Harita.id
Jumat, 4 September 2026
  • News Room
    • Politik
    • Olahraga
    • Nasional
    • Pariwisata
    • Bisnis
  • Daerah
    • Kota Serang
    • Kota Cilegon
    • Tangerang Raya
  • Editorial
  • Opini
  • Sosbud
  • Wawancara
  • Video
    • Photo
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Bisnis
  • Daerah
  • Kota Cilegon
  • Kota Serang
  • Lebak
  • Pandeglang
  • Tangerang Raya
  • Featured
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • DPRD Provinsi Banten
  • Wawancara
Search
  • News Room
    • Politik
    • Olahraga
    • Nasional
    • Pariwisata
    • Bisnis
  • Daerah
    • Kota Serang
    • Kota Cilegon
    • Tangerang Raya
  • Editorial
  • Opini
  • Sosbud
  • Wawancara
  • Video
    • Photo
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Warga Pilih Layangkan Surat Terbuka,Aksi Unjuk Rasa ke PT Indomarco Prismatama
Lebak

Warga Pilih Layangkan Surat Terbuka,Aksi Unjuk Rasa ke PT Indomarco Prismatama

admin
Diterbitkan: 7 Februari 2021
Bagikan
6 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

Lebak – Aksi unjuk rasa yang rencananya akan melibatkan ribuan masa ke PT. Indomarco Prismatama DC Lebak tertunda. Sehingga, warga Desa Cibuah, Kecamatan Warunggunung memilih jalan alternatif untuk menyampaikan kekecewaannya terhadap perusahaan tersebut, melalui surat terbuka yang rencananya akan ditujukan kepada Mentri Ketenagakerjaan (Menaker) dan Presiden Republik Indonesia dalam waktu dekat.

“Aksi unjuk rasa ini merupakan aksi jilid kedua dan akan digelar pada pekan ini. Namun, karena belum mendapatkan izin aksi. Sehingga, kita undurkan sementara dan kami merencanakan untuk menyampaikan kekecewaan terhadap PT. Indomarco melalui surat terbuka yang ditujukan kepada Menaker dan Presiden Republik Indonesia,” ujar Agus Sapta mewakili warga Desa Cibuah di kediaman kepala desa setempat, Minggu (7/2/2021).

Menurut Agus, manajemen PT Indomarco Prismatama DC Lebak dinilai sudah keluar dari komitmen tertulis yang dibuat pada Tanggal 20-September-2017 lalu, tentang Nota Kesepahaman atau Memorandum Of Understanding yang disetujui oleh tokoh masyarakat Cibuah.

“Dari surat kesepakatan tersebut, ada empat poin yang didalamnya menyebutkan jika pada poin kesatu, pihak pertama bersedia untuk menggunakan tenaga kerja dari masyarakat setempat untuk kegiatan usahanya. Kemudian di poin kedua, pihak pertama bersedia menjalankan program Corporate Social Responcibility (CSR) di wilayah lokasi usahanya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ungkapnya.

Sedangkan poin ketiga tambah Agus, pihak pertama bersedia untuk melaksanakan pengelolaan lingkungan dan peduli lingkungan disekitar lokasi usahanya. Serta pada poin terakhir, pihak pertama akan melakukan koordinasi dengan pihak kedua selaku kepala desa jika akan melakukan kegiatan di lingkungan setempat.

Baca Juga

Puluhan Tahun Berjalan Kaki Mengabdi Untuk Pendidikan, PPPK di Lebak ini Akhirnya Punya Motor Setelah Videonya Viral 
SMSI Banten Dorong Obyek Wisata Pantai Sawarna Semakin Dikenal di Kancah Dunia
Lesman Bangun Kembali Pimpin SMSI Banten, Siapkan Program Strategis untuk Kemajuan Organisasi
Warga Citorek Tengah Antusias Sambut Peluncuran Program Gubernur Banten Andra Soni

“Dalam waktu dekat kami akan buat surat terbuka dan menuntut aktivitas PT. Indomarco Prismatama dihentikan dan dicabut izin operasionalnya,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Cibuah Dayat menjelaskan bahwa pihaknya sudah berupaya menindaklanjuti keluhan dari warganya. Bahkan, pemerintah desa sudah melakukan pemanggilan secara bertahap selama tiga kali kepada perusahaan tersebut.

