HARITA.ID – Dinas Perhubungan Kota Cilegon menganggarkan perbaikan dan pemasangan lampu Penerang Jalan Umum di sejumlah titik di Kota Cilegon sebesar 1,2 miliar.
Kepala Bidang Perlengkapan Jalan dan Pengujian Kendaraan pada Dishub Kota Cilegon Robi Hidayat mengatakan, terkait dengan proses penganggaran pada PJU di JLS sendiri pihaknya telah memperjuangkan pada proses pemasangan penerangan jalan di Kota Cilegon. Termasuk kata dia, JLS itu merupakan objek vital.
“Kalau untuk anggaran itu tendernya 1,2 Miliar dalam pemasangan PJU di JLS sendiri,” kata Robi, Jumat 09 Desember 2022.
Dijelaskan Robi, bahwa terkait dengan 1,2 dana yang ia perjuangkan pada proses pembaikan PJU tersebut dilakukan karena ada beberapa jalan yang dirasa kurang penerangan jalan. Maka pihaknya atau pada Dishub Kota Cilegon melakukan pemasangan PJU di Kota Cilegon.
“Karena jalan itu cukup berat dan objek vital. Hal ini karena ada PT Kiec 2 yang ada di Ciwandan. Bahkan di akui kalau lewat situ malam itu ngebleng bahkan sempet terjadi tabrakan di kalan arah kiyek 2 tersebut,” jelas Robi.
Menurut Robi bahwa permasalahan di JLS itu yang sering terjadi ketabrakan di sekitaran JLS itu bukan disebabkan karena banyaknya kendaraan yang melintas di JLS. Melainkan di JLS tersebut banyak masyarakat di sekitaran Ciwandan sering melakukan aktifitasnya ditambah lagi tingkat mobilitas nya sangat tinggih dan ini yang sering terjadi kecelakaan.
“Karena bukan masalah mobilnya tapi karena posisinya banyak masyarakat yang melintas. Baik itu dari masyarakat dari gelereng atau Randakari yang sering melintas ke arah jalan tersebut,” ujarnya
“Jadi dari Dishub Kota Cilegon artinya dalam hal ini Pemerintah Kota Cilegon kan melihat keberadaan PJU di area tersebut yang memang di arah jalan Ciwandan barat sangat strategis,” lanjutnya.
Hal itu karena untuk mengantisipasi terjadinya laka lantas. Maka lanjut Robi dengan adanya penerangan di arah jalan tersebut setidaknya mengurangi laka lantas.
“Insya Allah kan itu setidaknya pergerakan masyarakat terbantulah dengan pemasangan 90 lampu PJU dari Semen Jakarta ke arah barat dengan jarak 3 kilometer,” paparnya.
“Ini juga dalam tahapan monitoring. Bahkan kita juga sedang pastikan tiangnya sudah lengkap semua tinggal pasang. Nanti kan kalau sudah ready kan jaringan listriknya tinggal pasang lampu kita cek bersama,” lanjutnya.
Di tegaskan Robi bahwa pihaknya menargetkan pada proses pemasangan PJU itu sendiri secepat mungkin. Bahkan, kalau perlu kata dia bulan Desember 2022 harus selesai.
“Infonya di pertengahan Desember ini. Bahkan kalau saya sih harapanya lebih cepat. Karena tadi satu panel itu sudah terpasang. Yang setengah lagi yang belum. Kan itu di PJU JLS ada 2 panel,” tegasnya.
“Tapi saya insya Allah lah saya optimis. Akan tetapi secara pergerakan kita monitoring terus. Bahkan kalau pun belum selesai juga pada pemasangan PJU ini menjadi pikiran saya. Apalagi ini pada penerangan PJU di JLS itu menjadi attensi kita,” pungkasnya. (Zar/Red)






