HARITA.ID – Sebanyak 32 orang anak Sekolah Dasar Negeri Pendilan Kelurahan Panggung Rawi Kecamatan Jombang alami keracunan makanan.
Untuk diketahui keracunan makanan tersebut disebabkan karena ada salah satu oknum yang memberikan makanan ringan disaat jam istirahat.
Suyanti selaku Surveilans Epidemiologi
Dinkes Kota Cilegon membenarkan, pihaknya langsung merespon cepat terkait keracunan makan oleh anak murid di SD N Kependilan. Hal itu ia dapatkan dari aduan kepala sekolah. Sehingga tim Dinkes Cilegon dalam hal ini Tim Gerak Cepat (TGC) Puskesmas Jombang melakukan identifikasi terhadap puluhan anak yang mengalami keracunan.
“Kami dari tim TGC Puskesmas Jombang merespon cepat ke lokasi kejadian. Dan dari lokasi kejadian kami langsung melakukan pengecekan puluhan anak yang mengalami keracunan,”kata dia.
Masih kata dia, bahwa dari puluhan orang yang mengalami keracunan makanan itu disebabkan karena ada yang memberikan makanan kepada anak anak,sehinggga anak anak tersebut mengalami keracunan.
Maka untuk itu,Ia memaparkan terkait kasus keracunan makanan sedang didalami olehnya.
“Ada seorang yang tidak dikenal memberikan makanan di jam istirahat oleg anak anak SD Pendilan. Untuk itu kami sedang mendalami kasus tersebut dan masih kita kembangkan. Sehingga kita masih berkolaborasi BPOM Serang Banten untuk bisa dilakukan pemeriksaan terhadap apasih zat apasih yang bisa keracunan anak anak ini,”paparnya.
Sementara itu,ditempat yang terpisah Camat Jombang Burhanudin mengatakan, dengan mendapatkan kabar dugaan oknum yang memberikan makanan kepada puluhan siswa siswi di SD N Pendilan tersebut tengah dilakukan pendalaman.
“Iyah kalau berbicara masih tahap penyidikan. Dimana pada saat terjadi oknum tersebut tidak ada ditempat,”tandasnya.
Diakhir, Burhan juga meminta kepada seluruh guru dibawa lingkungan Kecamatan Jombang untuk berhati hati dalam menjaga dan mendidik anak muridnya. Sehingga kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi kepada seluruh guru di lingkunganya.
“Saya menghimbau kepada seluruh guru yang ada di Kecamatan Jombang untuk berhati hati lagi dan waspada kepada muridnya bila perlu disaat jam istirahat jangan keluar di area jam sekolah,”tandasnya. (Zar/Red)







