HARITA.ID – Dibukanya seleksi terbuka atau Open Bidding sembilan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Esselon II di Lingkungan Pemerintah Kota Cilegon, membuat sejumlah pejabat Esselon III yang terdiri dari Kepala Bidang, Kepala Bagian dan Sekretaris Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ramai-ramai menjalani Medical Cek Up (MCU) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon, Selasa 04 Juli 2023.
Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi dan Diklat pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Raden Firman Salahudin mengatakan, bahwa dirinya akan ikut dalam seleksi terbuka Open Bidding pada Jabatan Tinggi Pratama (JPT).
“Ya saya lagi di RSUD menjalani Medical Cek Up (pemeriksaan kesehatan) bareng dengan Pak Sekban (Aan.red) untuk melengkapi berkas persyaratan yang disyaratkan untuk mengikuti Open Bidding,” katanya saat ditemui.
Pria yang akrab disapa Firman ini mengaku, bahwa dirinya akan ikut Open Bidding dan saat ini sedang melengkapi pemberkasan yang telah ditentukan untuk diserahkan ke Panitia Seleksi (Pansel). Saat disinggung akan kemana dirinya mendaftar, Mantan Kepala Bidang Aset pada BPKPAD Kota Cilegon menjelaskan belum menentukan arah ke OPD mana yang akan dituju.
“Baru tahap mengumpulkan berkas dan hasil dari pemeriksaan kesehatan tadi siang. Belum tau nih arah ke JPT mana untuk mendaftar,” ujarnya.
Tak hanya Raden Firman Salahudin, sejumlah pejabat Esselon III juga terlihat ikut menjalani Medical Cek Up seperti Kepala Bidang Statistik dan Persandian, Riezka Budhi Mustika, Sekretaris BKPSDM, Aan Anshori, Kepala Bidang Pelayanan Keselamatan dan Evakuasi Korban Bencana BPBD Ana Maulana, Sekretaris Badan Kesbangpol, Sri Widayati dan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Gunawan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Kota Cilegon Lendy Delyanto mengatakan, dari kemarin sampai hari ini sudah ada yang ikut dalam MCU. Namun, pihaknya belum mengetahui sudah berapa jumlah pejabat yang menjalani MCU di RSUD Kota Cilegon.
“Saya belum tahu berapa jumlahnya,” ucapnya.
Lendy juga belum memberikan jawaban saat ditanya apakah dirinya akan ikit dalam lelang tersebut atau tidak untuk mengisi lelang jabatan Direktur RSUD Kota Cilegon.
Sementara itu, Kepala Bidang Mutasi Promosi dan Penilaian Kinerja pada BKPSDM Kota Cilegon Dhani Karna Rajasha saat ditemui mengungkapkan, MCU yang dimaksud hanya sebatas keterangan sehat dari dokter Pemerintah saja. Sehingga tidak ditentukan pengecekan apa yang dilakukan.
“Hanya sekedar surat keterangan sehat, dan kelangkapan adminitrasi dan memang dirumah sakitnya bukan jadi tanggung jawab kita. Kami juga tidak mensyaratkan tes kesehatan apa rincinya. terpenting ada surat keterangan sehat dahulu,” ungkapnya.
Dhani menegaskan, sampai sekarang belum ada yang menyerahkan berkas. Sebab, sebagian calon peserta sedang melengkapi pemberkasan, sehingga dimungkinkan pada Kamis dan Jumat (06-07) nanti akan ramai menyerahkan pemberkasan sebagai persyaratan untuk mendaftar.
“Mungkin mereka masih pemberkasan, masih ada yang belum menjalani tes kesehatan. Tadi juga melihat sudah banyak tes kesehatan dan masih tahap kelengkapan pemberaksan, jadi kemungkinan Kamis dan Jumat,” tukasnya.
Sementara itu, Diketahui, BKPSDM Kota Cilegon telah membuka lelang jabatan (Open Bidding) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yakni, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). (Red)







