Harita.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • tips&trik
  • krisdayanti
  • berita kecanduan gadget
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Berobat Gratis Pakai KTP, Ini Penjelasan Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon
Kota Cilegon

Berobat Gratis Pakai KTP, Ini Penjelasan Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon

admin
Diterbitkan: 3 Januari 2023
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Kepala Dinas Kesehatan menjelaskan bahwa menanggapi kesalahpahaman masyarakat mengenai program Pemkot Cilegon terkait berobat gratis hanya dengan KTP.

“Kita selalu mengingatkan dan selalu mensosialisasikan program berobat gratis dengan menggunakan KTP, akan tetapi khusus yang sudah terdaftar di BPJS,” katanya, Senin 02 Januari 2023.

Ratih mengungkapkan, bahwa program yang dimaksud adalah program berobat gratis hanya dengan membawa KTP jika sudah terdaftar di BPJS. Apabila belum terdaftar, masyarakat akan tetap melalui prosedur pengurusan administrasi untuk menjadi peserta BPJS dalam 3 x 24 jam.

Walaupun masyarakat menyebut 3 hari proses merupakan waktu yang lama, namun Ratih mengatakan bahwa proses tersebut sebenarnya sudah diringankan untuk mempermudah masyarakat Cilegon.

“Itukan tadinya prosesnya 14 hari jam kerja untuk menjadi peserta BPJS, tapi sekarang sudah dikurangi menjadi 3 x 24 jam kerja. Jadi wayahnya sajalah masyarakat ngurusin itu. Kan buat kepentingan pribadi juga biar ada jaminan kesehatan,” tegasnya.

Baca Juga

Wawali Cilegon Tantang Kader HMI, Jangan Jago Diskusi Saja
Dorong Ekonomi Warga Ciwandan, Pelindo Gelar Pelatihan Ternak Bebek
Modal Tanpa Bunga, Dana Bergulir Cilegon Kucurkan Rp 1,2 Miliar ke 705 UMKM
Peluang Kerja ke Jepang Terbuka, 96 Warga Cilegon Dibekali Bahasa Jepang

Mengenai sanksi yang tertuang dalam Surat Pernyataan Pasien Rawat Inap RSUD Kota Cilegon, yang menyatakan apabila dalam waktu 3 x 24 jam kerja masyarakat tidak dapat menyelesaikan persyaratan tersebut agar sanggup melakukan pembayaran rawat inap sebagai pasien umum, Kepala Dinas Kesehatan tidak menahu masalah itu karena aturan tersebut diberlakukan dari pihak BPJS sendiri.

Ketika ditanya dari mana orang tidak mampu membayar pembayaran itu, Ratih mengatakan masyarakat agar memahami kondisi ini dan memaklumi.

“Ya kan sudah dikasih keringanan, jadi wayahnya lah bayar kalau seandainya 3 hari tidak bisa memenuhi administrasi. Soalnya itu kan kebijakan dan aturan dari BPJS,” tuturnya.

Baca Juga

763 Mahasiswa Terima Bantuan Beasiswa Cilegon Juare
Pemkot Cilegon Siapkan Lahan 2.000 Meter Persegi untuk 53 PKL Bonakarta
Cegah Dampak Bencana Industri, DLH Cilegon Tekankan Pentingnya Mitigasi
BAZNAS Cilegon Buka Seleksi Pimpinan Periode 2026-2031, Ini Syaratnya

Ratih menambahkan, maksud dari berobat gratis hanya menggunakan KTP yaitu para pasien tidak perlu repot-repot membawa kartu BPJS apalagi kalau kartu tersebut hilang, hanya cukup membawa KTP saja.

“Ya karena sekarang bahkan di seluruh Indonesia diberlakukan, bagi peserta BPJS yang sudah terdaftar hanya cukup membawa KTP, karena kita hanya melihat NIK atau Nomor Induk Kependudukan. Sekarang di seluruh Indonesia bagi peserta BPJS boleh, hanya dengan membawa KTP saja. Jadi tetap, bagi yang belum terdaftar BPJS harus mendaftar terlebih dahulu dengan kurun waktu 3 hari,” pungkasnya. (Zar/Red)

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Tolak Bala, Kelurahan Gerem Gelar Pengajian Rutin
Artikel Berikutnya Camat Cilegon Minta Pegawai Tingkatkan Mindset dan Wawasan Nasional Di Awal Tahun
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Tanjung Priok Padat, PRAMARIN Dorong Banten Ambil Peluang Bisnis Kontainer

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan Ekonomi

Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan

PUB Salurkan 70 Ribu Bibit Tanaman untuk Baduy, Milad ke-8 Jadi Momentum Pelestarian Alam

Ratu Zakiyah Usulkan Tata Ruang Serang 2026-2046, Investor Bakal Dapat Kepastian

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Cilegon Dapat 91 Armada Sampah, LPS Sapu Bersih Dibentuk di 2 Kecamatan

Kota Cilegon

Bukan Cuma Warga Ciwandan, Pasien dari Anyer-Mancak Ikut Berobat ke Sini

Kota Cilegon

Cegah Kekerasan, PATBM Jadi Ujung Tombak Perlindungan Perempuan dan Anak di Cilegon

Kota Cilegon

Banyak Kecelakaan, Dishub Cilegon Siapkan Garis Kejut di 5 Titik JLS

Kota Cilegon

Waspada! Puskesmas Ciwandan Ungkap 10 Penyakit yang Banyak Menyerang Warga

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com