HARITA.ID – Selama angkutan natal dan tahun baru (nataru) pada 2022 ini sudah dua kali terjadi mobil jatuh ke laut di Pelabuhan Merak. Cuaca ekstrem disebut menjadi penyebab kejadian nahas tersebut.
Kali pertama, pada Jumat 23 Desember sebuah minibus tercebur dari KMP Shalem milik operator swasta Surya Timur Lines saat proses muat di sideramp dermaga 2 Pelabuhan Penyeberangan Merak, sekira pukul 21.45 WIB. Mobil tersebut sudah berhasil dievakusi oleh ASDP bersama dengan pemilik kapal dan mitra kerja lainnya pada Sabtu 24 Desember sekita pukul 13.00 WIB. Kemudian yang terbaru, sebuah truk ekspedisi yang memuat semen terjun ke laut di Dermaga V, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Rabu malam 28 Desember 2022, sekitar pukul 22:15 WIB.
Dari keterangan yang dihimpun, mobil dengan berat muatan 24 ton itu sempat mengalami patah as roda tepat di jembatan masuk kapal. Karena alun oleng dihantam gelombang, truk itu kemudian terjun ke laut.
Petugas Posko SAR Merak Fauzan Azqia Fathul Huda mengatakan, sempat dilakukan penarikan menggunakan tali seling oleh petugas derek sebelum kendaraan jatuh. “Kendaraan patah as saat akan memasuki lambung kapal,” kata Fauzan, Kamis 29 Desember 2022.
Beruntung, sopir dan kernet kendaraan selamat dari peristiwa ini. “Sopir sama kernetnya selamat, dibawa ke KSKP Merak,” ujar Fauzan.
Sebagai informasi, truk beserta muatannya belum bisa di evakuasi dari dari dasar laut. (Zar/Red)
Selama Nataru, Sudah 2 Kali Mobil Terjebur Ke Laut Di Pelabuhan Merak
Bagikan Artikel Ini










