HARITA.ID – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pasar Kranggot mengungkapkan sejumlah harga beras di dominasi yang sangat tinggi.
Untuk diketahui, Tim Satgas pangan di Cilegon tengah melakukan kegiatan operasi pasar murah di seluruh wilayah yang berada di Kota Cilegon.
Hal itu dibenarkan oleh Kepala UPTD Pasar Kranggot Rogayah bahwa, beberapa harga beras di pasar kranggot masih dibilang di harga 17 ribu rupiah. Hal itu di dapatkan oleh UPTD Pasar Kranggot lantaran masih ada satu sampai lima orang pedagang yang enggan menurunkan harga berasnya.
“Beras masih sama didominasi oleh harga 17rb. Mungkin masih ada 1, 2, 3 orang yang turun harga berasnya. Cuma masih dominan banyak yang belum turun,” kata Rogoyah kepada wartawan di kantornya, Jumat 01 Maret 2024.
Selain harga beras dinilai belum turun, Rogayah juga menyebut beberapa harga kesedian stok pangan lainya juga ada yang sering berubah. Seperti, harga cabai setiap harinya suka berubah ubah kenaikanya.
“Harga cabai yang suka berubah rubah. Bahkan, Hari jumat harga jadi Sebelumnya hanya Cabai 72 per Panic buying masyarakat khawatir harga naik di ramadhan,” kata rogayah
Sementara itu, pedagang beras di Pasar Kranggot, Taufik menambahkan, pihaknya membenarkan ada terjadi penurunan harga beras. Namun, kata dia, penurunan harga beras itu di angka seribu rupiah.
“Turun seribu. Eceran 29 ribu sampai 28 ribu. Tapi sekarang ada yang turun seribu dan dua ribu,” tukasnya. (Zar/Red)










