HARITA.ID — Program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Jamian, pekerja kuli serabutan warga Lingkungan Jangkar Sukun, Kelurahan Tegalratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, kini baru mencapai 60 persen.
Perbaikan rumah tersebut merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0623/Cilegon yang menyasar rumah warga kurang mampu di wilayah Kota Cilegon.
Meski pengerjaan belum rampung, Jamian mengaku senang dan bersyukur rumahnya kini mulai diperbaiki menjadi lebih layak huni.
Sebanyak 10 rumah warga yang tersebar di sejumlah kelurahan di Kota Cilegon turut direnovasi melalui program TMMD tersebut.
Babinsa Kelurahan Tegalratu, Serkda Badrudin, bersama Serka Syarif terus melakukan monitoring pembangunan rumah Jamian agar pengerjaan berjalan sesuai target.
“Saya didampingi Serka Syarif melaksanakan monitoring renovasi Rutilahu TMMD ke-128 Kodim 0623/Cilegon milik rumah Bapak Jamian di Lingkungan Jangkar Sukun RT 15 RW 04, Kelurahan Tegalratu, Kecamatan Ciwandan,” kata Badrudin kepada wartawan, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, proses renovasi ditargetkan selesai sebelum penutupan TMMD pada 22 Mei 2026 mendatang.
“Kita perbaiki rumah Pak Jamian yang pekerjaannya kuli serabutan, saat ini progres pembangunan baru mencapai 60 persen,” ujarnya.
Selain pembangunan jalan, Tim Wasev juga meninjau dua unit Rutilahu di Kelurahan Suralaya. Program tersebut merupakan bentuk kolaborasi dan sinergi antara Kodim 0623/Cilegon dengan PT Indonesia Power dalam membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak.
Bagi Jamian, bantuan renovasi rumah tersebut menjadi harapan besar di tengah keterbatasan ekonomi yang selama ini membuatnya sulit memperbaiki tempat tinggalnya sendiri.
(Adv*)











