HARITA.ID – Walikota Cilegon Helldy Agustian sering menyampaikan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus membuat Inovasi dan dianjurkan Inovasi tanpa menggunakan APBD.
Anjuran yang kerap kali disampaikan Walikota Cilegon Lurah Ketileng Hilman Setiaji mengimplementasikan anjuran tersebut dengan membuat Sentra UMKM Kelurahan Ketileng tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
“Di Kelurahan ketileng banyak sekali UMKM, kurang lebih ada 400 pelaku UMKM, maka dari itu terpikir bagaimana agar UMKM di Kelurahan meningkat, saya membuat sentra UMKM untuk masyarakat ketileng, di depan kantor kelurahan Ketileng,” terangnya.
Terkait dengan biaya yang dikeluarkan, Hilman Setiaji Menyampaikan, selain dari biaya sendiri, ada dari sponsor yang mau mendukung Inovasi Suket.
“Bank BJB, BPRS sangat mendukung dengan perkembangan UMKM, maka dari itu, mereka mensuport baik materil atau non materil,” jelasnya.
Dirinya juga berharap ada dukungan dari Pemerintaj Cilegon, dari hal ini Dinas Pekeejaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) untum membantu memperbaiki kualitas jalan, sehingba bisa mendukung kemajuan Suket.
“Jalan menuju kelurahan Ketileng harus diperbaiki, karena fasitas jalan, mendukung dukungan utama Suket bisa berjalan,” harapnya.
Diterangkannya, bahwa fasilitas jalan yang baik, bisa mendukung perkembangan ekonomi masyarakat, khususnya mengenai UMKM.
“Saya berharap ada perbaikan fasilitas jalan, saya yakin jika ada perbaikan bisa meningkatkan ekonomi masyarakag,” terangnya. (Zar/Red)










