HARITA.ID – Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pada program perpustakaan yang ada diseluruh kelurahan Kota Cilegon,Empat kelurahan di Kota Cilegon mendapatkan bantuan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dari Progam Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.
Kepala Bidang Pembinaan Perpustakaan pada DPK Kota Cilegon Atikoh menyampaikan bahwa pada kegiatan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial atau TPBIS ini merupakan program dari Perpustakaan Nasional atau Perpusnas.
Yang dimana kegiatan TPBIS ini merupakan kegiatan pendekatan kepada masyarakat dalam mengoptimalkan perpustakaan yang ada di setiap kelurahan di Kota Cilegon.
“Jadi kegiatannya nama dari pusat itu transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.Nah itu tuh memang lebih kepada pendekatan masyarakat secara langsung. Jadi bukan sekedar perpustakaan itu hanya membaca tapi mengoptimalkan kepada masyarakat bisa menjadi perpustakaan kepada ekonomi,”kata Kabid Pembinaan Perpustakaan DPK Kota Cilegon Atikoh Rabu 23 Agustus 2023.
Dikatakan Atikoh yang juga mantan Kabid Kominfo Kota Cilegon itu bahwa kegiatan TPBIS ini dianggarkan memakai dana APBD. Sehingga program dari Perpusnas itu memberikan sebuah bantuan kepada seluruh Kota dan Kabupaten dari progran Perpustakaan Berbasis Inklusi.
“Kalau kegiatanya dari TPPS itu untuk kita sendiri ada dari anggaran APBD. Tapi dari perpusnas mereka memberikan bantuan bantuan kepada kabupaten kota se Indonesia,”papar Atikoh.
Disampaikan Atikoh bahwa dari program Perpustakaan Berbasis Inklusi itu DPK Cilegon mengajukan sebanyak 7 perpustakaan.
Maka kata Dia, dari 7 pengajuanya Cilegon mendapatkan empat perpustakaan yang di setujui oleh Perpusnas.
“Tapi itupun dipilih dengan persyaratan tertentu. Kita waktu itu mengajukan 7 perpustakaan. Dan alhamdulillah empat perpustakaan di ACC oleh Perpusnas,”paparnya.
Atikoh mengungkapkan kegiatan Perpustakaan Berbasis inklubasi ini merupakan kegiatan trobosan yang digagas oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cilegon.
Oleh sebab itu,Atiko juga mengklaim kegiatan Perpustakaan Berbasis Inklubasi ini pernah di adakan, namun belum mendapatkan. Ditambah lagi tahun ini pihaknya bersyukur karena empat kelurahan yang ada di Cilegon mendapatkan bantuan dari Perpusnas.
“Sebenarnya ini sebuah trobosan iyah dan yang lama artinya kegiatanya ada tapi kita belum dapat. Dan empat kelurahan yang dapat itu Kelurahan Pabean, Kelurahan ketileng, Kelurahan Cikerai sama terakhir Ketileng,”paparnya.
Dijelaskan Atikoh dari empat kelurahan itu sendiri yang mendapatkan bantuan dari perpunas itu mereka akan mendapatkan bantuan dari perpustakaan nasional seperti Buku,TV, kemudian meja kursi dan terakhir komputer.
“Nah itu tuh sudah berjalan di awal awal tahun itu mulai pendataan. Kemudian yang baru dikirim ini baru buku. Dan itu tuh alhamdulillah kita juga bersyukur kalau di Cilegon juga bisa dapat dari program Perpusnas. Dan terpilih dari program Perpusnas dari empat kelurahan yang telah diajukan oleh kami,”pungkasnya.
Sementara itu,Yuyun Chaeriyah selaku Pustakawan Ahli Madya menyatakan bahwa dari empat kelurahan yang mendapatkan bantuan dari perpustakaan berbasis inklubasi ini pertama pihaknya melakukan sosialisasi dan pendampingan terhadap empat kelurahan itu. Bahkan, selain pendampingan mereka juga diberikan sosialisasi pemahaman terhadap program perpustakaan berbasis nasional.
“Setelah empat kelurahan itu terpilih itu dilakukan sosialisasi dulu ke jakarta. Dan kemudian setelah dilakukan sosialisasikan mereka dilatih untuk pengisian laporan,”katanya
Dijelaskanya di empat kelurahan itu yang mendapatkan bantuan dari Perpusnas mereka harus membuat laporan dan dalam kaitanya tentang perpustakaan mereka di suruh buat laporan.
“Dan empat kelurahan itu sudah dilatih tempatnya di aston khususnya kepada empat pengelola perpustakaan yang ada di kelurahan dilatih,”paparnya.
Diterangkanya dari empat kelurahan itu setelah diberikan sosialisasi dan pembekalan mereka mendapatkan bantuan ratusan judul buku untuk empat kelurahan yang memiliki perpustakaan. Ditambah lagi, dari empat kelurahan itu pun mereka sedang dijakarta karena sedang dievaluasi oleh perpusnas dan selanjutnya mereka juga akan dievaluasi juga dalam program selanjutnya di empat kelurahan yang mendapatkan bantuan dari Perpusnas.
“Kemarin sudah terkirim buku 150 judul. Perkelurahan 15 judul. Kemudian ini sekarang lagi dijakarta 4 kelurahan itu. Karena ada evaluasi kegiatan mereka sama evaluasi kegiatan selanjutnya seperti apa. Dan mungkin selanjutnya ada bantuan lagi dan bantuan itu secara bertahap. Kemarin buku dan menyusul ini TV dan terakhir komputer,”pungkasnya. (Zar/Red)







