Harita.id
Rabu, 14 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Cegah Dampak Bencana Industri, DLH Cilegon Tekankan Pentingnya Mitigasi
Kota Cilegon

Cegah Dampak Bencana Industri, DLH Cilegon Tekankan Pentingnya Mitigasi

admin
Diterbitkan: 13 Oktober 2026
Bagikan
3 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Sekitar 200 industri di Kota Cilegon disebut telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) tanggap darurat untuk mengantisipasi potensi bencana, termasuk yang dipicu kegagalan teknologi industri. Meski demikian, kesiapsiagaan tersebut perlu terus diperkuat melalui koordinasi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pengendalian Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, Deni Yuliandi, saat mengapresiasi penyelenggaraan Seminar Nasional Antisipasi Bencana Akibat Kegagalan Teknologi dalam rangka Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB), Selasa (13/10/2026).

Menurut Deni, seminar tersebut relevan dengan karakteristik Kota Cilegon sebagai kawasan industri, perdagangan, dan jasa. Keberadaan ratusan industri membuat upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana perlu menjadi perhatian bersama.

“Kami mengapresiasi pelaksanaan seminar nasional ini karena sangat tepat diselenggarakan di Kota Cilegon. Mengingat Cilegon merupakan kota industri dengan sekitar 200 industri, kegiatan ini tentunya sangat bermanfaat,” ujar Deni seusai menjadi moderator seminar nasional tersebut.

Ia menjelaskan, seminar yang berlangsung selama satu hari itu dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan pelaku industri, praktisi kebencanaan, BPBD Provinsi Banten, BPBD Kota Cilegon, hingga elemen masyarakat, termasuk pengurus lingkungan dan pelajar.

Baca Juga

BAZNAS Cilegon Buka Seleksi Pimpinan Periode 2026-2031, Ini Syaratnya
76,69 Hektare Permukiman Kumuh Masih Tersisa di Cilegon, Akses Damkar Jadi Kendala
Tak Ingin Ada Lagi Krisis Air, Pemkot Cilegon Kejar Tuntas Jaringan Pipa Merak
Pemkot Cilegon Mulai Tindak Parkir Liar, PKL hingga Balap Liar Pekan Depan

Keterlibatan berbagai unsur tersebut dinilai penting untuk memperluas pemahaman mengenai risiko bencana akibat kegagalan teknologi sekaligus membangun kesiapsiagaan lintas sektor.

Deni mengatakan, berdasarkan perspektif DLH, industri di Kota Cilegon telah memiliki SOP untuk menangani kondisi darurat. Rencana kesiapsiagaan tersebut juga tercantum dalam dokumen lingkungan masing-masing perusahaan.

“Saya melihat industri yang ada di Kota Cilegon sudah memiliki SOP terkait tanggap darurat masing-masing. Dalam dokumen lingkungan perusahaan juga telah direncanakan langkah-langkah untuk mengantisipasi keadaan darurat,” katanya.

Baca Juga

Disdukcapil Cilegon Jemput Bola, 141 Personel Polres Aktifkan IKD
Cilegon Dapat 91 Armada Sampah, LPS Sapu Bersih Dibentuk di 2 Kecamatan
Bukan Cuma Warga Ciwandan, Pasien dari Anyer-Mancak Ikut Berobat ke Sini
Cegah Kekerasan, PATBM Jadi Ujung Tombak Perlindungan Perempuan dan Anak di Cilegon

Meski demikian, keberadaan SOP dan dokumen perencanaan perlu diikuti dengan pelaksanaan yang konsisten. Koordinasi antarpihak, sosialisasi kepada masyarakat, serta pemahaman mengenai prosedur keselamatan menjadi bagian penting dalam mengantisipasi dampak apabila terjadi keadaan darurat di kawasan industri.

Terlebih, risiko bencana akibat kegagalan teknologi tidak hanya berkaitan dengan operasional perusahaan, tetapi juga berpotensi berdampak terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitarnya. Karena itu, kesiapsiagaan perlu dibangun secara terpadu, tidak hanya di lingkungan industri, tetapi juga di tingkat pemerintah dan masyarakat.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Melalui seminar nasional tersebut, DLH Cilegon berharap kesadaran terhadap potensi bencana akibat kegagalan teknologi semakin meningkat. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan dalam membangun sistem mitigasi dan penanganan bencana yang lebih terkoordinasi di Kota Cilegon.

(Red*)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya BAZNAS Cilegon Buka Seleksi Pimpinan Periode 2026-2031, Ini Syaratnya
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

SMSI Siap Kawal Pembangunan Berdampak Bagi Masyarakat Banten

26 Tahun Provinsi Banten, Banten Bergerak, Maju Berdampak

Dari Konsolidasi ke Kolaborasi, HIPKA Banten Dorong Pengusaha Berdaya Saing

PB Mathla’ul Anwar Gandeng Kemnaker Perluas Akses Kerja dan Wirausaha

Pemprov Banten Pastikan APBD 2027 Fokus pada Kesejahteraan Warga

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Citangkil Zona Merah Narkoba, 240 Pegawai Wajib Tes Urine

Kota Cilegon

Rp10 Miliar Digelontorkan untuk Infrastruktur Cilegon, Jalan hingga Trotoar Dibenahi

Kota Cilegon

Cilegon Dapat 91 Sarana Pengangkut Sampah, Ada 59 Cator hingga Compactor

Kota Cilegon

Sering Jadi Titik Kecelakaan, U-Turn JLS Cilegon Akhirnya Ditutup

Kota Cilegon

Cek Kesehatan Gratis ke Sekolah, Puskesmas Ciwandan Temukan Siswa Buta Warna

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com