Harita.id
Senin, 21 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Kesaksian Warga Saat Mandikan Jenazah Lina
Nasional

Kesaksian Warga Saat Mandikan Jenazah Lina

admin
Diterbitkan: 8 Januari 2020
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

harita.id – Bandung, Kematian mantan istri pelawak Sule, Lina Jubaedah dinilai janggal oleh anaknya, Rizky Febian. Hal itu didasari dugaan adanya lebam di tubuh dan leher Lina.

Salah seorang warga bernama Sugiarti mengaku ikut mengurus jenazah Lina saat meninggal di kediamannya di Jalan Neptunus, Margahayu, Kota Bandung pada Sabtu (4/1). Saat itu, Sugiarti mengaku memang melihat ada yang membekas di tubuh Lina. Namun tanda-tanda itu berupa bekas bekam.

“Saya membalikan badan dan membersihkan bagian punggung. Saya lihat seperti ada bekas bekam di punggungnya,” ucap Sugiarti saat ditemui di dekat kediaman Teddy, Rabu (8/1/2020).

Sebelum dimandikan, Sugiarti memotong kuku tangan dan kaki Lina. Sugiarti mengatakan penglihatannya soal bekas bekam di punggung itu pun diberitahukan kepada sesama warga yang ikut memandikan.

“Saya bilang sama yang mandikan juga ada bekas bekam,” tuturnya.

Baca Juga

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
Dirut Bank Aceh Raih SMSI Aceh Award: Penggerak Ekonomi Daerah melalui UMKM dan Industri Kreatif
Dewan Pers Siapkan Rapat Bersama Konstituen Bahas HPN 2027, AMSI Dukung Usulan SMSI di Jakarta
Hadir di Dewan Pers, Hasyim Djojohadikusumo Ingatkan Media Jangan Sesatkan Publik

Menurut Sugiarti, bekas bekam itu tampak masih baru. Bahkan dia menyebut bekas bekamnya tak lebih dari tiga hari.

“Bekas bekam kelihatan masih kayak tiga hari, karena bekas bekam kan lama hilang ya,” kata dia.

Soal lebam di leher, Sugiarti mengaku tak tahu menahu. Dia hanya melihat bekas bekam di punggung.

Baca Juga

JAM-Intel Kejagung Apresiasi Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri
Jembatan Merah Putih Presisi di Bayah Diresmikan, Gubernur Banten Andra Soni Hadir Bersama Forkopimda
Dahnil Ceritakan Filosofi Berdirinya Ormas Matahari Pagi Indonesia
Resmi Dikukuhkan, PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Fokus Bangun Gerakan Sosial Berbasis Optimisme 

“Saya kurang tahu soal lebam di leher. Di punggung saya bilang ada bekas bekam,” katanya.

Seperti diketahui, Rizky Febian melaporkan kematian ibunya ke Polrestabes Bandung pada Senin (6/1). Rizky melaporkan karena merasa janggal atas meninggalnya sang ibu.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dari penjelasan polisi, kejanggalan terjadi karena tubuh dan leher Lina lebam.

“Ditemukan lebam-lebam. Di tubuh korban dan leher terdapat luka lebam,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso saat dikonfirmasi, Selasa (7/1/2020)

(Red.fr)
Sumber : Detik.com

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Kapolda Banten Baru Disambut dengan Upacara Welcome dan Farewell Parade
Artikel Berikutnya Bencana Longsor Lebak, RPYD Al Ikhlas Buka Dapur Umum
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Mahasiswa Demo Soroti APBD Cilegon, Robinsar Buka Ruang Dialog

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Nasional

Jelang Kongres II, Garda Pemuda NasDem Banten Kompak Dukung Prananda Surya Paloh

Nasional

Saat Dunia Dilanda Turbulensi, FORMAS Dorong Strategi Perkuat Ekonomi RI

Nasional

Calon Komisioner KPI Ferdi Setiawan Dorong Regulasi Setara untuk Media dan Platform Digital

Nasional

Jelang Pengesahan RUU PFII, SMSI Desak Klausul Anti Tax Avoidance Diperkuat

Nasional

Ferdi Setiawan Maju Calon Komisioner KPI, Usung Gagasan Smart untuk Penyiaran Berkualitas

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com