Harita.id
Senin, 21 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Pengangguran di Provinsi Banten Didominasi Lulusan SMK
Wawancara

Pengangguran di Provinsi Banten Didominasi Lulusan SMK

admin
Diterbitkan: 12 November 2019
Bagikan
3 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

SERANG – Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, dalam angka pengangguran terbuka Nasional dari 7,05 juta penganggur, sebanyak 10,42 persen diantaranya merupakan lulusan SMK.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan bahwa walaupun terjadi tren penurunan angka pengangguran di Banten dari tahun ke tahun selama kurun waktu 3 tahun terakhir, dimana dalam data BPS bahwa pengangguran di Banten Agustus 2017 sebesar 9,28%, Agustus 2018 sebesar 8,52%, dan Agustus 2019 sebesar 8, 11%. Hanya menjadi persoalan ketika prosentase secara Nasional, Banten di kategorikan paling tinggi.

“Jadi memang, persoalan tersebut menjadi permasalahan nasional dan membutuhkan kerjasama semua pihak,” katanya saat menggelar rapat terbatas dengan OPD, Selasa (11/12/2019)

Untuk di Pulau Jawa, Jawa Barat dengan jumlah pengangguran terbuka sebanyak 1,9 juta jiwa, Imbuh Wahidin, lulusan SMK mencapai 14,53 persen. Provinsi Jawa Timur dengan jumlah pengangguran terbuka sebanyak 840 ribu jiwa, sebanyak 8,65 persen diantaranya adalah lulusan SMK.

“Jawa Tengah yang memiliki angka pengangguran terbuka sebanyak 820 juta jiwa, sebanyak 10,16 persen diantaranya merupakan lulusan SMK. Provinsi Banten dengan jumlah pengangguran terbuka sebanyak 490,81 ribu orang, 13,03% merupakan lulusan SMK,” imbuhnya

Baca Juga

Tata Kelola Pemdes di Kabupaten Serang Diganjar Penghargaan APDESI
AWAS KUHP DAN KUHAP BARU MULAI BERLAKU HARI INI
Gubernur Banten Dorong Perluasan Kemitraan SMK dan Industri
Proyek Jembatan Jati Pulo Mangkrak, Anggota DPRD Banten Minta Pelaksana di Blacklist

Wahidin melanjutkan, untuk lulusan SMK dalam angka pengangguran terbuka yang juga telah menjadi persoalan nasional. Dimana Banten juga mengalami persoalan serupa layaknya daerah-daerah lainnya di Indonesia.

“Bagi pendatang yang bermaksud mencari kerja di Provinsi Banten untuk benar-benar mempersiapkan kompetensinya mengingat tingkat persaingannya sangat tinggi,” lanjutnya

Wahidin menjelaskan, itu merujuk pada Data Profil Perkembangan Kependudukan di Provinsi Banten. Data ini juga telah sesuai dengan data pencari Surat Keterangan Pencari Kerja (Kartu Kuning) pada 8 Dinas Tenaga Kerja Kabupaten/Kota di Provinsi Banten.

Baca Juga

Wakil Ketua Komisi V DPRD Banten Fitron Nur Ikhsan Nilai RSUD Labuan dan RSUD Cilograng Perlu Manajemen Secepatnya
Temui Bupati Irna, Kepala Kanwil DJP Banten Bahas Potensi Pajak di Pandeglang
Bangun Kebersamaan, DPRD Banten Bakal Gelar Pesta Makan Durian Gratis
Terima Kunjungan Kabinda Banten, Ketua DPRD Banten Harapkan Sinergitas

“Jumlah penduduk yang bermigrasi dari provinsi lain ke Provinsi Banten mencapai 98.111 jiwa. Latar pendidikan terbanyak berasal dari lulusan SLTA sederajat hingga 35.432 jiwa atau 36,11 persen. Sebanyak 21.247 atau 21,66 persen di antaranya berstatus belum/tidak bekerja, sehingga hal ini menjadi salah satu indikator penyumbang cukup signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Banten,” paparnya

Lebih jauh Gubernur Banten memaparkan Data Ketenagakerjaan Provinsi Banten hingga Agustus 2019 yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistisk (BPS) Provinsi Banten, dimana Lapangan kerja di Provinsi Banten terbatas, dengan angka pengangguran terbuka juga tinggi.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Dari data BPS berdasarkan pendidikan, terlihat jika tingkat pendidikan SLTA/sederajat menduduki posisi tertinggi yakni sebanyak 35.432 jiwa atau 36,11 persen, kemudian disusul SLTP/sederajat sebanyak 16.861 jiwa atau 17,18 persen dan tidak/belum sekolah sebanyak 13.767 jiwa atau 14,03 persen,” pungkasnya.

(Red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Bupati Serang: Pembangunan Kesehatan Menggembirakan
Artikel Berikutnya BUMD Pemkab Serang Kelola Pelabuhan Swasta
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Mahasiswa Demo Soroti APBD Cilegon, Robinsar Buka Ruang Dialog

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon Wawancara

Lurah Ciwedus Terbitkan SK Pengurus RW, Arwani Marchawi: Cacat Hukum dan Langgar Aturan

Wawancara

Dewan Minta Pemprov dan BUMD Berikan Kemudahan Permodalan Untuk Masyarakat Banten

Wawancara

Wakil Ketua DPRD Banten Minta Pemprov Banten Siaga Bencana dan Masyarakat Diimbau Selalu Waspada

Wawancara

Diskusi Dengan Jurnalis Tangerang, Anggota DPRD Banten Martua Nainggolan Sebut Media Partner Kerja Anggota Legislator

Wawancara

DPRD Banten Minta Pemprov Lakukan Audit Kelayakan Gedung

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com