HARITA.ID – Anggota DPRD Provinsi Banten meminta pada Dinsos Cilegon segera melakukan koordinasi secara kongkrit dalam DTKS penerimaan BLT BBM pada masyarakat Kota Cilegon.
Dalam penerimaaan BLT BBM pada Pemkot Cilegon nantinya, ada data secara real dari peran RT RW hingga lurah pada penerimaan BLT BBM untuk masyarakat Kota Cilegon yang akan di salurkan pada jumat depan.
Menanggapi persoalan BLT BBM Pemkot Cilegon, kata Anggota DPRD Provinsi Banten Dapil Kota Cilegon, Dede Rohana Putra bahwa penggelontoran BLT BBM tersebut merupakan intruksi dari Presiden. Sehingga dari amanah Presiden Jokowi Dodo agar segera di salurkan sejak bulan September kemarin.
“Program BLT BBM ini sebetulnya amanah dari presiden untuk segera di salurkan oleh Pemda maupun Pemprov Bantem dalam program BLT BBM pada masyarakat yang terdampak kenaikan BBM,” katanya saat diwawancarai melalui sambungan telpon, Senin 31 Oktober 2022.
“Sudah seharunya memang BLT BBM pada Pemkot Daerah segera di salurkan di Bulan September. Maka dari itu saya juga meminta untuk jangan memperlambat penyaluran BLT BBM pada masyarakat Kota Cilegon,” tambahnya.
Lebih lanjut, masih kata Politisi Partai Amanah Nasional Provinsi Banten terkaot dengan adanya kendala pihaknya jiga meminta untuk Dinas Sosial berkomunikasi dengan pihak terkait. Baik dari peran RT RW maupun peran Kecamatan sekitar di tingkat Kelurahan se Kota Cilegon.
“Kalau nantinya ada kendala kendala teknis, saya kira harus segera di komunukasikan dengan pihak pihak terkait. Agar BLT BBM pada Pemkot Cilegon segera disalurkan segera mungkin,” terangnya.
Menurut Dewan Viral bahwa pad penyaluran BLT BBM sebetulnya sudah di lakukan sejak awal bulan september 2022 lalu. Namun, demikian adapun terjadi keterlambatan memang kendala teknis saja.
“Sebenarnya kita untuk tingkat Provinsi itu sudah melakukan penyaluran. Bahkan lebih cepat dari bulan September kemarin. Sehingga kemarin di Cilegon juga sudah pernah penyaluran. Mungkin sekarang yang belum itu sebagian saja, untuk tahap awalnya sudah itu yang di lakukan di Cilegon yang kebetulan Dinas Provinsi juga hadir pas penyaluran pertama di Kota Cilegon,” paparnya.
Dede juga mengklaim bahwa pada penyaluran BLT BBM ini pada Kota Cilegon tidak terjadi keterlambatan. Mengingat, di bulan September kemarin Kota Cilegon menjadi tuan rumah dalam penyaluran BLT BBM dari Pemerintah Provinsi Banten.
Maka oleh sebab itu, sambung Dede bahwa mungkim ada tahap kwdua atau Dinsos sedang mendata ulang secara kongkrit dalam penyaluran BLT BBM dari Pemkot Cilegon.
“Enggak juga enggak terlambat. Saya waktu awal september atau akhir september juga hadir. Sudah sebagian di salurkan. Mungkin ini ada tahap kedua atau data data yang sebagian belum di salurkan. Tapi sebagian sudah di salurkan,” ungkapnya.
Terakhir,kata Dede bahwa dalam penyaluran BLT BBM pada Pemkot Cilegon ia pun meminta agar Dinsos merubah atau menfalidkan data dalam penerima DTKS nanti.
Mengingat, DTKS tersebut bisa dilakukan pengupgradan setiap bulanya.
Maka oleh sebab itu, perlu kiranya peran sinergitas dari Kelurahan hingga tak lupa peran RT RW dalam berkoordinasi dengan Dinsos pada DTKS nanti pada BLT BBM yang akan di salurkan oleh Dinsos Cilegon.
“Iya sebenarnya data DTKS itu bisa di update setiap bulan. Tinggal nanti pihak kelurahan koordinasi dengan Dinas Sosial untuk menupdate data data tersebut,” paparnya.
“Jadi secara sistem data itu bisa di update setiap bulan. Jadi nanti tinggal di perbaiki aja. Kalau ada yang enggak layak misalnya mendapatkan BLT, iya segera dilaporkan RT atau kelurahan biar segera di update diperbaiki,” imbuhnya.
“Ya intinya adalah tinggal di perbaiki aja datanya. Itukan datanya di inputnya dari bawah. Baik dari RT hingga Kelurahan. Jadi tinggal di ubah aja DTKS tersebut,” pungkasnya. (Zar/Red)






