HARITA.ID – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPA) Kota Cilegon bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cilegon akan terus meningkatkan Indek Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) di Kota Cilegon.
Salah satunya yakni, dengan membuat pojok Baca Digital (POCADI) di kantor Kejari Cilegon.
Kepala DPK Kota Cilegon, Ismastullah mengatakan, selain mengandeng Kejari Cilegon dengan membuat POCADI dalam meningkatkan IPLM itu pihaknya secara rutin setiap hari Senin membuka layanan literasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIA Kota Cilegon.
“Dengan demikian, peningkatan literasi itu selain dilakukan dikalangan masyarakat namun juga dilakukan terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang ada di Lapas Cilegon,”kata Ismatullah.
Selain itu, pihakya juga akan mengaktifkan kembali 34 Taman Baca Masyarakat (TBM) yang ada di Kota Cilegon. Meski demikian, Ismatullah mengaku belum semua kalangan di Kota Cilegon disentuh untuk meningkatkan minat baca dianatranya yakni, seperti dunia usaha dan dunia insdustri di Cilegon.
Dimana setelah dilakukan pendataan, dari 250 industri yang ada di Cilegon baru ada 10 industri yang memiliki perpustakaan. Oleh karena itu, dirinya mengaku akan memotivasi 240 industri yang lainya yang belum memiliki Perpustakaan.
“Dengan cara menggelar lomba dongeng, membaca puisi dan lain sebagainya. Dengan demikian, angka IPLM di Kota Cilegon terus meningkat dan sesuai dengan target yang ditentukan,”tuturnya.
Adapun capaian IPLM di Kota Cilegon saat ini, Ismatullah menyampaikan, naik 100 persen lebih dari 9.04 persen menjadi 18,60 persen atau naik sekitar 134 persen. Oleh karena itu, Ismatullah mengaku bersama dengan Kejari Cilegon dan beberapa stakeholder terkait lainya akan terus meningkatkan IPLM tersebut. (Zar/Red)










