HARITA.ID – Menjelang musim penghujan, Karang Taruna Kecamatan Tirtayasa gelar bersih bersih sampah di sungai Ciujung.
Untuk diketahui, pencemaran plastik (plastik pollution) di perairan sungai ciujung-kecamatan Tirtayasa menjadi perhatian utama bagi masyarakat yang melintas di jalur Serang Utara dan menjadi prioritas dalam upaya penanggulangannya.
Dikatakan Sekjend Karang Taruna Kecamatan Tirtayasa Ujer bahwa pada proses pencemaran plastik termasuk ke dalam jenis pencemaran yang mengemukakan (energi poluttan) dan memiliki dampak besar bagi ekosistem dan habitat serta perairan di sebuah wilayah sungai Kecamatan Tirtayasa.
Untuk itu,Ujer menyebutkan dalam mengurangi peningkatan pencemaran plastik di sebuah wilayah perairan sungai Kecamatan Tirtayasa diakibatkan oleh semakin berkembangnya aktivitas manusia yang bermukim dan banyaknya masyarakat di masa sekarang lebih banyak menggunakan plastik sebagai wadah atau tempat makanan.
“Sampah plastik di perairan sungai kecamatan Tirtayasa berasal dari hulu sungai yaitu daerah Kecamatan Kragilan, Kecamatan lebakwangi, dan bermuara di daerah antara desa Kebon dan desa susukan kecamatan Tirtayasa,”kata Ujer.
Dijelaskan Ujer,sampah plastik yang yang bermuara di antara dua desa tersebut merupakan masalah serius sehingga banyak orang-orang yang melihat ketika melintas jalan di kecamatan Tirtayasa.
Diharapkan pemerintah kecamatan Tirtayasa untuk menginstruksikan kepada kepala desa untuk membuat pelatihan terkait sampah plastik, dan membuat pelatihan keterampilan mendesain alat teknologi terbaru penanganan sampah plastik di tingkat skala rumah tangga sebagai alternatif pengurangan sampah plastik.
“Peningkatan jumlah penduduk memberikan pengaruh besar di setiap pemukiman dan memberikan kontribusi jumlah timbunan sampah yang banyak jenis dan keberagaman sampah lainnya. Masih banyaknya masyarakat membuang sampah ke sungai tanpa memperhatikan dampak dari aktivitas tersebut,”harap Ujer.
Sementara itu, Camat Tirtayasa Tb. Yayat Wahyu hidayat, kegiatan ini lanjutan kegiatan bersih-bersih 10 hari kemarin mulai dari Kecamatan lebakwangi sampai Kecamatan Tirtayasa.
Namun penanganan sampah masih belum efektif dikarenakan sumber daya manusia kurang maksimal.
“Setelah tenaga sudah pada lelah, akhirnya kita berdiskusi panjang dengan para pemuda, kelompok tani, Pak camat dan orang-orang balai besar, untuk mencari solusi, alhamdulillah kita dapat solusi dari Balai besar (PUPR) mengirimkan alat berat untuk mengangkat sampah-sampah tersbeut. dan sedang dikerjakan hari ini,”harap Camat Tirtayasa Tb. Yayat Wahyu Hidayat. (Zar/Red)







