Harita.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • tips&trik
  • krisdayanti
  • berita kecanduan gadget
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Menko PMK RI Minta Penanganan Kesehatan Dasar dan Covid-19 Harus Seimbang
Kota Cilegon

Menko PMK RI Minta Penanganan Kesehatan Dasar dan Covid-19 Harus Seimbang

admin
Diterbitkan: 12 Maret 2021
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

CILEGON – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy melakukan Kunjungan Kerja ke Kota Cilegon, tepatnya di tiga titik yakni di mess penjahit mukena di Komplek Taman Cilegon Indah, rumah Pak Maskun, dan di Balai Kelurahan Masigit, Jumat (12/03/2021).

Dengan menerapkan protokol kesehatan dan menjaga jarak dalam kunjungan kerjanya ini Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang didampingi Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian dan Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta berdialog dengan Bidan Desa, Pendamping Desa, Kader Posyandu serta sejumlah keluarga yang anaknya mengalami stunting.

Berdasarkan angka di Provinsi Banten, anak yang mengalami stunting mencapai 23 persen. Dan angka tersebut masih dibawah rata-rata nasional yang mencapai angka 27 persen, sehingga diperkirakan dengan adanya wabah Covid-19 angka stunting mengalami kenaikan.

Dengan kondisi itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta kepada Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota saat ini tidak hanya terfokus pada penanganan Covid-19, sehingga mengabaikan kesehatan-kesehatan dasar termasuk stunting, tuberculisis atau TBC serta penyakit-penyakit menular lainnya seperti HIV.

“Kita meminta dalam penanganan penyakit harus ada penyeimbangan kembali dari penanganan Covid-19 dengan penanganan kesehatan dasar masyarakat, sehingga kedua hal itu jangan diabaikan. Jangan sampai penanganan kesehatan dasar masyarakat terabaikan karena fokus menangani Covid-19,” katanya.

Baca Juga

Peluang Kerja ke Jepang Terbuka, 96 Warga Cilegon Dibekali Bahasa Jepang
763 Mahasiswa Terima Bantuan Beasiswa Cilegon Juare
Pemkot Cilegon Siapkan Lahan 2.000 Meter Persegi untuk 53 PKL Bonakarta
Cegah Dampak Bencana Industri, DLH Cilegon Tekankan Pentingnya Mitigasi

Muhadjir Effendi mengaku, angka tertinggi stunting di Indonesia terdapat di Provinsi Nusa Tenggara Timur atau NTT.

“Sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo. Dari 34 Provinsi di Indonesia, terdapat 8 Provinsi yang menjadi fokus utama penanganan stunting, karena angka stunting berada di angka 40 persen,” pungkasnya. (Dm)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Program Jum’at Berkah, PT. Bantu Mushola Cibarengkok
Artikel Berikutnya Jajaran DPC dan Fraksi Demokrat Pandeglang Gelar Piket, Solid Dukung Ketum AHY
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Ratu Zakiyah Usulkan Tata Ruang Serang 2026-2046, Investor Bakal Dapat Kepastian

Wagub Banten Achmad Dimyati Hadiri Resepsi Putri Ketum SMSI, Doakan Pengantin Jadi Keluarga Sakinah

SMSI Siap Kawal Pembangunan Berdampak Bagi Masyarakat Banten

26 Tahun Provinsi Banten, Banten Bergerak, Maju Berdampak

Dari Konsolidasi ke Kolaborasi, HIPKA Banten Dorong Pengusaha Berdaya Saing

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Banyak Kecelakaan, Dishub Cilegon Siapkan Garis Kejut di 5 Titik JLS

Kota Cilegon

Waspada! Puskesmas Ciwandan Ungkap 10 Penyakit yang Banyak Menyerang Warga

Kota Cilegon

Citangkil Cilegon Masuk Zona Merah Narkoba, 88 ASN Jalani Tes Urine

Kota Cilegon

Cilegon Temukan Potensi Transaksi Restoran Tak Terlapor, Sistem Real-Time Dipasang

Kota Cilegon

Citangkil Zona Merah Narkoba, 240 Pegawai Wajib Tes Urine

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com