Harita.id
Selasa, 22 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Demo di Gedung DPR-RI, Mahasiswa dan Buruh Tolak RUU Cilaka
Nasional

Demo di Gedung DPR-RI, Mahasiswa dan Buruh Tolak RUU Cilaka

admin
Diterbitkan: 13 Januari 2020
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

JAKARTA – Telah berlangsung aksi demonstrasi yang dilangsungkan oleh aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) di depan Gedung DPR-RI. Aksi ini didampingi mahasiswa, Senin (13/01/2020)

Buruh dan mahasiswa melakukan penolakan terhadap Omnibus Law Rancangan Cipta Lapangan Kerja (RUU CILAKA) yang dinilai pro terhadap pengusaha.

Ketua Umum Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi – Dewan Nasional (LMND-DN) menilai, rakyat sebagai satu-satunya korban yang menanggung krisis.

“Wacana Omnibus Law RUU CILAKA, pada hakikatnya merupakan alat legitimasi pemerintah yang notabane-nya berpihak terhadap kaum modal. Rakyat sebagai satu-satunya korban yang menanggung krisis,” ungkap Arira pada reporter, Senin (13/01/2020)

Ia menjelaskan, mahasiswa terlibat aktif dalam penolakan Omnibus Law RUU CILAKA karena beberapa poinnya dianggap merugikan.

Baca Juga

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
Dirut Bank Aceh Raih SMSI Aceh Award: Penggerak Ekonomi Daerah melalui UMKM dan Industri Kreatif
Dewan Pers Siapkan Rapat Bersama Konstituen Bahas HPN 2027, AMSI Dukung Usulan SMSI di Jakarta
Hadir di Dewan Pers, Hasyim Djojohadikusumo Ingatkan Media Jangan Sesatkan Publik

“Berapa poin dari RUU CILAKA kami anggap merugikan seluruh kaum buruh indonesia,” tekan Arira

“Kebijakan tersebut mengancam masa depan kami sebagai calon buruh dikemudian hari,” tegas Arira

Alasan penolakan terhadap Omnibus Law RUU CILAKA yakni; RUU CILAKA akan mempermudah PHK, status karyawan tetap hanya mimpi, menghilangkan pesangon, UMP/UMK hanya mimpi, rentan diskriminasi, pengusaha menghindari BPJS, dan penghapusan pidana ketenagakerjaan.

Baca Juga

JAM-Intel Kejagung Apresiasi Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri
Jembatan Merah Putih Presisi di Bayah Diresmikan, Gubernur Banten Andra Soni Hadir Bersama Forkopimda
Dahnil Ceritakan Filosofi Berdirinya Ormas Matahari Pagi Indonesia
Resmi Dikukuhkan, PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Fokus Bangun Gerakan Sosial Berbasis Optimisme 

Arira mengatakan akan terus mendesak pemerintah untuk menghentikan Omnibus Law RUU CILAKA. Ia mengingatkan jika sejatinya aturan negara diadakan untuk mensejahterakan rakyat.

“Kami mendesak pemerintah untuk segera menghentikan rencana kebijakan tersebut. Pemerintah dalam suatu negara mestinya menjadi alat untuk mensejahterakan rakyatnya sesuai UUD 1945 alinea-4,” pungkas Arira. (DM/red)

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Polda Banten Gelar Rapat Eksternal, Bahas Penanganan Pasca Banjir Lebak
Artikel Berikutnya Produksi Pertanian Surplus, Bupati Serang Kampanyekan Beras Jaseng
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Nasional

Jelang Kongres II, Garda Pemuda NasDem Banten Kompak Dukung Prananda Surya Paloh

Nasional

Saat Dunia Dilanda Turbulensi, FORMAS Dorong Strategi Perkuat Ekonomi RI

Nasional

Calon Komisioner KPI Ferdi Setiawan Dorong Regulasi Setara untuk Media dan Platform Digital

Nasional

Jelang Pengesahan RUU PFII, SMSI Desak Klausul Anti Tax Avoidance Diperkuat

Nasional

Ferdi Setiawan Maju Calon Komisioner KPI, Usung Gagasan Smart untuk Penyiaran Berkualitas

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com