Harita.id
Sabtu, 3 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » JLS Cilegon Rawan Kecelakaan, Pemkot Siapkan Penutupan U-Turn
Kota Cilegon

JLS Cilegon Rawan Kecelakaan, Pemkot Siapkan Penutupan U-Turn

admin
Diterbitkan: 2 Oktober 2026
Bagikan
5 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID — Jalur Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon kembali menjadi sorotan. Dalam sebulan terakhir, sedikitnya tiga kecelakaan terjadi di jalur tersebut. Persoalan pasir yang tercecer, genangan air hingga titik putar balik atau U-turn yang dinilai rawan kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Cilegon.

Tak ingin persoalan keselamatan pengguna jalan terus berulang, Pemkot Cilegon mulai mengambil langkah penanganan. Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan aparat kepolisian, Jumat (2/10/2026).

Rapat yang berlangsung di ruang kerja Sekda Kota Cilegon itu dihadiri Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta Polres Cilegon yang diwakili Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas).

Rapat tersebut secara khusus membahas evaluasi sejumlah kecelakaan yang terjadi di JLS sepanjang September 2026.

“Hari ini kita mengadakan rapat koordinasi dengan rekan-rekan OPD terkait, ada dari Dishub, Perkim, termasuk dari Polres Cilegon yang diwakili oleh Pak Kasat Lantas. Ini dalam rangka menyikapi adanya kejadian kecelakaan lalu lintas di Jalan Lingkar Selatan Kota Cilegon yang sudah terjadi kurang lebih tiga kali selama bulan September,” kata Aziz.

Baca Juga

Bukan Sekadar Obati Warga, Puskesmas Ciwandan Diganjar Penghargaan Berkat Cegah Anemia-Stunting
54.475 Warga Cilegon Kantongi IKD, Hampir 49 Ribu Lagi untuk Kejar Target
Parkir Semrawut di Bonakarta Bikin Warga Resah, Dishub Cilegon Turun Tangan
Menggalakkan Semangat Jurnalistik, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Hadir Berbagi Motivasi di JBS Cilegon

Dari evaluasi awal, Pemkot Cilegon menemukan sejumlah kondisi yang dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Salah satunya material pasir yang tercecer dari kendaraan angkutan tambang.

Pasir yang berserakan di badan jalan ditambah genangan air dinilai dapat membuat permukaan jalan menjadi lebih berbahaya bagi kendaraan yang melintas.

Persoalan lain adalah keberadaan sejumlah titik U-turn. Titik putar balik tersebut menjadi perhatian karena manuver kendaraan dapat berhadapan langsung dengan arus kendaraan dari arah berlawanan.

Baca Juga

Pelajar Apresiasi Workshop dan Pelatihan Jurnalistik SMSI Kota Cilegon
SMSI Cilegon Adakan Workshop dan Pelatihan, Cetak Jurnalis Siber Masa Depan
Monev DPPK Cabang Juara, Balai Warga Periuk Disiapkan Jadi Ruang Publik Warga
Monev Program DPPK, Pemkot Cilegon Pastikan Pembangunan Balai Warga Berjalan Baik

Aziz mencontohkan salah satu kecelakaan yang terjadi ketika kendaraan melakukan putar balik, sementara dari arah berlawanan melintas kendaraan pengangkut pasir dengan muatan berat.

Kondisi tersebut berpotensi membuat jarak pengereman semakin panjang dan meningkatkan risiko terjadinya tabrakan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Untuk mengatasi hal tersebut, tentunya kami harus menyiapkan infrastruktur di sana. U-turn yang memang berpotensi terjadi kecelakaan akan kita tutup secara permanen,” ujarnya.

Tak berhenti pada penutupan U-turn, Pemkot Cilegon juga berencana membersihkan area tersebut dari pasir dan genangan air yang berpotensi membahayakan pengendara.

