HARITA.ID – Guna mengantisipasi kebencanaan memasuki Natal dan Tahun Baru (Nataru), Wali Kota Cilegon Helldy Agustian intruksikan BPBD Kota Cilegon untuk mengatasi kebencanaan di Kota Cilegon.
Hal itu menurut, Helldy Agustian bahwa ada 3 hal yang ditakutkan dirinya terjadi di Cilegon.
“Ada 3 hal yang saya takutkan terjadi di Cilegon, yang pertama bencana alam, yang kedua bencana industri dan ketiga adalah bencana alam yang mengakibatkan bencana industri, oleh karena itu saya mengucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak penyelenggara atas dipercayanya Kota Cilegon sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan simulasi ini,” katanya, Sabtu 26 November 2022.
Lebih lanjut, Helldy mengatakan kesiapsiagaan bencana penting untuk dilakukan sebagai langkah antisipasi bila terjadi bencana.
“Mari kita berinvestasi kesiapsiagaan pada pra bencana, agar dampak bencana yang timbul dapat di tekan, dampak ekonomi lebih murah, dan bermanfaat bagi keberlangsungan usaha dan mata pencaharian masyarakat,” katanya.
Oleh karena itu, Helldy mengintruksikan kepada BPBD Kota Cilegon untuk melakukan penyampaian kesiapsiagaan bencana yang lebih luas.
“Kebijakan arus utama yang harus didorong dan dikawal oleh semua pihak adalah program pengurangan risiko bencana dengan memberikan peringatan kesadaran dan kewaspadadaan masyarakat terhadap ancaman bencana, BPBD Kota Cilegon memiliki peran untuk menyampaikan kesiapsiagaan secara luas kepada masyarakat,” tegasnya.
“Oleh karenanya saya perintahkan kepada badan penanggulangan bencana daerah Kota Cilegon agar pada setiap tanggal 26 Desember untuk melakukan simulasi kesiapsiagaan bencana yang lebih luas dengan berbagai skenario ancaman yang ada di Kota Cilegon,” imbuhnya. (Zar/Red)










