HARITA.ID – Seorang pemudik asal tangerang yang bekerja sebagai rumah makan menuliskan pesan rindunya kepada istrinya yang ada di rumah pada momen arus mudik lebaran 2024.
Terlebih, pemudik asal tangerang ini rela menunggu dan mengantre dengan puluhan ribu pemudik yang akan menyebrang ke Lampung.
Dalam pantaunya di lokasi, Pemudik asal tangerang itu menyatakan tulisan kangenya untuk istrinya di sebuah kardus yang bertuliskan “Sabar ya mi, papi lagi otw bali. Joni siap, menembus tentang mami, menjadi perhatian khusus kepada puluhan ribu pemudik di arus mudik lebaran 2024.
Salah satu pemudik asal Tangerang yang bekerja di rumah makan, Rizki mengungkapkan, perasaanya di momen mudik lebaran 2024. Kata dia, tulisan yang lakukan itu salah satu bentuk inisiatifnya kepada sang istri yang sudah menunggu di kampung halamannya.
“Ouh itu buat istri karena istri sudah menunggu di rumah (lampung-red),” ujarnya kepada awak media, Senin 8 April 2024.
Rizki menuturkan, pihaknya bersama dengwn teman kerjanya yang beralamat tangerang untuk balik dan berkumpul di momen lebaran dengan sang istri tercinta.
“Berangkat dari tangerang bersama dengan teman teman tangerang yang akan pulang kampung ke lampung untuk menengok sang istri tercinta di lebaran 2024,” paparnya.
Rizki bilang, ia berangkat dari tanggerang sekitar jam 1 pagi dini hari bersama teman temanya, hingga sampai di Pelabuhan Pelindo Regional 2 Banten itu di jam 4 pagi.
“Tanggerang dari jam setengah satu pagi, kurang lebih sampai di pelabuhan pelindo regional 2 banten jam 4 pagi. Karena tadi kami berhenti henti bawa motornya,” ujarnya.
Ditegaskanya, dalam menulis surat cinta untuk sang istri di rumah, ini menjadi inspirasi bersama dari seorang ayah yang bekerja di luar pulau sumatera untuk menengok istrinya beserta keluarga di rumah dengan merajut kebersamaan di momen perayaaan hari raya idul fitri.
“Enggak papa, biar ada inspirasi saja buat berjuang untuk istri. Lebaran kan waktunya berkumpul dengan keluarga,” terangnya.
Masih kata Rizki, ia sudah di tahun keduanys melakukan mudik ke lampung melewati pelabuhan pelindo regional 2 Banten.
“Baru dua kali ini lewat pelabuhan pelindo regional 2 banten secara berturut turut,” terangnya.
“Intinya tulisan ini inisiatif dari teman teman untuk menulis yang unik buat sang istri di rumah,” tambah dia.
“Kerjanya di rumah makan. Jadi setahun kerja di rumah makan tanggerang dan momen lebaran ini kami balik ke lampung untuk kumpul dengan keluarga terlebih untuk sang istri yang sudah menyambut kita,” tukasnya. (Zar/Red)







