Harita.id
Senin, 12 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Kabupaten Serang Siaga AKI dan AKB
Daerah

Kabupaten Serang Siaga AKI dan AKB

admin
Diterbitkan: 26 Juli 2019
Bagikan
3 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

SERANG,-Pemerintah Kabupaten Serang menggelar penggalangan komitmen percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi tahun 2019 di aula Tb Suwandi, Selasa (25/06/2019). Hal itu dilakukan karena saat ini Kabupaten Serang masuk dalam kondisi siaga I AKI dan AKB.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah SE, M.Ak, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Dr Sri Nurhayati dan sebagai pemateri Bupati Kulonprogo Dr Hasto Wardoyo, SP.OG. 

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menyebutkan hingga Juni 2019, angka kematian ibu sudah mencapai 43 kasus dan angka kematian bayi 83 kasus. Oleh karena itu, Kabupaten Serang saat ini masuk kategori siaga I AKI dan AKB.

Ia mengatakan, jumlah tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Untuk membantu menekan angka tersebut, pihaknya sengaja mendatangkan mantan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo untuk memberi penjelasan mengenai penanganan AKI dan AKB. Hasto dianggap sosok yang sudah berhasil menekan AKI dan AKB di wilayahnya. “Biar semua mendengar bahwa tugas ini bukan hanya tugas dinkes, puskesmas atau tenaga medis saja semuanya agar bergerak,” ujarnya.

Dirinya sepakat dengan paparan Hasto Wardoyo bahwa salah satu upaya menangani AKI dan AKB adalah dari struktural SDM seperti jumlah dokter, bidan, perawat dan lainnya. Sedangkan untuk Kabupaten Serang saat ini jumlahnya masih terbilang kurang.

Baca Juga

Dari Konsolidasi ke Kolaborasi, HIPKA Banten Dorong Pengusaha Berdaya Saing
Kabupaten Serang Genap 500 Tahun, Pemprov Banten Dorong Sinergi Pembangunan
76,69 Hektare Permukiman Kumuh Masih Tersisa di Cilegon, Akses Damkar Jadi Kendala
500 Tahun Kabupaten Serang, Ratu Zakiyah Kenang Perjuangan Sultan hingga KH Syam’un

Selain itu kata dia, anggaran di Kabupaten Serang saat ini pun masih tarik menarik dengan kebutuhan alokasi pendidikan dan infrastruktur. Dengan kondisi ini, infrastruktur diarahkan pula pada kesehatan seperti perbaikan puskesmas dan melengkapi peralatannya.

Sementara Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengatakan, untuk mengatasi AKI dan AKB yang pertama harus membangun sistem integritas antar stakeholder, seperti dinas dengan camat, desa dan tokoh masyarakat.  “Saya sampaikan tadi sebetulnya ada karakter negatif dari PNS yang rangkap menjadi pejabat membuat sistem tidak jalan. Artinya ketika di Kulonprogo masih tinggi (AKI dan AKB) kita lihat karakter pejabat yang susah dikritik, sombong, mau seenaknya sendiri itu tidak bisa harus di downgrade dulu,” ujarnya.

Hasto mengatakan, pada prinsipnya mencegah kematian itu harus dengan rasa, hati dan kesungguhan. Kemudian jika melihat Kabupaten Serang, yang perlu ditingkatkan adalah sistemnya. Dimana harus ada sense of crisis. “Tapi ini sudah terbangkitkan tadi camat dan tokoh masyarakat. Saya rasa itu sudah terbentuk, setelah ini dibuat surat edaran pembagian tugas kalau ini dijalankan insyaalah sukses,” ucapnya.

Baca Juga

Tak Ingin Ada Lagi Krisis Air, Pemkot Cilegon Kejar Tuntas Jaringan Pipa Merak
Pemkot Cilegon Mulai Tindak Parkir Liar, PKL hingga Balap Liar Pekan Depan
Disdukcapil Cilegon Jemput Bola, 141 Personel Polres Aktifkan IKD
Cilegon Dapat 91 Armada Sampah, LPS Sapu Bersih Dibentuk di 2 Kecamatan

Pemerintah Kabupaten Serang dibawah kepemimpinan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah SE, M.Ak masih terus berupaya menekan AKI dan AKB. Pihaknya menyadari bahwa AKI dan AKB adalah permasalah bersama yang harus terus dikurangi. Pemkab Serang selalu mengimbau agar masyarakat khususnya ibu hamil agar terus menjaga pola hidup bersih dan sehat.

Dengan berkurangnya AKI dan AKB di Kabupaten Serang, maka akan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu akan berdampak pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). (Us/red)

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya D3 dan S1 Untirta Ciptakan Lulusan Handal Siap Kerja
Artikel Berikutnya FSBKS Nilai Silmy Karim Tak Cocok Jadi Dirut PT. KS
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

PB Mathla’ul Anwar Gandeng Kemnaker Perluas Akses Kerja dan Wirausaha

Pemprov Banten Pastikan APBD 2027 Fokus pada Kesejahteraan Warga

Citangkil Cilegon Masuk Zona Merah Narkoba, 88 ASN Jalani Tes Urine

Cilegon Temukan Potensi Transaksi Restoran Tak Terlapor, Sistem Real-Time Dipasang

Citangkil Zona Merah Narkoba, 240 Pegawai Wajib Tes Urine

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Rp10 Miliar Digelontorkan untuk Infrastruktur Cilegon, Jalan hingga Trotoar Dibenahi

Kota Cilegon

Cilegon Dapat 91 Sarana Pengangkut Sampah, Ada 59 Cator hingga Compactor

Kota Cilegon

Sering Jadi Titik Kecelakaan, U-Turn JLS Cilegon Akhirnya Ditutup

Kota Cilegon

Cek Kesehatan Gratis ke Sekolah, Puskesmas Ciwandan Temukan Siswa Buta Warna

Kota Cilegon

Ngopi Sambil Bahas Kesehatan, Cara Puskesmas Ciwandan Edukasi Warga

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com