Harita.id
Jumat, 9 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Susun Roadmap 2025-2027, TPID Kabupaten Serang Dorong Kerja Sama Antar Daerah
Daerah

Susun Roadmap 2025-2027, TPID Kabupaten Serang Dorong Kerja Sama Antar Daerah

admin
Diterbitkan: 17 Juli 2024
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID- Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Serang melaksanakan rapat koordinasi (rakor) di Aula KH.Syam’un pada Selasa, 16 Juli 2024. Rakor sebagai bentuk upaya dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat, utamanya untuk menjaga kondisi bahan pangan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Nanang Supriatna menuturkan, bahwa sumber utama inflasi disebabkan peningkatan harga komoditas seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai, sementara komoditas penahan inflasi seperti beras, telur ayam ras, dan minyak goreng.

”Rakor untuk memastikan bagaimana situasi dan kondisi stok produksi, distribusi dan konsumsi serta dari sisi konsumen untuk menjamin, memastikan bahwa distribusi akan kebutuhan masyarakat berupa sembako tidak terganggu,”ujarnya.

Adapun Rakor TPID Kabupaten Serang, kata Nanang ada 4 poin yang akan dilaksanakan pertama, memastikan bahwa produksi yang tersedia di tingkat lapangan apakah itu pertanian, peternakan, perikanan dan sembako lainnya itu benar-benar harus dipastikan tersedia dan bisa terdistribusi dengan normal.

Kedua, untuk mengendalikan pasar kalau terjadi fluktuasi harga di luar kewajaran, maka harus ada operasi pasar Pemda, baik itu dilakukan oleh diskoperindag maupun instansi terkait lainnya. ”Ketiga, untuk menjaga tetap stabilnya persediaan sembako, dan ke empat penyusunan peta jalan (roadmap) tahun 2025-2007,”katanya.

Baca Juga

Cilegon Temukan Potensi Transaksi Restoran Tak Terlapor, Sistem Real-Time Dipasang
Citangkil Zona Merah Narkoba, 240 Pegawai Wajib Tes Urine
Rp10 Miliar Digelontorkan untuk Infrastruktur Cilegon, Jalan hingga Trotoar Dibenahi
Cilegon Dapat 91 Sarana Pengangkut Sampah, Ada 59 Cator hingga Compactor

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang, Febrian Ripera mengatakan, tujuan dari 4 poin tergambar dalam roadmap atau peta jalan TPID tahun 2025 sampai 2027, karena memang aturan yang dari Kemendagri membuat roadmap selama 3 tahun sekali.
di mana sebelumnya roadmap Tahun 2022 sampai 2024. ”di dalamnya juga kita ingin ada langkah-langkah konkret pemda yang belum terlaksana dan belum terlaporkan sebenarnya,”ujarnya.

Febrian juga mengatakan, ada satu poin terkait sidak pasar meski sebenarnya sudah dilaksanakan oleh Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan perdagangan (Diskoumperindag), maka saat ini hanya tinggal bagaimana pelaporan bisa sampai ke Kemendagri. Karena pelaporan dilakukan melalui aplikasi yang di input oleh pihak Inspektorat, bukan OPD yang melaksanakan sidak. ”Sidak pasar itu belum terlaporkan, itu yang harus kita dorong,”katanya.

Lebih lanjut Febrian mengatakan, TPID juga menginisiasi melakukan langkah gerakan menanam dengan membuat draf terlebih dahulu dan sudah di sampaikan ke Bagian Hukum Setda Kabupaten Serang. Gerakan menanam untuk pengendalian inflasi salah satu contoh gerakan menanam cepat panen seperti cabai merah, bawang merah, yang mana sebagai penyumbang inflasi. ”Targetnya adalah yang terdekat itu gerakan menanam, setelah jadi surat edarannya nanti kita sosialisasikan,”ucapnya.

Baca Juga

Sering Jadi Titik Kecelakaan, U-Turn JLS Cilegon Akhirnya Ditutup
Cek Kesehatan Gratis ke Sekolah, Puskesmas Ciwandan Temukan Siswa Buta Warna
Ngopi Sambil Bahas Kesehatan, Cara Puskesmas Ciwandan Edukasi Warga
Wali Kota Cilegon: Jualan Sekarang Tak Perlu Toko, Cukup Punya HP

Disampaing itu, TPID Kabupaten Serang juga mendorong kerja sama antar daerah yang selama ini belum dijalankan yang kemungkinan distributor di Kabupaten Serang kerja sama dengan distributor lain di luar Kabupaten Serang. Tetapi itu juga memang d resmikan dalam segi atau bentuk B 2 B atau bisnis to bisnis distributor dengan distributor dan juga dinaungi oleh pemda.

”Kabupaten Serang harus melaksanakan kerja sama antar daerah tujuannya adalah bagaimana surplus di Kabupaten Serang ada beberapa komoditas yang surplus tetapi itu jangan sampai keluar dari Kabupaten Serang dijualnya tetapi harus kembali lagi ke Kabupaten Serang. ”Makanya dengan kerja sama antar daerah itu, dari daerah kita mungkin sebagian keluar, tetapi daerah lain kita kunci supaya suplai ke Kabupaten Serang. Itu tujuan utamanya,”jelasnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Turut hadir Asisten Daerah (Asda) II Setda Kabupaten Serang, Febrianto, perwakilan Bank Indonesia (BI) Banten dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Serang sebagai narasumber, dan perwakulan OPD terkait di lingkungan Pemkab Serang. (Zhar/Red).

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Al Muktabar Sebut MPLS Penting Agar Siswa Mengenal Lingkungan Sekolah
Artikel Berikutnya Cegah Penyakit Menular, Dinkes Bekali ke Siswi SMA N 5 Kota Cilegon dalam Pola GERMAS
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Tandon Sukmajaya Cilegon Dikebut, Ditarget Rampung Desember 2026

Satpol PP Cilegon Perluas Penertiban, Usaha hingga Taman Kota Diawasi

RSUD Cilegon Tak Cuma Andalkan Skill Medis, Cara Komunikasi Nakes Ikut Diasah

Bagi Anak Pemegang KIA Kabupaten Serang, Bisa Nikmati Wahana Gratis di Anyer Wonderland

Peringati Haornas 2026, SIWO PWI Cilegon Beri Penghargaan kepada Walikota Robinsar dan 4 ASN Penggerak Olahraga

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Bukan Sekadar Obati Warga, Puskesmas Ciwandan Diganjar Penghargaan Berkat Cegah Anemia-Stunting

Kota Cilegon

JLS Cilegon Rawan Kecelakaan, Pemkot Siapkan Penutupan U-Turn

Kota Cilegon

54.475 Warga Cilegon Kantongi IKD, Hampir 49 Ribu Lagi untuk Kejar Target

Kota Cilegon

Parkir Semrawut di Bonakarta Bikin Warga Resah, Dishub Cilegon Turun Tangan

Kota Serang

Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com