Harita.id
Minggu, 8 November 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • tips&trik
  • krisdayanti
  • berita kecanduan gadget
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Dahnil Ceritakan Filosofi Berdirinya Ormas Matahari Pagi Indonesia
Nasional

Dahnil Ceritakan Filosofi Berdirinya Ormas Matahari Pagi Indonesia

admin
Diterbitkan: 9 Agustus 2026
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID– Salah satu pendiri Matahari Pagi Indonesia (MPI), Dahnil Anzar Simanjuntak, menceritakan kisah awal berdirinya organisasi tersebut.

Kata Dahnil yang kini menjabat Ketua Majelis Pertimbangan Pengurus Pusat MPI, gerakan ini lahir dari kebiasaan rapat pagi hari setelah lari subuh, dan kemudian wadah gerakan ini dideklarasikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 18 November 2023 di Rumah Kertanegara.

“Ketika diinisiasi, itu memang gerakan politik. Gerakan politik untuk Presiden Prabowo Subianto,” kata Dahnil dalam pelantikan PW MPI Banten di Kota Serang, Sabtu (8/8/2026).

Menurutnya, MPI digagas berempat bersama Agus Andrianto, Prof. Reda Manthovani, dan Yusuf Hamka alias Babah Alun. Nama Matahari Pagi dipilih karena semua pertemuan para pendiri dilakukan pagi hari.

“Tidak pernah ada pertemuan yang dilakukan dini hari atau tengah malam. Akhirnya disepakati, timbang bingung-bingung, mudah nyebutnya, kami sepakat gerakan kita namanya Gerakan Matahari Pagi,” ujar Dahnil, yang kini menjabat sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah RI.

Baca Juga

Soroti Polemik Status Hukum Suket Penyetaraan Ijazah, DPP Himpunan Pemuda Al-Khairiyah Desak Gibran Mundur dari Jabatan Wakil Presiden
HPN Bukan Milik Satu Organisasi, Pemecatan Firdaus Jadi Alarm Kesetaraan Pers
Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan
Wagub Banten Achmad Dimyati Hadiri Resepsi Putri Ketum SMSI, Doakan Pengantin Jadi Keluarga Sakinah

Kini, kata Dahnil, MPI bertransformasi menjadi Ormas Sosial Kebudayaan dengan filosofi “fastabiqul khairat” atau berlomba-lomba memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat.

Menurut Dahnil, MPI juga mengusung filosofi kepemimpinan “accumulative advantage” ala Presiden Prabowo. Filosofi itu berarti mengambil dan mengakumulasi kebaikan dari setiap era kepemimpinan.

“Presiden Prabowo itu kalah jadi Presiden hampir empat kali. Semua orang yang mau jelekin beliau, ada di kabinet. Tapi Pak Prabowo enggak pernah jelekin pendahulu beliau. Beliau ingin mengakumulasikan kebaikan-kebaikan. Kebaikan era Soekarno diambil, era Soeharto diambil, sampai era Jokowi,” jelasnya.

Baca Juga

PB Mathla’ul Anwar Gandeng Kemnaker Perluas Akses Kerja dan Wirausaha
Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin
Peresmian PW Mathla’ul Anwar Papua Barat Daya dan Papua Barat Dihadiri Wakil Gubernur
Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

Ia menegaskan, Matahari Pagi Indonesia itu simbolisasi harapan.

Seperti matahari pagi yang kualitasnya terbaik untuk kesehatan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

MPI harus jadi kelompok yang memberikan sinar dan kontribusi terbaik.

Dalam Islam disebut fastabiqul khairat, memaksimalkan perbuatan baik.

MPI Banten sendiri sebelumnya telah menjalankan aksi bersih-bersih rumah ibadah lintas agama dan meluncurkan program “Makan Bahagia Gratis” tanpa APBN/APBD.

(Red*)

Baca Juga

Dirut Bank Aceh Raih SMSI Aceh Award: Penggerak Ekonomi Daerah melalui UMKM dan Industri Kreatif
Dewan Pers Siapkan Rapat Bersama Konstituen Bahas HPN 2027, AMSI Dukung Usulan SMSI di Jakarta
Hadir di Dewan Pers, Hasyim Djojohadikusumo Ingatkan Media Jangan Sesatkan Publik
JAM-Intel Kejagung Apresiasi Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Resmi Dikukuhkan, PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Fokus Bangun Gerakan Sosial Berbasis Optimisme 
Artikel Berikutnya Sekda Serang Titip Pesan ke Pramuka yang Berangkat ke Jamnas: Jaga Fisik dan Mental
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Berebut Kursi Kadis Kominfo Cilegon, Tb Sofat: Malu Kalau Tidak Optimistis

Musim Hujan Mengintai, Disperindag Cilegon Sisir Drainase Pasar Rakyat

Ribuan Santri Meriahkan Senam Santri HSN 2026, GP Ansor Cilegon Perkuat Kebersamaan

Dukung Klinik KDMP Layani BPJS, GEMA MA Ingatkan Syarat FKTP dan Peran Apoteker : Perluas Akses, Jangan Turunkan Mutu

Disperindag Cilegon Wajibkan Pedagang Pasar Pakai QRIS, Blok F Jadi Uji Coba

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Nasional

Jembatan Merah Putih Presisi di Bayah Diresmikan, Gubernur Banten Andra Soni Hadir Bersama Forkopimda

Nasional

Resmi Dikukuhkan, PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Fokus Bangun Gerakan Sosial Berbasis Optimisme 

Nasional

Ketum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Himbau Kepada Pengurus dan Anggota Ikut PKPA Atau Pendidikan Mediator

Nasional

Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik

Nasional

Guru Besar Ilmu Politik Sebut Presiden Prabowo Tegak Lurus pada Konstitusi, Tidak Ada Ruang untuk Intervensi Hukum

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com