HARITA.ID – Menjelang pelaksanaan Maulid Nabi yang akan digelar di hari kamis 28 September 2023,Komisi II DPRD Provinsi Banten klaim sejumlah harga pangan di Banten alami kenaikan yang signifikan.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Banten,Haji Oong bahwa, dalam terjadi kenaikan harga pangan di Banten, ia menyebutkan bukan hanya di Banten saja yang mengalami kenaikan. Namun, diseluruh wilayah Indonesia juga mengalami kenaikan.
Hal tersebut,kata Oong, karena disebabkan terjadinya dampak El Nino yang berkepanjangan. Sehingga dari beberapa stok pangan diluar mengalami gagal panen.
“Kenaikan harga pangan itu bukan hanya di Banten saja. Tapi diseluruh daerah indonesia juga mengalami kenaikan. Karena sebagian wilayah indonesia gagal panen akibat dampak El Nino. Sehingga ada sebagian juga yang gagal panen. Produksi kita juga menurun. Apalagi kebutuhan menjelang Maulid Nabi ini kan tinggih dan tidak di imbangi dengan pasokan yang cukup. Maka otomatis dampaknya kenaikan harga bahan pokok di pasar,” ungkap Oong saat dikonfirmasi melalui telphon seluler, Selasa 26 September 2023.
Dikatakan Oong, dari data yang dia himpun di komisi II DPRD Provinsi Banten menyebutkan semua pangan di Banten mengalami kenaikan.
Namun, hanya ada satu komoditas yang tak dapat terkendali. Seperti halnya beras yang kian hari mengalami kenaikan yang sangat tinggih.
“Hampir semuanya jenis pangan alami kenaikan cuman masih ada relatif yang terkendali. Termasuk juga yang tidak kenai itu beras. Kaya seperti cabe,bawang putih,bawang merah, dan lain sebagainya masih normal harganya. Dan tidak ada kenaikan yang signifikan,”tandasnya. (Zar/Red)