“Sudah kita panggil melalui surat untuk mengajak musyawarah dengan duduk bersama. Namun, dari perusahaan tidak ada tanggapan,” jelas Kades.

Baca Juga

Pemprov Banten Sambut Roadshow Bus KPK di Kabupaten Lebak
Kakanwil BPN Banten Meminta Agar Komunikasi Publik Lebih Ditingkatkan
Iwan Kurniawan Letakan Batu Pertama Pembangunan Jalan Desa Sukadaya Kabupaten Lebak
Lebak 2024-2029: Membangun Bersama, Sejahtera Bersama

Ungkap Dayat, menyusul belum adanya tanggapan dari perusahaan. Sehingga ia bersama anggota Badan Permusyawaratan Desa atau BPD mendatangi PT. Indomarco Prismatama untuk menyampaikan beberapa keluhan dari masyarakat Desa Cibuah.

“Di perusahaan tersebut kami jelaskan dan menyampaikan keluhan dan keinginan warga dengan salah seorang perwakilan perusahaan, yakni Pak (RD). Kemudian, kata RD dirinya akan segera menyampaikan persoalan ini kepada pimpinannya yang berada di pusat,” ungkapnya.

Mengenai izin aksi, tambah Dayat, tentu pihaknya bukan menghalangi keinginan warganya untuk menyuarakan aspirasinya. Namun, karena saat ini adanya kebijakan yang menerapkan untuk larangan berkerumun. Sehingga, aksi tersebut tidak diizinkan.

“Saya tidak melarang dan berniat menghalangi aksi unjuk rasa. Tapi, kita sudah berupaya untuk duduk bersama dengan perusahaan. Namun, hingga saat ini belum ada tanggapan,” terangnya..

- Advertisement -
Ad imageAd image

Di tempat berbeda, Anggota BPD Cibuah Abdul Nasir menegaskan jika aksi unjuk rasa jilid kedua ini benar akan menggunakan masa yang banyak.

“Aksi tersebut dilakukan, karena warga merasa kesal dengan sikap manajemen perusahaan yang diduga tidak memprioritaskan warga setempat dalam merekrut tenaga kerja. Beberapa kali masyarakat mengajukan permohonan kerja dan ending akhirnya hanya sampai interview atau wawancara. Setelahnya tidak ada kabar lagi,” katanya.

Baca Juga

Pj Bupati Lebak dan Forkopimda Cek Ketersediaan Pangan di Pasar dan Gudang Bulog
Pj Gubernur Banten Al Muktabar Resmikan 21 Sarpras Pendidikan di Kabupaten Lebak
Pj Gubernur Banten Al Muktabar Salurkan Bantuan Sosial Untuk Masyarakat Kabupaten Lebak
Al Muktabar Minta Fasilitas Kesehatan RSUD Malingping Ditingkatkan

Pada intinya, desa sudah melakukan upaya mediasi antara warga dengan perusahaan. Namun, karena hingga saat ini belum adanya tanggapan. Tetapi upaya ia bersama BPD dan Pemdes Cibuah akan terus berupaya mencari solusi yang terbaik.

Disinggung soal seberapa banyak kegiatan penyaluran CSR dari perusahaan kepada masyarakat setempat yang diketahui oleh desa, Abdul menegaskan jika pihaknya belum menerima informasi jika perusahaan tersebut memberikan CSR terhadap warga di lingkungan Cibuah.

“Hingga saat ini tidak adanya koordinasi jika PT Indomarco Prismatama memberikan CSR. Namun, perusahaan lainnya yang berada di Desa Cibuah sudah banyak berkontribusi terhadap masyarakat kami,” jelasnya.

