Harita.id
Senin, 12 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Cegah Stunting, Diskominfosatik Kabupaten Serang Gandeng KIM
Daerah

Cegah Stunting, Diskominfosatik Kabupaten Serang Gandeng KIM

admin
Diterbitkan: 27 Agustus 2024
Bagikan
3 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID- Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) Kabupaten Serang, menggandeng Komunitas Informasi Masyarakat atau KIM dari kecamatan hingga desa untuk pencegahan anak mengidap stunting. Upaya dilakukan untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Serang.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik (Kabid KIP) pada Diskominfosatik Kabupaten Serang, Ahmad Jajuli usai Pembinaan  dan Pemberdayaan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dalam rangka penurunan stunting di Kabupaten Serang di Lapangan Tenis Indoor pada Selasa, 27 Agustus 2024.

Jajuli mengatakan, kegiatan pembinaan di fasilitasi oleh Diskominfo SP Banten karena provinsi punya agenda pembinaan KIM. Melalui Kabupaten Serang ini mengundang beberapa KIM tujuannya terkait dengan penurunan stunting. ”Tadi sudah di diskusi bersama, teman-teman KIM sangat tertarik,”ujarnya.

Sebenarnya, kata Jajuli, tidak 100 persen KIM bertugas untuk melakukan pencegahan stunting karena bukan tim kesehatan, kedua memang dia berlatar belakang sesuai dengan Peraturan  Bupati (Perbup) Serang tentang pembentukan KIM hanya orang-orang yang di anggap penggiat atau aktif di media sosial (medsos).

”Karena memang tujuannya informasi. Jadi apa pun tidak terkait stunting saja, kebetulan temanya stunting jadi memang kita menitip pesan kepada teman-teman untuk sama-sama menginformasikan tentang stunting ke masyarakat di desa,”katanya.

Baca Juga

Dari Konsolidasi ke Kolaborasi, HIPKA Banten Dorong Pengusaha Berdaya Saing
Kabupaten Serang Genap 500 Tahun, Pemprov Banten Dorong Sinergi Pembangunan
76,69 Hektare Permukiman Kumuh Masih Tersisa di Cilegon, Akses Damkar Jadi Kendala
500 Tahun Kabupaten Serang, Ratu Zakiyah Kenang Perjuangan Sultan hingga KH Syam’un

Namun tidak lepas dari itu semua, sambung Jajuli, bahwa peran KIM apa pun yang di informasikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mereka bisa menginformasikan kembali ke masyarakat bawah di tingkat desa.
Sesuai dengan ketentuan, jelasnya, KIM menjadi corong informasi dari Diskominfosatik Kabupaten Serang karena pembinanya Haerofiatna selaku kepala dinas yang selalu menyampaikan bahwa KIM adalah sebagai perwakilan Kominfo di tingkat kecamatan dan desa. ”Tentunya apa yang menjadi fungsi kominfo itu dibantu dan di terapkan oleh KIM tingkat desa dan kecamatan,”terangnya.

Jajuli menegaskan, jika peran KIM bersifat aktif dalam memberikan informasi. Banyak feedback para KIM meng-unggah kembali berita-berita yang ada di KIM melalui media sosial mereka. ”Mereka pun menginformasikan ke Pemda Serang dalam hal ini ke kominfo terkait dengan kegiatan-kegiatan yang ada di desa dan kecamatan masing-masing,”tuturnya.

Sekadar diketahui, berdasarkan hasil kinerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Serang, pada tahun 2019 angka stunting masih tinggi yakni 37 persen dan turun menjadi 26,2 persen pada 2022. Untuk tahun 2023 kembali mengalami penurunan menjadi 23,9 persen.

Baca Juga

Tak Ingin Ada Lagi Krisis Air, Pemkot Cilegon Kejar Tuntas Jaringan Pipa Merak
Pemkot Cilegon Mulai Tindak Parkir Liar, PKL hingga Balap Liar Pekan Depan
Disdukcapil Cilegon Jemput Bola, 141 Personel Polres Aktifkan IKD
Cilegon Dapat 91 Armada Sampah, LPS Sapu Bersih Dibentuk di 2 Kecamatan

Turut hadir dan membuka Pembinaan  dan Pemberdayaan KIM dalam rangka penurunan stunting di Kabupaten Serang dari Diskominfo SP Banten, Mansur. Adapun sebagai narasumber menghadirkan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, dokter Enik Utmawati, dan Akademisi dari Untirta Banten, Ikhsan Ahmad. (Zhar/Red).

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Pemkab Serang dan Yayasan Astra Teken PKS Peningkatan Kualitas Guru
Artikel Berikutnya Pasca Deklarasi, Airin-Ade Dapat Dukungan Partai Gelora
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

PB Mathla’ul Anwar Gandeng Kemnaker Perluas Akses Kerja dan Wirausaha

Pemprov Banten Pastikan APBD 2027 Fokus pada Kesejahteraan Warga

Citangkil Cilegon Masuk Zona Merah Narkoba, 88 ASN Jalani Tes Urine

Cilegon Temukan Potensi Transaksi Restoran Tak Terlapor, Sistem Real-Time Dipasang

Citangkil Zona Merah Narkoba, 240 Pegawai Wajib Tes Urine

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Rp10 Miliar Digelontorkan untuk Infrastruktur Cilegon, Jalan hingga Trotoar Dibenahi

Kota Cilegon

Cilegon Dapat 91 Sarana Pengangkut Sampah, Ada 59 Cator hingga Compactor

Kota Cilegon

Sering Jadi Titik Kecelakaan, U-Turn JLS Cilegon Akhirnya Ditutup

Kota Cilegon

Cek Kesehatan Gratis ke Sekolah, Puskesmas Ciwandan Temukan Siswa Buta Warna

Kota Cilegon

Ngopi Sambil Bahas Kesehatan, Cara Puskesmas Ciwandan Edukasi Warga

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com