Harita.id
Minggu, 4 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » 250 Luas Hektar Lahan Persawahan Alami Penyusutan, DKPP Cilegon Tingkatkan Program PKT
Daerah

250 Luas Hektar Lahan Persawahan Alami Penyusutan, DKPP Cilegon Tingkatkan Program PKT

admin
Diterbitkan: 20 Februari 2024
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Sebanyak 250 hektare luas lahan persawahan di Cilegon mengalami penyusutan. Hal tersebut menjadi perhatian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon dalam meningkatkan program pelayanan Pembangunan Kawasan Terpadu (PKT) di Cilegon.

Untuk diketahui dari data yang di dapat dari DKPP Cilegon tercatat lahan persawahan dari tahun 2022 seluas 1.359 hektare menjadi 1.108 hektare di tahun 2023.

“Untuk meningkatkan pertanian di Cilegon, kami menindaklanjuti program Pembangunan Kawasan Terpadu (PKT) di tahun ini,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), M.Ridwan di ruangannya pada, Selasa 20 Februari 2024.

Hal itu membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melalui DKPP untuk melanjutkan Pembangunan PKT yang berlokasi di Lingkungan Lebak Waluh, Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber seluas 9,6 hektare.

Pembiayaan pembangunan KPT dikatakan Ridwan tengah dalam kajian. Termasuk telah melakukan rapat bersama Bappedalitbang dan Untirta mengenai KPT.

Baca Juga

Bagi Anak Pemegang KIA Kabupaten Serang, Bisa Nikmati Wahana Gratis di Anyer Wonderland
Bukan Sekadar Obati Warga, Puskesmas Ciwandan Diganjar Penghargaan Berkat Cegah Anemia-Stunting
JLS Cilegon Rawan Kecelakaan, Pemkot Siapkan Penutupan U-Turn
54.475 Warga Cilegon Kantongi IKD, Hampir 49 Ribu Lagi untuk Kejar Target

“Kami sudah melakukan rapat bersama dengan Bappedalitbang dan Untirta. Dimana, ada saran KPT nantinya di bangun dengan tema Eco Edu Park. Untuk pertanian, edukasi, dan pariwisata,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ridwan mengatakan bahwa pihaknya juga membahas persoalan dan yang nantinya akan digunakan. Pihaknya mengkaji apakah dana akan di danai lewat kerja sama swasta atau dengan APBD.

“Kami sudah melakukan diskusi, untuk keberlanjutan dari KPT apakah dana dari kerja sama dengan swasta atau dari APBD,” tuturnya.

Baca Juga

Parkir Semrawut di Bonakarta Bikin Warga Resah, Dishub Cilegon Turun Tangan
Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi
Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal
Menggalakkan Semangat Jurnalistik, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Hadir Berbagi Motivasi di JBS Cilegon

Untuk jangka panjang, kata dia, pendanaan menjadi sangat penting karena menyangkut keberlangsuangan sub sektor pertanian dan para petani.

Sementara itu, dirinya menuturkan dengan adanya KPT nantinya akan bisa dijadikan wadah pengembangan sektor, tidak hanya sektor pertanian.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Jadi dengan adanya KPT ini bisa mengembangkan berbagai sektor. Bukan hanya pertanian, tapi sektor lainnya juga,” ucapnya.

Lebih lanjut, dijelaskannya, dalam KPT nanti pihaknya akan melibatkan sub sektor pertania, pangan, perikanan, peternakan dan para petani.

“Di sana ada kavling untuk komoditas hortikultura. Keterpaduan itu kan keterpaduan antar sektor,” ungkapnya. (Zar/Red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Pj Gubernur Al Muktabar: Pemprov Banten Taat Asas Akuntabilitas dan Transparan
Artikel Berikutnya Pj Sekda Provinsi Banten Virgojanti Terima Hasil Reses DPRD
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Peringati Haornas 2026, SIWO PWI Cilegon Beri Penghargaan kepada Walikota Robinsar dan 4 ASN Penggerak Olahraga

Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin

Pemkot Cilegon Genjot PAD, Lahan Sawah 20 Hektare Jadi Sumber Cuan Daerah

Pedagang Pasar Kranggot Dukung Penataan Parkir, Ada Satu Syarat

Peresmian PW Mathla’ul Anwar Papua Barat Daya dan Papua Barat Dihadiri Wakil Gubernur

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Pemkot Cilegon Minta Proyek Wankai Dihentikan Sementara

Kota Cilegon

Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional

Kota Cilegon

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kota Cilegon

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Kota Cilegon

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com