HARITA.ID — Pemerintah Kota Cilegon meresmikan proyek pipanisasi air untuk irigasi sawah di Lingkungan Sukalila, Kelurahan Panggung Rawi, Kecamatan Jombang, Rabu (6/5/2026). Program ini merupakan bagian dari Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 0623 Cilegon.
Peresmian dilakukan oleh Wali Kota Cilegon, Robinsar, bersama jajaran TNI dan sejumlah pemangku kepentingan daerah. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Dandim 0623 Cilegon Letkol Inf Imam Buchori, perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBSWC3) Serang, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Eva Sarifah, serta unsur Forkopimcam Jombang dan kelompok tani setempat.
Robinsar mengatakan pembangunan pipanisasi menjadi langkah strategis untuk menjawab persoalan ketersediaan air di sektor pertanian. Menurutnya, keberadaan infrastruktur irigasi yang memadai menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas dan stabilitas hasil panen.
“Pipanisasi ini merupakan upaya memastikan distribusi air lebih merata dan berkelanjutan bagi lahan pertanian,” kata Robinsar dalam sambutannya.
Ia menambahkan, proyek tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap musim, sekaligus menekan risiko gagal panen akibat kekeringan.
Pemerintah Kota Cilegon, lanjut dia, mendorong penguatan ketahanan pangan melalui sinergi lintas sektor. Keterlibatan TNI, instansi vertikal, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
“Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi semua pihak,” ujarnya.
Sejumlah kelompok tani di wilayah tersebut menyambut positif pembangunan pipanisasi. Infrastruktur ini dinilai dapat meningkatkan intensitas tanam dan mendukung kualitas hasil produksi pertanian.
Meski demikian, Robinsar mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Ke depan, Pemkot Cilegon berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor pertanian melalui pembangunan infrastruktur, pendampingan petani, serta pemanfaatan teknologi pertanian.
Program pipanisasi dalam TMMD ini menjadi salah satu upaya konkret di tingkat daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya melalui penguatan sistem irigasi di wilayah pertanian.
(ADV*)







