat tepat guna karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Kami berharap anggaran bagi Pokmas tetap dipertahankan agar program pembangunan bisa terus berjalan,” pungkasnya.

Sementara itu, ketua forum komunikasi Pokmas kota Cilegon ( FKP) Eka Sartika menambahkan bahwa program Salira dpwkel tahun 2025 Alhamdulillah berjalan lancar dan terlaksana dengan baik sesuai RAB dan menjamin kualitas pembangunannya

“Saya mewakili temen2 ketua pokmas sekota Cilegon Alhamdulillah pekerjaan program Salira dpwkel 2025 berjalan dengan baik dan sesuai spesifikasi RAB,” tutur Eka Sartika. ***

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Buka Rakor Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pidana Pertanahan, Menteri Nusron Ajak APH Pererat Kolaborasi Berantas Mafia Tanah
Artikel Berikutnya PWI Cilegon Gelar UKW 2025, Jadi Ajang Penguatan Etika dan Kompetensi Jurnalistik
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin

Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi

Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal

Pemkot Cilegon Genjot PAD, Lahan Sawah 20 Hektare Jadi Sumber Cuan Daerah

Pedagang Pasar Kranggot Dukung Penataan Parkir, Ada Satu Syarat

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Kota Cilegon

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

Kota Cilegon

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Kota Cilegon

Mahasiswa Demo Soroti APBD Cilegon, Robinsar Buka Ruang Dialog

Kota Cilegon

Rizki Dorong Anggaran Cilegon Lebih Tepat Sasaran, PAD Jadi Perhatian

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com