Pembenahan infrastruktur juga akan dilakukan untuk meningkatkan jarak pandang pengguna jalan. Pemerintah turut menyiapkan pemasangan speed bump atau alat pembatas kecepatan sebagai langkah antisipasi agar kendaraan, terutama angkutan berat, dapat memperlambat laju sejak memasuki kawasan rawan.

Namun, persoalan keselamatan di JLS tidak hanya menyangkut kondisi jalan. Perilaku pengguna jalan juga menjadi perhatian.

Baca Juga

Pemkot Cilegon Minta Proyek Wankai Dihentikan Sementara
Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional
TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota
Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Aziz mengingatkan pengemudi kendaraan pengangkut pasir untuk lebih berhati-hati ketika melintas. Begitu pula pengendara lain yang melakukan manuver putar balik di tengah arus lalu lintas yang cukup padat.

“Harapannya, terutama kepada para pengendara mobil pengangkut pasir agar lebih waspada. Jalan Lingkar Selatan ini cukup padat, sehingga masyarakat juga harus berhati-hati saat melakukan putar balik,” katanya.

Pemkot Cilegon bersama Polres Cilegon dan Dishub selanjutnya akan turun langsung ke lapangan. Pengecekan dilakukan untuk melihat kondisi sebenarnya di sejumlah titik yang dinilai rawan sekaligus memastikan langkah penanganan dapat diterapkan sesuai kondisi lapangan.

Selain pembenahan fisik jalan, penertiban kendaraan juga menjadi bagian dari langkah pemerintah.

Satlantas Polres Cilegon bersama Dishub Kota Cilegon akan menggelar operasi gabungan. Sasaran penertiban antara lain kendaraan angkutan tambang yang membawa muatan tanpa penutup terpal serta kendaraan yang parkir di bahu jalan tidak pada tempatnya.

Kasatlantas Polres Cilegon AKP Ridwan mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan Pemkot Cilegon untuk menindak berbagai pelanggaran yang ditemukan di sepanjang JLS.

“Kami dari Satlantas Polres Cilegon bersama Pemerintah Kota Cilegon akan menindaklanjuti pelanggaran-pelanggaran yang ada di jalur Lingkar Selatan,” kata Ridwan.

Menurutnya, petugas akan turun langsung bersama Dishub untuk melakukan penertiban, khususnya terhadap kendaraan yang tidak menutup muatan dengan terpal serta kendaraan yang parkir di bahu jalan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengurai persoalan keselamatan di JLS. Sebab, penanganan kecelakaan tidak cukup hanya dilakukan setelah insiden terjadi.

Jalan yang ramai membutuhkan infrastruktur yang aman. Kendaraan berat membutuhkan pengawasan. Sementara pengguna jalan membutuhkan ruang yang jelas dan tertib untuk bermanuver.

Kini, setelah tiga kecelakaan terjadi dalam satu bulan, JLS menjadi pekerjaan rumah yang mulai ditangani secara lintas instansi.

Pemkot Cilegon berharap kombinasi antara pembenahan infrastruktur, pengawasan kendaraan dan penegakan aturan lalu lintas dapat menekan potensi kecelakaan sekaligus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan jalur tersebut.

(Red*)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya 54.475 Warga Cilegon Kantongi IKD, Hampir 49 Ribu Lagi untuk Kejar Target
Artikel Berikutnya Bukan Sekadar Obati Warga, Puskesmas Ciwandan Diganjar Penghargaan Berkat Cegah Anemia-Stunting
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin

Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi

Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal

Pemkot Cilegon Genjot PAD, Lahan Sawah 20 Hektare Jadi Sumber Cuan Daerah

Pedagang Pasar Kranggot Dukung Penataan Parkir, Ada Satu Syarat

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

Kota Cilegon

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Kota Cilegon

Mahasiswa Demo Soroti APBD Cilegon, Robinsar Buka Ruang Dialog

Kota Cilegon

Rizki Dorong Anggaran Cilegon Lebih Tepat Sasaran, PAD Jadi Perhatian

Kota Cilegon

Pemkot Cilegon Siapkan Kuota 763 Penerima Program Beasiswa Cilegon Juare 2026

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com