Harita.id
Sabtu, 3 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Al Muktabar Pastikan Ketahanan Pangan di Banten Terjaga dari Hulu Sampai Hilir
Daerah

Al Muktabar Pastikan Ketahanan Pangan di Banten Terjaga dari Hulu Sampai Hilir

admin
Diterbitkan: 5 Maret 2024
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar meninjau lokasi penangkaran benih padi kelompok tani mandiri Kampung Batu Jaya, Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Selasa 05 Maret 2024. Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan ketahanan pangan di Provinsi Banten aman dan terjaga baik dari hulu sampai hilir.

Al Muktabar mengungkapkan, bibit padi yang diproduksi di penangkaran itu kualitasnya sangat baik, apalagi jenis varietas yang dikembangkannya juga cukup banyak dan beragam. Potensi ini akan terus dioptimalkan sampai tingkat offtaker atau pasar dan pemerintah hadir di situ untuk memfasilitasi.

“Karena sebuah produk itu biasanya sangat tergantung dari kualitas bibitnya selain ada juga faktor pupuk. Nah, di sini, itu semua sudah ada, tinggal bagaimana membangun ekosistem produksinya agar tidak hanya dari tingkat hulunya saja yang baik, tapi juga sampai tingkat hilirnya,” kata Al Muktabar.

Al Muktabar juga meminta OPD terkait untuk bisa memfasilitasi kelompok tani mandiri itu sampai tingkat pasar yang merupakan ujung dari faktor produksi. Untuk sasaran tahap pertama, bisa dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan bibit padi di dalam daerah terlebih dahulu.

“Apalagi saat ini isu pangan sudah menjadi keluhan dunia dan berpengaruh besar terhadap posisi kita di dunia internasional. Negara yang kuat pangannya sangat dihormati oleh dunia, dan kita punya potensi itu,” imbuhnya.

Baca Juga

Bukan Sekadar Obati Warga, Puskesmas Ciwandan Diganjar Penghargaan Berkat Cegah Anemia-Stunting
JLS Cilegon Rawan Kecelakaan, Pemkot Siapkan Penutupan U-Turn
54.475 Warga Cilegon Kantongi IKD, Hampir 49 Ribu Lagi untuk Kejar Target
Parkir Semrawut di Bonakarta Bikin Warga Resah, Dishub Cilegon Turun Tangan

“Kita juga akan minta pelibatan Perguruan Tinggi untuk bisa berperan dalam peningkatan kualitas benih bibit padi. Termasuk bagaimana agar para pemuda kita tertarik menjadi petani,” sambungnya.

Faktor produksi lainnya yang juga menjadi konsen Pemprov Banten adalah perbaikan saluran irigasi. Ini penting dilakukan mengingat sebagian besar persawahan di Provinsi Banten merupakan tadah hujan. Maka dari itu, sumber-sumber air yang ada harus terus ditingkatkan.

“Memang tidak bisa mengairi semuanya, nanti kita hitung berapa persen yang bisa diairi dari irigasi yang ada. Kita segera menyusun agenda itu ke depan. Irigasi dan infrastruktur akan kita tuntaskan,” jelasnya.

Baca Juga

Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi
Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal
Menggalakkan Semangat Jurnalistik, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Hadir Berbagi Motivasi di JBS Cilegon
Pelajar Apresiasi Workshop dan Pelatihan Jurnalistik SMSI Kota Cilegon

Sementara, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid mengaku akan segera menindaklanjuti apa-apa yang menjadi arahan dari Bapak Pj Gubernur Banten Al Muktabar kaitannya dengan peningkatan produksi benih padi di Provinsi Banten secara umum, termasuk juga hilirisasi dari produksi benih padi itu.

“Pak Pj Gubernur meminta agar nilai tambah itu harus ada di kelompok tani, jangan di perusahaan. artinya, para penangkar benih padi itu harus dipersiapkan untuk menjual produknya dalam bentuk jadi atau kemasan kepada offtaker bukan calon benihnya yang mereka jual. Sehingga selain menjual bibit, ada nilai tambah juga yang didapatkan petani,” ujarnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Untuk menuju ke arah situ, Agus mengaku akan melakukan koordinasi dengan lembaga usaha, baik itu dengan BUMN, BUMD atau mungkin dengan Perguruan Tinggi dan sebagainya.

“Kita akan mulai kolaborasikan,” ucapnya.

Dikatakan Agus, saat ini jumlah penangkaran benih padi yang ada di Provinsi Banten itu kurang lebih sekitar 2.100 kehtar, dan kebutuhan benih kita dalam setahun sekitar 10 ribu ton atau dengan kata lain 2/3 kebutuhan dari produksi lokal kita sudah tercukupi, terlebih ada tambahan benih dari bantuan pemerintah pusat.

“Saya segera akan membuat proses bisnis benih bibit padi ini, pada rangkaian mana itu ada nilai tambah di petani. Sehingga selain mereka menerima nilai tambah, stok bibit didalam daerah aman, juga kita bisa memberikan kontribusi kepada nasional,” pungkasnya.

Baca Juga

SMSI Cilegon Adakan Workshop dan Pelatihan, Cetak Jurnalis Siber Masa Depan
Monev DPPK Cabang Juara, Balai Warga Periuk Disiapkan Jadi Ruang Publik Warga
Monev Program DPPK, Pemkot Cilegon Pastikan Pembangunan Balai Warga Berjalan Baik
Pemkot Cilegon Minta Proyek Wankai Dihentikan Sementara
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Libatkan 92 Peserta MTQ di 6 Kelurahan, Kecamatan Cibeber Bidik Perwakilan Tilawatil Qur’an Di Kecamatan Wakili Tingkat Kota
Artikel Berikutnya Siapkan Infrastruktur Layanan Dasar Masyarakat, Al Muktabar Bangun Ruas Jalan Ciparay-Cikumpay
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin

Pemkot Cilegon Genjot PAD, Lahan Sawah 20 Hektare Jadi Sumber Cuan Daerah

Pedagang Pasar Kranggot Dukung Penataan Parkir, Ada Satu Syarat

Peresmian PW Mathla’ul Anwar Papua Barat Daya dan Papua Barat Dihadiri Wakil Gubernur

Siap-Siap! Karang Taruna Banten Gelar Perayaan HUT ke-66 di Tangsel: Ada Jalan Sehat, Bazar UMKM dan Doorprize

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional

Kota Cilegon

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kota Cilegon

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Kota Cilegon

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

Kota Cilegon

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com