Menanggapi adanya penundaan aksi unjuk rasa di PT. Indomarco Prismatama DC Lebak, Wijaya mantan aktivis di Kabupaten Lebak mengatakan, jika aksi unjuk rasa terus ditunda, tentu pihak perusahaan tidak akan jera dan selalu menganggap mudah di wilayah tersebut.

“Saya mendukung jika adanya aksi besar-besaran ke PT Indomarco Prismatama. Sebab, cashback perusahaan terhadap warga tidak ada,” ujarnya.

Namun, tambah Wijaya saat ini tidak boleh menggelar aksi dengan jumlah masa yang berlebihan.

“Jika perusahaan tidak konsisten dengan komitmennya, alangkah baiknya pemerintah daerah turun tangan untuk memfasilitasi keluhan warganya dan memberikan sanksi terhadap perusahaan.

Menurutnya, penyaluran CSR yang dibebankan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan serta kesejahteraan masyarakat, tentu perusahaan wajib memberikan dana CSR mencapai 2 persen 2,5 persen atau persen dari keuntungan perusahaan disetiap tahunnya.

“Jika perusahaan masih berniat untuk berinvestasi di Lebak, tentu perhatikan dan prioritaskan warga di lingkungan usahanya. Dan apabila mengabaikan hal tersebut, kami tidak akan tinggal diam dan mendesak untuk mencabut kembali izin operasionalnya,” tandasnya.

Di hubungi melalui sambungan aplikasi WhatsAppnya, MO salah seorang perwakilan di PT Indomarco Prismatama DC Lebak, belum memberikan tanggapan. Meski, sudah disampaikan melalui pesan singkat,”ujarnya.

Sementara, Anggota Komisi IV DPRD Lebak, Agus Ider Alamsyah meminta terhadap perusahaan agar tidak mencari keuntungan semata di Lebak. Namun, harus memprioritaskan warga setempat, karena jika tidak memiliki dukungan dari lingkungan warga sekitar, tentu perusahaan tidak akan berjalan.

“Seharusnya, perusahaan tidak hanya sekedar memburu keuntungan semata, melainkan juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Agus Rambo. (Dm)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya 1.640 Perawat Di Lebak Sudah Divaksin Covid-19
Artikel Berikutnya Peringatan HPN 2021, PWI Lebak dan SMSI Hari Ini Gelar Talk Show
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Dewan Pers Siapkan Rapat Bersama Konstituen Bahas HPN 2027, AMSI Dukung Usulan SMSI di Jakarta

Pasar Baru Kranggot Bakal Digandengkan dengan Swasta, Pemkot Cilegon Kejar Penataan dan Pengelolaan Lebih Profesional

Pemkab Serang Hadirkan Aku Desa Digital Optimalisasi Pelayanan Dasar Publik

Fajar Hadi Prabowo: Atasi Kemiskinan Cilegon dengan Pemberdayaan, Bukan Sekadar Bantuan

Dilantik Jadi Sekda Cilegon, Ahmad Aziz Dorong ASN Kompak dan Satu Langkah

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Lebak

Pj Bupati Lebak Curhat Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Perencanaan Kecamatan Rangkasbitung dan Bayah ke Kementrian ATR

Lebak

Jadi Keterbatasan Anggaran di Pemkab Lebak, Iwan Kurniawan Singgung BNPB Agar Dukung Percepat Pembangunan Lahan Relokasi

Lebak

Sekda Lebak Budi Santoso Sampaikan Amanat Mentri Agama RI, Diantaranya Berikan Pelayanan Umat Beragama dan Netralitas ASN Hadapi Pemilu 2024

Lebak

Hadiri Perayaan Natal Bersama, Pj. Bupati Lebak Ajak Jaga Kerukunan Umat Beragama

Lebak

BEM Universitas Setia Budhi Rangkasbitung Deklarasikan Pemilu Damai 2024 Tanpa Hoax

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com