HARITA.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon menyebutkan delapan kecamatan di Kota Cilegon alami banjir di Tahun 2023.
Kepala BPBD Kota Cilegon,Suhendi mengatakan bahwa dalam menghadapi musim penghujan tentunya pihaknya telah mendata atau menghimpun beberapa wilayah atau kecamatan yang menjadi potensi rawan banjir.
Untuk itu,Suhendi menyebutkan dari beberapa kecamatan yang ada di Cilegon hampir seluruh kecamatan di Cilegon menjadi rawam banjir.
“Yang potensi banjir itu ada di daerah cibeber,jombang,citangkil,ciwandan,pulomerak. Dan itu yang rawan terjadinya banjir,”kata Suhendi saat diwawancarai awak media,Senin 13 November 2023.
Dijelaskan Suhendi,dari delapan kecamatan yang ada di Cilegon yang bakal mengakibatkan potensi banjir itu disebabkan karena banyaknya padat penduduk, dan juga terkikisnya serapan air sehingga di beberapa wilayah potensi mengalami banjir.
“Iyah karena cibeber ini aliran sungai perumahan semakin kecil dan padat penduduk juga disana. Karena memang aliran airnya juga dari hulunya juga banyak. Sedangkan untuk di Ciwandan karena banyak resapan resapan airnya yang berkurang,”jelasnya.
“Adapun untuk Pulomerak ketika biasanya air lautnya itu naik biasanya aliran sungainya berkurang. Seperti di daerah sungai medaksa. Dan juga termasuk Citangkil juga sama seperti daerah daerah industri,”kata Suhendi.
Suhendi juga meminta kepada seluruh masyarakat agar menjaga lingkungan sekitar dalam menghadapi musim penghujan.
“Kita menghimbau kepada masyarakat dalam menghadapi musim hujan ini yang pertama ini,kita sama sama harus menjaga lingkungan. Dan jangan buang sampah sembarangan ke sungai,juga hati hati. Bahkan biasanya kalau hujan itu jalanya juga licin. Dan bahkan pohon pohon yang kira kira berbahaya tumbang atau dahanya yang patah juga mohon untuk dipotong,”paparnya. (Zar/Red)










