Harita.id
Minggu, 8 November 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • tips&trik
  • krisdayanti
  • berita kecanduan gadget
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Demo di Gedung DPR-RI, Mahasiswa dan Buruh Tolak RUU Cilaka
Nasional

Demo di Gedung DPR-RI, Mahasiswa dan Buruh Tolak RUU Cilaka

admin
Diterbitkan: 13 Januari 2020
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

JAKARTA – Telah berlangsung aksi demonstrasi yang dilangsungkan oleh aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) di depan Gedung DPR-RI. Aksi ini didampingi mahasiswa, Senin (13/01/2020)

Buruh dan mahasiswa melakukan penolakan terhadap Omnibus Law Rancangan Cipta Lapangan Kerja (RUU CILAKA) yang dinilai pro terhadap pengusaha.

Ketua Umum Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi – Dewan Nasional (LMND-DN) menilai, rakyat sebagai satu-satunya korban yang menanggung krisis.

“Wacana Omnibus Law RUU CILAKA, pada hakikatnya merupakan alat legitimasi pemerintah yang notabane-nya berpihak terhadap kaum modal. Rakyat sebagai satu-satunya korban yang menanggung krisis,” ungkap Arira pada reporter, Senin (13/01/2020)

Ia menjelaskan, mahasiswa terlibat aktif dalam penolakan Omnibus Law RUU CILAKA karena beberapa poinnya dianggap merugikan.

Baca Juga

Soroti Polemik Status Hukum Suket Penyetaraan Ijazah, DPP Himpunan Pemuda Al-Khairiyah Desak Gibran Mundur dari Jabatan Wakil Presiden
HPN Bukan Milik Satu Organisasi, Pemecatan Firdaus Jadi Alarm Kesetaraan Pers
Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan
Wagub Banten Achmad Dimyati Hadiri Resepsi Putri Ketum SMSI, Doakan Pengantin Jadi Keluarga Sakinah

“Berapa poin dari RUU CILAKA kami anggap merugikan seluruh kaum buruh indonesia,” tekan Arira

“Kebijakan tersebut mengancam masa depan kami sebagai calon buruh dikemudian hari,” tegas Arira

Alasan penolakan terhadap Omnibus Law RUU CILAKA yakni; RUU CILAKA akan mempermudah PHK, status karyawan tetap hanya mimpi, menghilangkan pesangon, UMP/UMK hanya mimpi, rentan diskriminasi, pengusaha menghindari BPJS, dan penghapusan pidana ketenagakerjaan.

Baca Juga

PB Mathla’ul Anwar Gandeng Kemnaker Perluas Akses Kerja dan Wirausaha
Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin
Peresmian PW Mathla’ul Anwar Papua Barat Daya dan Papua Barat Dihadiri Wakil Gubernur
Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

Arira mengatakan akan terus mendesak pemerintah untuk menghentikan Omnibus Law RUU CILAKA. Ia mengingatkan jika sejatinya aturan negara diadakan untuk mensejahterakan rakyat.

“Kami mendesak pemerintah untuk segera menghentikan rencana kebijakan tersebut. Pemerintah dalam suatu negara mestinya menjadi alat untuk mensejahterakan rakyatnya sesuai UUD 1945 alinea-4,” pungkas Arira. (DM/red)

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Polda Banten Gelar Rapat Eksternal, Bahas Penanganan Pasca Banjir Lebak
Artikel Berikutnya Produksi Pertanian Surplus, Bupati Serang Kampanyekan Beras Jaseng
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Berebut Kursi Kadis Kominfo Cilegon, Tb Sofat: Malu Kalau Tidak Optimistis

Musim Hujan Mengintai, Disperindag Cilegon Sisir Drainase Pasar Rakyat

Ribuan Santri Meriahkan Senam Santri HSN 2026, GP Ansor Cilegon Perkuat Kebersamaan

Dukung Klinik KDMP Layani BPJS, GEMA MA Ingatkan Syarat FKTP dan Peran Apoteker : Perluas Akses, Jangan Turunkan Mutu

Disperindag Cilegon Wajibkan Pedagang Pasar Pakai QRIS, Blok F Jadi Uji Coba

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Nasional

Jembatan Merah Putih Presisi di Bayah Diresmikan, Gubernur Banten Andra Soni Hadir Bersama Forkopimda

Nasional

Dahnil Ceritakan Filosofi Berdirinya Ormas Matahari Pagi Indonesia

Nasional

Resmi Dikukuhkan, PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Fokus Bangun Gerakan Sosial Berbasis Optimisme 

Nasional

Ketum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Himbau Kepada Pengurus dan Anggota Ikut PKPA Atau Pendidikan Mediator

Nasional

Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com