Harita.id
Rabu, 9 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » HUT RI ke-81 di Cilegon, Robinsar: Kemerdekaan Harus Diterjemahkan dalam Kerja Nyata dan Pelayanan untuk Rakyat
Kota Cilegon

HUT RI ke-81 di Cilegon, Robinsar: Kemerdekaan Harus Diterjemahkan dalam Kerja Nyata dan Pelayanan untuk Rakyat

admin
Diterbitkan: 17 Agustus 2026
Bagikan
7 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Semangat merah putih berkibar kuat di Alun-Alun Kota Cilegon saat Pemerintah Kota Cilegon menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Namun peringatan tahun ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Di balik derap langkah pasukan upacara dan penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih, terselip pesan kuat tentang arah pembangunan Kota Cilegon ke depan.

Wali Kota Cilegon Robinsar yang bertindak sebagai inspektur upacara mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan kemerdekaan sebagai energi untuk bekerja lebih keras, melayani lebih baik, dan membangun daerah secara bersama-sama.

Di hadapan unsur Forkopimda, veteran pejuang, ASN, tokoh masyarakat, pemuda, hingga kalangan industri, Robinsar mengingatkan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini bukanlah hadiah yang datang begitu saja. Kemerdekaan lahir dari darah, air mata, dan pengorbanan para pahlawan yang rela mempertaruhkan jiwa demi tegaknya Republik Indonesia.

“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya. Kemerdekaan lahir dari perjuangan, pengorbanan dan semangat para pahlawan yang rela memberikan jiwa dan raganya untuk bangsa dan negara,” tegas Robinsar.

Menurut Robinsar, bentuk perjuangan setiap zaman selalu berubah. Jika generasi terdahulu mengangkat senjata melawan penjajah, maka generasi saat ini menghadapi tantangan yang berbeda, yakni bagaimana menghadirkan kesejahteraan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memastikan pelayanan publik berjalan maksimal.

Baca Juga

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Robinsar Turun Langsung Bagikan Masker ke Warga Cilegon
Pasar Baru Kranggot Bakal Digandengkan dengan Swasta, Pemkot Cilegon Kejar Penataan dan Pengelolaan Lebih Profesional
Fajar Hadi Prabowo: Atasi Kemiskinan Cilegon dengan Pemberdayaan, Bukan Sekadar Bantuan
Dilantik Jadi Sekda Cilegon, Ahmad Aziz Dorong ASN Kompak dan Satu Langkah

Bagi Robinsar, kemerdekaan tidak cukup dirayakan dengan upacara dan pemasangan bendera semata. Kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Kalau dahulu para pahlawan berjuang dengan mengangkat senjata, maka tugas kita hari ini adalah mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata. Kita harus bekerja, berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan arah kepemimpinannya dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia menekankan bahwa seluruh program pembangunan harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat, bukan sekadar memenuhi target administratif.

Baca Juga

Dewan Pendidikan Cilegon Luncurkan Dompet Pendidikan, Syaiful: Jangan Ada Anak Putus Sekolah karena Biaya
Dokumen Dinilai Lengkap, Cilegon Tinggal Tunggu Hasil Penilaian Keterbukaan Informasi
Pokmas Panggung Rawi Tuntaskan Tiga Titik Pembangunan SABAN JUARE, Warga Penerima RTLH Kini Bisa Tidur Nyaman
Disporapar Cilegon Permudah Sewa Lapangan Bola, Tarif Rp2 Juta untuk 2 Jam

“Jangan sampai apa yang kita kerjakan hanya selesai secara administrasi, tetapi manfaatnya tidak dirasakan oleh masyarakat. Ukuran keberhasilan pemerintah adalah ketika masyarakat merasakan kehadiran pemerintah,” katanya.

Dalam momentum kemerdekaan itu, Robinsar juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara agar menjadikan jabatan sebagai sarana pengabdian, bukan sekadar posisi birokrasi.

Ia meminta ASN di lingkungan Pemkot Cilegon meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sebab, menurutnya, wajah pemerintah sesungguhnya tercermin dari bagaimana masyarakat menerima pelayanan setiap hari.

“Layani masyarakat dengan baik, dengan hati dan dengan penuh tanggung jawab. Jadikan jabatan dan pekerjaan kita sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Pesan tersebut menjadi relevan di tengah tuntutan publik yang semakin tinggi terhadap kualitas pelayanan pemerintah. Kemerdekaan, dalam konteks modern, tidak lagi hanya berbicara soal kedaulatan negara, tetapi juga bagaimana negara hadir memberikan rasa keadilan dan kesejahteraan kepada rakyatnya.

Dalam pidatonya, Robinsar juga menekankan bahwa pembangunan Kota Cilegon tidak mungkin dilakukan oleh pemerintah semata. Sebagai kota industri strategis nasional, Cilegon membutuhkan sinergi seluruh pihak mulai dari dunia usaha, akademisi, tokoh agama, pemuda hingga masyarakat umum.

