Harita.id
Senin, 21 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Gambar Gunung Prakasak, TBM Hahalaen Ajak Anak-anak Cintai Lingkungan
Sosial Budaya

Gambar Gunung Prakasak, TBM Hahalaen Ajak Anak-anak Cintai Lingkungan

admin
Diterbitkan: 15 September 2019
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

SERANG – Demi menumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan, Taman Baca Masyarakat (TBM) Hahalaen ajak anak-anak di desa Pasanggrahan, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang untuk menggambar Gunung Prakasak Padarincang yang kini akan dijadikan untuk megaproyek Geothermal, Minggu (15/9/19)

Pegiat lingkungan Abdurahman mengatakan, kegiatan ini yang biasa dilaksanakan setiap minggunya kali ini TBM Hahalaen mengusung tema “Berkreativitas dan Inovasi Untuk Menumbuhkan Kepekaan Terhadap Lingkungan” hal itu dilakukan agar generasi penerus bangsa khususnya di Kabupaten Serang untuk mencintai lingkungannya.

“Dalam rangkaian acaranya anak anak menggambar gunung prakasak yang hari ini sedang berduka karena ada megaproyek geothermal yang jika betul dijalankan akan berdampak pada ekosistem yang ada pada gunung tersebut,” ujarnya

Hal itu juga, Kata Abdurohman, sebagai pemberitahuan ke semua masyarakat bahwa, gunung harus dirawat bukan dirusak.

“Ini juga sebagai pemberitahuan kepada semuanya, bahwa gunung itu harus tetap berfungsi sebagai gunung dan tidak boleh dirusak. Kami juga TBM Hahalaen menolak megaproyek Geothermal yang ada di Padarincang sebagai bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan,” kata pria yang sering akrab dipanggil Rohman ini

Baca Juga

Satu Tahun Zakiyah-Najib, 717.147 Warga Kurang Mampu Difasilitasi Jaminan Kesehatan, 559.770 Warga Terlayani CKG
1.500 Masyarakat Ikuti Tradisi Seba Alit, Al Muktabar Minta Anak Anak di Baduy Tak Terkena Stunting
1.500 Masyarakat Baduy Datangi ke Pemprov Banten, Ini Pesan Al Muktabar di Seba Baduy 2024
Kerajinan Khas Provinsi Banten, Tine Al Muktabar Promosikan Batik Tenun Baduy di Surakarta Jawa Tengah

Selain itu juga, lanjut Rohman, pihaknya mengajarkan kerajinan dari sampah plastik untuk merawat bumi agar terhindar dari sampah, terutama sampah plastik.

“Kemudian kami juga membuat kerajinan tangan dari sampah plastik untuk memberi pemahaman kepada kita semua bahwa hari ini bumi kita sedang darurat sampah terutama sampah plastik,” katanya.

“Maka dari itu, kami mencoba memberikan pemahaman kepada kita semua tentang pentingnya menjaga lingkungan, agar tetap lestari dan kita harus bijak dalam memproduksi sampah,” terangnya.

Baca Juga

Perwakilan Provinsi Banten Ikuti HUT Ke-44 Dekranas dan HKG ke-52 PKK di Solo, Begini Pesan Al Muktabar
Azizan-Yulli, Kang Nong Kabupaten Serang 2024
Kembali Latih Warga Membatik, Bupati Serang Komitmen Jaga Budaya
DWP Provinsi Banten Bakal Gelar Lomba Line Dance Pada Hari Kartini

Pihaknya juga mengajak untuk tidak merusak lingkungan, tetapi untuk merawat lingkungan agar tetap lestari.

“Mari kita jaga semua warisan yang diberikan oleh alam kita, bahwa kita hidup di bumi ini bukan untuk merusak lingkungan tapi tugas kita adalah untuk menjaga dan merawatnya agar tetap lestari,” tukasnya. (Us/red)

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Soal Proyek Geothermal, Pemerintah Dinilai Saling Lempar Tanggungjawab
Artikel Berikutnya Mendidik Anak di Era Digital Lebih Sulit
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Mahasiswa Demo Soroti APBD Cilegon, Robinsar Buka Ruang Dialog

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Sosial Budaya

Pemprov Banten Gelar Parade Budaya di Bandara Soekarno Hatta

Sosial Budaya

STQH 2023 Jambi, Pj Sekda Virgojanti: Kafilah Provinsi Banten Siap Berikan Yang Terbaik

Sosial Budaya

Dekranasda Provinsi Banten Gelar Pendidikan Kecakapan Wirausaha Tenun Baduy

Sosial Budaya

Hadiri Deklarasi TTKKBI, Al Muktabar: Pesilat Pelestari Seni Budaya dan Menciptakan Kamtibmas

Sosial Budaya

Dekranasda Provinsi Banten Tampilkan Tenun Baduy dan Rajutan Pada Pameran Asta Karya Nusa

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com