HARITA.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon usulkan mantan Pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon Gayuh menjadi Plt TPSA Bagendung.
Pengusulan yang dilakukan oleh DLH Kota Cilegon, disebabkan karena Kepala UPT TPSA Bagendung BA diduga turut melakukan dugaan tindak pidana korupsi atau Tipikor pada pembangunan pasar rakyat di grogol pada Tahun Anggaran (TA) 2018 bersama dengan Mantan Kadisperindag tahun 2018 yang bernama Tb Dikire Maulawardhan dan satu orang pihak swasta yang bernama SES.
Plt Kepala DLH Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra, mengatakan terkait dengan kekosongan jabatan di UPT TPSA Bagendung, dirinya telah melakukan usulan kepada Sekda Kota Cilegon dalam mengisi kekosangan jabatan pasca penetapan dugaan Tipikor pasar rakyat di grogol pada TA 2018.
“Iya kita sudah ngusulin ke Pak Sekda untuk ditunjuk kepala Plt Tpsa Bagendung,” ujar Aziz kepada wartawan saat di konfirmasi melalui sambungan telphon, Minggu 14 Mei 2023.
Sementara itu, kata Aziz terkait pengusulan nama yang akan menjabat Plt di UPT TPSA Bagendung nantinya akan ditunjuk oleh Sekda atau Sekretaris Daerah Kota Cilegon yang mempunyai kewenanganya.
“Iya nanti ditunjuk sama pak sekda,” ucapnya.
Menurut orang nomer satu di DLH Kota Cilegon sendiri,alasan dirinya merekomendasi Mantan Pegawai DLH kota Cilegon yang bernama Gayuh juga dia menjabat sebagai Kasi pada Dinas Kesbangpol Kota Cilegon karena mempunyai besik atau skil atau juga kemampuan di bidang Lingkungan Hidup. Apalagi, Kasi pada Dinas Kesbangpol ini pernah menjabat di DLH Kota Cilegon. Maka oleh sebab itu ini yang menjadi alasan dirinya merekomendasi Gayuh untuk menjadi Plt Upt Tpsa Bagendung.
“Iya mungkin saja. Lihat bagrondnya juga mungkin pak Gayuh kan pernah di LH juga terus lagi orang lingkungan juga dan cocok aja kalau pak Gayuh menjadi LH nya lah,” ungkapnya.
“Iyah kita di LH merekomendasi Pak Gayuh,” jelasnya.
Diharapkan Aziz yang juga pernah menjabat Kadiskominfo Kota Cilegon itu bahwa siapapun nanti yang di tunjuk oleh Sekda Kota Cilegon bisa berperan aktiv dalam program kerja BBJP yang telah di ketok palu agar di lakukan di tahun 2023 ini. Dan juga dapat berkontribusi dalam persampahan di Tpsa bagendung.
“Iyah harapanya siapapun yang di Tpsa Bagendung baik pak gayuh atau siapapun itu bisa melanjutkan rencana kegiatan yang sudah di tetapkan di tahun 2023. Apalagi kan dengan adanya BBJP banyak daerah daerah yang berkunjung iyah harus menyiapkan segala sesuatunya,” harapnya.
“Ditambah lagi, terkait dengan rencana pembentukan BLUD harus di tindaklanjuti juga dengan menyiapkan peraturan peraturan Walikota terkait dengan dukungan terhadap keberadaan BLUD gitu untuk operasional BLUD kedepan supaya pada saat BLUD sudah di tetapkan bisa berjalan apa yang bisa di harapkan,” tukasnya. (Zar/Red)






