HARITA.ID – Sebuah rumah milik warga lingkungan buah dodol Kelurahan Suralaya di huni puluhan tahun ambruk total.
Untuk diketahui rumah tersebut milik bu sarsyiah yang merupakan perawan tua di lingkungan Rt 2 Rw 06.
Dikatakan,Bu Sarsyiah bahwa kejadian rumah roboh itu sekitar seminggu belakangan ini. Bahkan dari minggu belakangan tersebut kejadia roboh rumah miliknya di jam dini hari. Sehingga akan terjadi roboh, dia memberikan informasi kepadanya untuk menyelamatkan dia di dalam rumah.
“Kejadia kurang lebih sudah semingguan belakangan ini. Kejadian hari sabtu kemarin, di jam 1 atau jam 2 dini hari. Kala itu, saya ada di rumah sendirian dan ketika akan roboh saya menyampaikan informasi kepada saudara saya,”ucapnya di lokasi rumah roboh miliknya, Selasa 25 Juli 2023.
Diakui dia rumah miliknya itu merupakan rumah ahli waris turunan dari mendiang ibunya. Maka kata sarsyiah, dirinya hanya melanjutkan rumah tersebut dan dirawat olehnya. Karena kurangnya ekonomi, ia tak mampu merenovasi rumah tersebut. Sehingga terjadi kerusakan parah atau ambruk.
“Rumah roboh itu rumah ahli waris dari almarhum ibu saya. Saya di amanahi untuk menjaga. Makanya sempet tahun kemarin ada bantuan, tapi hanya batu bata saja. Belum seutuhnya di renovasi pemerintah setempat atau pihak industri. Karena saya kekurangan ekonomi,”terangnya.
Sementara itu, Dikatakan RT,Junedi bahwa pihaknya membenarkan telah terjadi rumah roboh di lingkunganya. Hal tersebut disebabkan karena rumah milik warganya mengalami rusak parah selama puluhan tahun yang di huni oleh warganya.
“Betul kemarin terjadi rumah roboh di lingkungan buah dodol. Di lingkungan rumah dodol itu merupakan milik rumah warganya yang bernama sarsyiah. Sarsyiah ini seorang perawan tua yang tidak mempunyai anak dan keseharianya seorang tani di lingkungan buah kedodol,”ujarnya.
Selain itu, Dikatakan dia bahwa pihakny baru terhitung dua bulan menjadi rt di lingkungan buah kedodol. Maka oleh sebab itu, dirinya baru melakukan pengajuan terkait renovasi rumah warganya. Termasuk juga, rumah milik warga yang merupakan perawan tua tersebut bukan tanah miliknya melainkan milik orang lain.
“Saya jujur di masa kepemimpinan saya di sini baru di angkat 2 bulan. Dan belum sempat mengajukan. Bahkan kemarin ada bedah rumah dan ternyata rumah milik perawan tua itu bukan milik sendiri. Melainkan milik orang,”terangnya.
Dia mengungkapkan rumah miliki bu sarsyiah ini karena telah di lama di huni olehnya. Bahkan sebelum olehnya sempat di huni oleh almarhum ibunya. Maka setelag ibunya meninggal bu sarsyiah melanjutkan peninggalan atau waris rumah dari almarhum ibunya
“Iyah roboh karena sudah lapuk aja. Dan karena sudah sekian puluhan tahun dan karena orang tuanya numpang di tanah orang lain. Dan orang tuanya meninggal ini dan di pakai oleh bu sarsyiah ini. Kemudian sampai tidak terurus oleh beliau karena tidak mampu sehingga terjadilah ambruk. Karena lapuk semua rumahnya. Ambruk abis rumah bu sarsyiah,”ungkapnya.
Diakhir, dia mengklaim telah melakukan komunikasi terkait. Baik dengan RT RW dan Kelurahan hingga kecamatan dalam memberikan wujud kongkritnya pemberian bantuan kepada bu sarsyiah.
“Jadi makanya masyarakat kan kita intansi terkait dari rt rw kelurahan iyah alhamdulillah gitu dan bansos maupun tagana juga sempat mengecek ke sini atau rumah milik bu sarsyiah dan alhamdulillah sebatas bantuan buat beliau sudah di kita salurkan,”tutupnya. (Zar/Red)




