Harita.id
Rabu, 9 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Dahnil Ceritakan Filosofi Berdirinya Ormas Matahari Pagi Indonesia
Nasional

Dahnil Ceritakan Filosofi Berdirinya Ormas Matahari Pagi Indonesia

admin
Diterbitkan: 9 Agustus 2026
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID– Salah satu pendiri Matahari Pagi Indonesia (MPI), Dahnil Anzar Simanjuntak, menceritakan kisah awal berdirinya organisasi tersebut.

Kata Dahnil yang kini menjabat Ketua Majelis Pertimbangan Pengurus Pusat MPI, gerakan ini lahir dari kebiasaan rapat pagi hari setelah lari subuh, dan kemudian wadah gerakan ini dideklarasikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 18 November 2023 di Rumah Kertanegara.

“Ketika diinisiasi, itu memang gerakan politik. Gerakan politik untuk Presiden Prabowo Subianto,” kata Dahnil dalam pelantikan PW MPI Banten di Kota Serang, Sabtu (8/8/2026).

Menurutnya, MPI digagas berempat bersama Agus Andrianto, Prof. Reda Manthovani, dan Yusuf Hamka alias Babah Alun. Nama Matahari Pagi dipilih karena semua pertemuan para pendiri dilakukan pagi hari.

“Tidak pernah ada pertemuan yang dilakukan dini hari atau tengah malam. Akhirnya disepakati, timbang bingung-bingung, mudah nyebutnya, kami sepakat gerakan kita namanya Gerakan Matahari Pagi,” ujar Dahnil, yang kini menjabat sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah RI.

Baca Juga

Dewan Pers Siapkan Rapat Bersama Konstituen Bahas HPN 2027, AMSI Dukung Usulan SMSI di Jakarta
Hadir di Dewan Pers, Hasyim Djojohadikusumo Ingatkan Media Jangan Sesatkan Publik
JAM-Intel Kejagung Apresiasi Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri
Jembatan Merah Putih Presisi di Bayah Diresmikan, Gubernur Banten Andra Soni Hadir Bersama Forkopimda

Kini, kata Dahnil, MPI bertransformasi menjadi Ormas Sosial Kebudayaan dengan filosofi “fastabiqul khairat” atau berlomba-lomba memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat.

Menurut Dahnil, MPI juga mengusung filosofi kepemimpinan “accumulative advantage” ala Presiden Prabowo. Filosofi itu berarti mengambil dan mengakumulasi kebaikan dari setiap era kepemimpinan.

“Presiden Prabowo itu kalah jadi Presiden hampir empat kali. Semua orang yang mau jelekin beliau, ada di kabinet. Tapi Pak Prabowo enggak pernah jelekin pendahulu beliau. Beliau ingin mengakumulasikan kebaikan-kebaikan. Kebaikan era Soekarno diambil, era Soeharto diambil, sampai era Jokowi,” jelasnya.

Baca Juga

Resmi Dikukuhkan, PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Fokus Bangun Gerakan Sosial Berbasis Optimisme 
Ketum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Himbau Kepada Pengurus dan Anggota Ikut PKPA Atau Pendidikan Mediator
Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik
Guru Besar Ilmu Politik Sebut Presiden Prabowo Tegak Lurus pada Konstitusi, Tidak Ada Ruang untuk Intervensi Hukum

Ia menegaskan, Matahari Pagi Indonesia itu simbolisasi harapan.

Seperti matahari pagi yang kualitasnya terbaik untuk kesehatan.

MPI harus jadi kelompok yang memberikan sinar dan kontribusi terbaik.

Dalam Islam disebut fastabiqul khairat, memaksimalkan perbuatan baik.

- Advertisement -
Ad imageAd image

MPI Banten sendiri sebelumnya telah menjalankan aksi bersih-bersih rumah ibadah lintas agama dan meluncurkan program “Makan Bahagia Gratis” tanpa APBN/APBD.

(Red*)

Baca Juga

Rakernas dan HUT ke 13 ASPRUMNAS, Bidik Bangun 50.000 Unit Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Jelang Kongres II, Garda Pemuda NasDem Banten Kompak Dukung Prananda Surya Paloh
Saat Dunia Dilanda Turbulensi, FORMAS Dorong Strategi Perkuat Ekonomi RI
Calon Komisioner KPI Ferdi Setiawan Dorong Regulasi Setara untuk Media dan Platform Digital
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Resmi Dikukuhkan, PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Fokus Bangun Gerakan Sosial Berbasis Optimisme 
Artikel Berikutnya Sekda Serang Titip Pesan ke Pramuka yang Berangkat ke Jamnas: Jaga Fisik dan Mental
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Dilantik, Bupati Serang Minta Pengurus GOW Beri Perempuan Penguatan Inklusif Mencegah KDRT

Terima Duta Bahasa Banten, Gubernur Andra Soni Dukung Program Pencegahan Kekerasan Verbal di Sekolah

Wujud Nyata Program Presiden Atasi Darurat Sampah, 1.161 Ton Sampah di Banten Bakal Dijadikan Energi Listrik

Groundbreaking Pembangunan PSEL Desember 2026, Bupati Serang Siap Penuhi Pasokan 400 Ton Sampah

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Robinsar Turun Langsung Bagikan Masker ke Warga Cilegon

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Nasional

Jelang Pengesahan RUU PFII, SMSI Desak Klausul Anti Tax Avoidance Diperkuat

Nasional

Ferdi Setiawan Maju Calon Komisioner KPI, Usung Gagasan Smart untuk Penyiaran Berkualitas

Nasional

FGD SMSI di Bali Bedah Masa Depan Kedaulatan Finansial: PFII Dinilai Strategis Penuhi Kebutuhan Triliunan Rupiah

Nasional

Menuju Indonesia Emas 2045, ADI Dorong Reformasi Profesi Dosen sebagai Pilar Ekonomi Berbasis Pengetahuan

Nasional

Mandat Baru dari Djakarta Theater: Srikandi Dan Mata Siber Menjaga Gizi dan Kas Desa

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com