HARITA.ID – Sebanyak 16 Kelurahan dan 3 Kecamatan di Kota Cilegon di waspadai oleh BNN Kota Cilegon.
Hal itu terungkap oleh Kepala BNN Kota Cilegon, Raden Fadjar bahwa dalam data yang ia himpun di BNN Kota Cilegon bahwasanya dari 16 kelurahan menjadi titik sentral olehnya. Hal itu mengingat, tingkat kewaspadaan pada rawan penyala gunaan Narkotik sering kerap terjadi di Kota Cilegon.
“Dari 16 Kelurahan itu yang di waspadai oleh BNN Kota Cilegon terdiri dari, 8 kelurahan yang diwaspadai dan 8 yang menjadi siaga oleh BBN Kota Cilegon bahkan, terakhir juga Kecamatan ada 3 titik yang menjadi titik waspada oleh BNN Kota Cilegon,” ujar Raden kepada wartawan, Selasa 31 Januari 2023.
Selain itu masih kata Raden bahwa dari 16 kelurahan dan 3 kecamatan yang di waspadai oleh BNN Kota Cilegon berharap kepada Pemerintah Kota Cilegon untuk intervensi dalam menjalankan sinergitas kampung bersih narkoba di Kota Cilegon.
“Kami berharap intervensi BNN Cilegon bersama dengan Pemkot Cilegon untuk mewujudkan Cilegon bersih narkoba tadi dengan di bantu oleh Pemerintah Kota Cilegon dan jajaranya,” harapnya.
Dijelaskan Raden bahwa dalam bersinergi mewujudkan Kampung Bersih Narkoba di 16 Kelurahan itu menjadi pr bagi para lurah dan camat yang menjadi amanah di wilayah masing-masing. Oleh karenanya, kata Raden meminta kepada pemerintah setempat baik dari kelurahan maupun kecamatan dan rt rw untuk berkolaborasi dalam memberantas narkotika di Kota Cilegon.
“Yang mempunyai wilayah adalah pak camat dan pak lurah. Maka oleh sebab itu kami berharap kolaborasi ini bisa mengjasilkan hal yang terbaik dengan mewujudkan Cilegon bersinar. Dalam hal pencegahan peredaran gelap Narkotika di wilayah Kota Cilegon,” tuturnya.
“Artinya kita menyampaikan kerawanan itu masih ada pada penyala gunaan Narkotika,” pungkasnya. (Zar/Red)










