HARITA.ID – Guna menangani penurunan Stunting di Provinsi Banten, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten gandeng TNI dalam memberikan targetan 14 persen penurunan stunting di tahun 2024.
Plt Perwakilan BKKBN Provinsi Banten dr Nurizky Permanajati, menyampaikan bahwa suatu kebanggaan dan kehormatan dapat hadir dan terlibat dalam kegiatan ini.
“Kegiatan hari ini merupakan salah satu wujud komitmen TNI membantu rakyat melalui peningkatan ketahanan pangan sebagai upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia,” katanya, Kamis 01 Desember 2022.
Lebih lanjut, kata Nurizky menuturkan bahwa percepatan penurunan Stunting tidak dapat dilakukan oleh BKKBN saja, namun perlu adanya komitmen dan kontribusi bersama baik itu dari unsur pemerintah, swasta mapupun masyarakat untuk berperan serta dalam upaya Percepatan Penurunan Stunting salah satunya melalui program Program Bapak Anak Stunting (BAAS).
“Dukungan dari jajaran TNI itu memberikan harapan dan optimisme upaya percepatan penurunan stunting dapat mencapai target yang ditetapkan yakni 14 persen pada 2024,” pungkasnya. (Zar/Red)