Baca Juga

HUT ke-65 Pramuka, Wawali Cilegon Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Generasi Muda
Aktivasi IKD Cilegon Baru 7 Persen, Robinsar Kejar Target 30 Persen September
Pegawai Pemkot Cilegon Curhat soal Hari Bebas Kendaraan: Dinilai Ganggu Mobilitas dan Bikin Boros
Wali Kota Cilegon Hadiri Peresmian Pabrik Dongsuh Chemical, Dorong Industri Libatkan Warga Lokal

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan dukungan masyarakat, dunia usaha, akademisi, pemuda, tokoh agama dan seluruh elemen yang ada di Kota Cilegon. Mari kita bangun Cilegon secara bersama-sama,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah berbagai perbedaan yang ada. Menurutnya, keberagaman bukanlah penghalang, melainkan modal besar untuk mempercepat pembangunan daerah.

“Jangan sampai perbedaan menjadi penghalang bagi kita untuk maju. Justru perbedaan harus menjadi kekuatan. Mari kita jaga persatuan, kita perkuat gotong royong dan kita bangun rasa memiliki terhadap Kota Cilegon,” katanya.

Pada bagian akhir amanatnya, Robinsar memberi perhatian khusus kepada generasi muda. Ia menilai pemuda memiliki posisi strategis dalam menentukan wajah Cilegon dan Indonesia di masa depan.

Di era digital dan persaingan global yang semakin ketat, generasi muda dituntut memiliki kemampuan, kreativitas, dan keberanian untuk berinovasi.

“Anak-anak muda Cilegon harus memiliki semangat untuk maju. Tingkatkan kemampuan, manfaatkan teknologi dan terus berkarya. Masa depan Cilegon dan Indonesia ada di tangan generasi muda,” tegasnya.

Menurut Robinsar, semangat kemerdekaan harus menjadi bahan bakar bagi lahirnya generasi unggul yang mampu membawa Cilegon menjadi kota yang semakin kompetitif, maju, dan berdaya saing.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan dari tindakan-tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

Menurut Fajar, cinta tanah air tidak harus diwujudkan melalui hal-hal besar. Menjaga simbol negara, menghormati bendera merah putih, dan menanamkan rasa bangga terhadap Indonesia merupakan bentuk nyata mengisi kemerdekaan.

“Mengisi kemerdekaan menurut saya dari hal kecil saja bisa memberikan kontribusi. Tidak hanya merayakan pada saat 17 Agustus, tapi menaruh merah putih itu ke mana pun kita berada, setiap ke mana pun melangkah, dan memberikan rasa cinta tanpa syarat kepada bangsa dan negara ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa nasionalisme tidak boleh bersifat musiman. Semangat cinta tanah air harus hidup dalam keseharian masyarakat, baik dalam pekerjaan, pendidikan maupun kehidupan sosial.

Apresiasi terhadap pesan yang disampaikan Wali Kota juga datang dari Ketua Dewan Pendidikan Kota Cilegon, Syaeful Bahri. Ia menilai amanat tersebut menjadi panggilan moral bagi seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama membangun Cilegon.

Menurutnya, Kota Cilegon harus menjadi rumah bersama yang nyaman bagi semua kalangan, tempat masyarakat saling mendukung dan tumbuh bersama.

“Jadikan Cilegon rumah kita bersama yang saling mensupport, saling mendukung. Karena membangun Cilegon bukan hanya tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Syaeful juga menyoroti pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama mewujudkan visi pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh masyarakat mendukung gerakan pendidikan melalui semangat ‘Cilegon Mendidik, Sedanten Terdidik’ sebagai bagian dari cita-cita besar menghadirkan Cilegon Juara.

Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Cilegon akhirnya menjadi lebih dari sekadar peringatan sejarah. Di tengah semangat merah putih yang berkibar, terselip harapan agar kemerdekaan tidak berhenti sebagai simbol, melainkan menjadi kekuatan kolektif untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik, pembangunan yang lebih merata, serta masa depan yang lebih sejahtera bagi seluruh masyarakat Kota Cilegon.

(Red*)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Seleksi Ketat Berbuah Prestasi, 55 Paskibraka Kabupaten Serang Resmi Dikukuhkan
Artikel Berikutnya Wakil Wali Kota Cilegon Sapa Peserta Upacara, Momen Humanis Warnai HUT ke-81 RI
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Dilantik, Bupati Serang Minta Pengurus GOW Beri Perempuan Penguatan Inklusif Mencegah KDRT

Terima Duta Bahasa Banten, Gubernur Andra Soni Dukung Program Pencegahan Kekerasan Verbal di Sekolah

Wujud Nyata Program Presiden Atasi Darurat Sampah, 1.161 Ton Sampah di Banten Bakal Dijadikan Energi Listrik

Groundbreaking Pembangunan PSEL Desember 2026, Bupati Serang Siap Penuhi Pasokan 400 Ton Sampah

Gubernur Banten Andra Soni Dorong Pergerakan Ekonomi dari Bawah

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Pemkot Cilegon Finalisasi Juknis DPWKel 2027, Banjir hingga RTLH Jadi Prioritas

Kota Cilegon

Cilegon Bersholawat Hadirkan Habib Syech, Ribuan Jamaah Diprediksi Padati Alun-Alun

Kota Cilegon

Wakil Wali Kota Cilegon Sapa Peserta Upacara, Momen Humanis Warnai HUT ke-81 RI

Kota Cilegon

Tak Cuma Jago di Kota Sendiri, UMKM Cilegon Bersiap Menaklukkan Pasar Belanda

Kota Cilegon

HKG PKK ke-54, Robinsar Dorong Kader Jadi Penghubung Program Pemerintah dengan Masyarakat

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com