Harita.id
Jumat, 2 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Ombudsman RI Nilai Pelayanan Publik Pemkot Cilegon Berkualitas Tinggi, Raih Skor Tertinggi di Banten
Kota Cilegon

Ombudsman RI Nilai Pelayanan Publik Pemkot Cilegon Berkualitas Tinggi, Raih Skor Tertinggi di Banten

admin
Diterbitkan: 13 Mei 2026
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Pemerintah Kota Cilegon kembali mencatat capaian positif dalam sektor pelayanan publik. Berdasarkan hasil penilaian Ombudsman RI Tahun 2025, Kota Cilegon berhasil meraih predikat kualitas tinggi dengan nilai 85,12 poin. Capaian tersebut menjadi indikator bahwa kualitas layanan publik di lingkungan Pemkot Cilegon dinilai semakin baik sekaligus mendapat tingkat kepercayaan masyarakat yang cukup tinggi.

Penilaian itu disampaikan langsung Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten, Fadli Afriadi saat menghadiri agenda penyampaian hasil opini Ombudsman RI Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan dari BPOM di Aula Setda II Kota Cilegon, Senin 11 Mei 2026.

“Hasil penilaian kami, Kota Cilegon mendapatkan nilai kualitas tinggi dengan angka 85,12 poin. Artinya pelayanan yang diberikan sudah sangat baik dan tingkat kepercayaan masyarakat juga cukup tinggi,” ujar Fadli.

Menurut Fadli, pola penilaian Ombudsman tahun ini mengalami perubahan signifikan dibanding periode sebelumnya. Jika sebelumnya penilaian hanya berfokus pada tingkat kepatuhan standar pelayanan, kini Ombudsman memberikan opini menyeluruh terhadap potensi maladministrasi pelayanan publik yang dilakukan pemerintah daerah.

Ia menjelaskan, penilaian dilakukan melalui empat dimensi utama, yakni input, proses, output, dan pengelolaan pengaduan masyarakat.

Baca Juga

Menggalakkan Semangat Jurnalistik, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Hadir Berbagi Motivasi di JBS Cilegon
Pelajar Apresiasi Workshop dan Pelatihan Jurnalistik SMSI Kota Cilegon
SMSI Cilegon Adakan Workshop dan Pelatihan, Cetak Jurnalis Siber Masa Depan
Monev DPPK Cabang Juara, Balai Warga Periuk Disiapkan Jadi Ruang Publik Warga

Pada dimensi input, Ombudsman menilai kompetensi aparatur, pengetahuan petugas pelayanan, hingga kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Sementara dimensi proses menitikberatkan pada pelaksanaan pelayanan publik yang sesuai standar dan bebas dari praktik maladministrasi.

Adapun pada dimensi output, Ombudsman menilai hasil implementasi Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang dijalankan pemerintah daerah. Sedangkan aspek pengaduan menyoroti keterbukaan kanal aduan masyarakat serta kecepatan tindak lanjut terhadap laporan yang masuk.

“Kami juga melihat bagaimana pemerintah membuka kanal pengaduan dan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat. Ini penting untuk menjaga kualitas pelayanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah,” katanya.

Baca Juga

Monev Program DPPK, Pemkot Cilegon Pastikan Pembangunan Balai Warga Berjalan Baik
Pemkot Cilegon Minta Proyek Wankai Dihentikan Sementara
Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional
TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Fadli menambahkan, pengelolaan pengaduan masyarakat di Kota Cilegon dinilai cukup baik dengan capaian 9 poin dari total maksimal 13 poin. Meski demikian, ia menilai masih diperlukan penguatan kapasitas tim pengelola aduan agar lebih adaptif menghadapi karakter masyarakat yang semakin kritis.

Menurutnya, kecepatan respons pemerintah menjadi faktor penting agar masyarakat lebih memilih menggunakan kanal resmi pengaduan dibanding meluapkan keluhan di media sosial.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kami berharap setiap pengaduan bisa direspons cepat dan tepat. Ketika tindak lanjutnya baik, maka kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah juga akan meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menyebut nilai yang diraih Kota Cilegon menjadi yang tertinggi di Provinsi Banten meski seluruh daerah sama-sama memperoleh predikat kualitas tinggi.

“Alhamdulillah, Cilegon mendapat kualitas tinggi dan berdasarkan informasi dari Ombudsman, nilai Kota Cilegon menjadi yang tertinggi di Banten,” ungkap Aziz.

Ia mengatakan, capaian tersebut akan menjadi motivasi bagi Pemkot Cilegon untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pengelolaan pengaduan masyarakat melalui kanal resmi pemerintah.

Baca Juga

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat
Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja
60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman
Mahasiswa Demo Soroti APBD Cilegon, Robinsar Buka Ruang Dialog

Salah satu inovasi yang kini terus didorong adalah penggunaan aplikasi Super Apps Cilegon Juare sebagai sarana penyampaian kritik, saran, dan aduan masyarakat secara digital.

“Kami berharap masyarakat menyampaikan aduan melalui kanal resmi agar dapat segera ditindaklanjuti. Setiap pengaduan bukan berarti pelayanan buruk, justru menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” tuturnya.

Aziz juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Cilegon agar lebih responsif terhadap setiap laporan masyarakat. Menurutnya, budaya respons cepat harus menjadi bagian dari reformasi pelayanan publik yang terus dibangun pemerintah daerah.

Ke depan, Pemkot Cilegon juga mulai mempersiapkan peningkatan pelayanan di sektor infrastruktur. Sebab, penilaian Ombudsman tahun 2026 akan mulai menyasar kualitas layanan infrastruktur, termasuk penanganan jalan rusak dan fasilitas publik lainnya.

“Pelayanan infrastruktur sedang kami tingkatkan, termasuk respons terhadap aduan jalan rusak maupun persoalan fasilitas umum lainnya. Kami ingin setiap laporan masyarakat bisa ditindaklanjuti lebih cepat agar tingkat kepercayaan publik terus meningkat,” pungkasnya.

(Red*)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya “Siap Jenderal, Saya Juga Ikut Mengecat untuk Warga Saya”, Aksi Robinsar di Lokasi TMMD Jadi Sorotan
Artikel Berikutnya Puluhan Warga Ikut Operasi Katarak Gratis, TMMD Kodim 0623 Cilegon Bantu Warga Kembali Melihat Jelas
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin

Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi

Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal

Pemkot Cilegon Genjot PAD, Lahan Sawah 20 Hektare Jadi Sumber Cuan Daerah

Pedagang Pasar Kranggot Dukung Penataan Parkir, Ada Satu Syarat

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Rizki Dorong Anggaran Cilegon Lebih Tepat Sasaran, PAD Jadi Perhatian

Kota Cilegon

Pemkot Cilegon Siapkan Kuota 763 Penerima Program Beasiswa Cilegon Juare 2026

Kota Cilegon

Sate Bandeng Cilegon Didorong Naik Kelas, Kualitas hingga Legalitas Jadi Perhatian

Kota Cilegon

Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Robinsar Bersama PWI-SMSI Turun dalam Pencarian

Kota Cilegon

Pemkot Cilegon Benahi Data UHC, Ribuan Penerima Tak Lagi Layak Masih Tercatat

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com