HARITA.ID – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Cilegon mulai melakukan pelatihan terhadap puluhan anggota Pasukan Pengibaran Bendera (Paskibraka) Kota Cilegon. Pelatihan sendiri dilakukan setiap hari sampai dikukuhkannya terhadap Pasukan Pengibar Bendera.
Pelakasana Tugas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Cilegon Sri Widayati mengatakan, Pasukan Pengibaran Bendera (Paskibra) itu sesuai dengan peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 03 Tahun 2022 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Presiden nomor 51 tahun 2022 tentang program Pasukan Pengibar Bendera bahwa pelaksanaan program Paskibraka di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota berada dibawah Koordinasi BPIP melalui Kementerian yang menyelenggarakan urusan Pemerintahan Dalam Negeri.
“Jadi sejak terbitnya peraturan ini, maka Paskibraka yang semula ada di Dispora, maka untuk tahun ini berada di Badan Kesbang Pol,” katanya, Kamis (10/08/2023).
Sri menjelaskan, untuk tata cara seleksi anggota Paskibraka juga berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu pendaftaran peserta dilakukan secara online dimana pada saat pendaftaran pertama ada 232 peserta yang mengikuti seleksi administrasi dan kesehatan. Dari 232 orang ini, yang dinyatakan lolos 225 orang. Selanjutnya ada seleksi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia umum serta tes CAT dan yang menilai langsung dari BPIP.
“Dari yang dinyatakan lolos tes TWK, Intelegensia dan CAT ada 146. Kemudian dari 146 ini mengikuti kembali Tes seperti PBB, Samapta, dan Wawacara. Dari 146 ini berhasil diseleksi dan dinyatakan lulus menjadi 93 orang. Dari 93 orang ini, untuk menentukan siapa saja yang ikut menjadi calon Paskibra Kota Cilegon dilihat dari ranking (peringkat nilai) dan didapatlah sebanyak 56 orang,” jelasnya.
Sri mengaku, 56 orang ini diambil 10 orang untuk dikirim ke tingkat Provinsi, namun yang diambil hanya 5 orang mewakili Kota Cilegon dan saat ini sudah mulai masuk proses karantina.
“Saat ini juga untuk Pasukan Pengibar Bendera Kota Cilegon sudah masuk karantina dengan menginap di salah satu hotel dan mulai gabungan latihan bersama pasukan 45 hingga dikukuhkan di tanggal 15 Agustus mendatang. 56 anggota Paskibraka ini merupakan siswa SLTA kelas 10 dan kelas 11 dari utusan masing-masing sekolah baik di Kota Cilegon maupun diluar, bukan utusan daerah,” pungkasnya. (Red)







