Harita.id
Senin, 21 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » 5 Keuntungan Diet 22 Hari Berbasis Nabati Seperti yang Dilakukan Beyonce
Nasional

5 Keuntungan Diet 22 Hari Berbasis Nabati Seperti yang Dilakukan Beyonce

admin
Diterbitkan: 22 Agustus 2019
Bagikan
3 Menit Baca
ISTIMEWA
- Advertisement -
Ad image

Harita.id – Beyonce sukses menurunkan berat badan hingga 19 kg dengan menjalani diet 22 Hari atau 22 Days Nutrition Plan. Menurut penciptanya, Marco Borges, diet ini berbasis tanaman atau nabati, karena menghindari konsumsi produk hewani maupun hasil olahan pabrik.

Marco, yang juga menjadi pelatih fitnes pribadi Beyonce, mengklaim bahwa diet yang memperbanyak konsumsi sayur dan buah tidak hanya membantu penurunan berat badan tapi juga menyehatkan kulit.

Pada dasarnya pola makan kaya sayuran dan buah-buahan memang baik bagi tubuh secara umum. Hanya saja Marco memberi nama dietnya dengan Diet 22 Hari, dengan keyakinan bahwa sebuah kebiasaan sehat bisa diubah secara permanen, jika rutin dijalankan selama 21 hari. Sehingga pada hari ke-22 tubuh sudah terbiasa menjalaninya setiap hari.

Apa saja sih keuntungan dengan mengonsumsi makanan berbasis tumbuh-tumbuhan atau nabati? Ini penjelasannya yang dikutip dari berbagai sumber.

1. Mencegah Hipertensi

Baca Juga

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
Dirut Bank Aceh Raih SMSI Aceh Award: Penggerak Ekonomi Daerah melalui UMKM dan Industri Kreatif
Dewan Pers Siapkan Rapat Bersama Konstituen Bahas HPN 2027, AMSI Dukung Usulan SMSI di Jakarta
Hadir di Dewan Pers, Hasyim Djojohadikusumo Ingatkan Media Jangan Sesatkan Publik

Kebanyakan orang yang menjalani diet berbasis nabati akan memiliki tekanan darah lebih normal karena tingginya konsumsi potasium yang didapat dari pisang, ubi, tomat atau kacang panjang. Potasium merupakan mineral yang dapat meringankan stres dan kecemasan, sehingga berdampak positif dalam menjaga kestabilan tekanan darah.

2. Menurunkan Kolesterol

Sebagian besar makanan dari sayur dan buah rendah kolesterol. Bahan makanan seperti gandum utuh, kacang-kacangan, biji-bijian, termasuk sayur dan buah umumnya bisa membantu menurunkan kolesterol tinggi.

Baca Juga

JAM-Intel Kejagung Apresiasi Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri
Jembatan Merah Putih Presisi di Bayah Diresmikan, Gubernur Banten Andra Soni Hadir Bersama Forkopimda
Dahnil Ceritakan Filosofi Berdirinya Ormas Matahari Pagi Indonesia
Resmi Dikukuhkan, PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Fokus Bangun Gerakan Sosial Berbasis Optimisme 

3. Gula Darah Lebih Stabil

Salah satu cara paling ampuh mencegah diabetes adalah makan lebih banyak serat yang bisa didapat dari konsumsi sayur serta buah. Serat akan memperlambat penyerapan gula ke pembuluh darah, sehingga tubuh juga tidak akan merasa lapar setiap waktu. Selain itu, gula darah yang stabil akan menurunkan level kortisol, hormon pemicu stres.

- Advertisement -
Ad imageAd image

4. Menurunkan Berat Badan

Ketika seseorang kelebihan berat badan dan menjalani diet berbasis nabati, secara alamiah bobotnya akan turun dan menyesuaikan sendiri sehingga jadi ideal. Dengan catatan, jika makanan yang dikonsumsi bukan olahan pabrik, dan berasal dari bahan mentah yang dimasak sendiri.

Kathy Freston, seorang pakar diet vegan mengatakan, umumnya orang yang mulai diet berbasis tanaman atau nabati akan mengalami penurunan berat badan 2,2 kg dalam dua minggu tanpa merasa kelaparan.

5. BAB Lancar

Baca Juga

Ketum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Himbau Kepada Pengurus dan Anggota Ikut PKPA Atau Pendidikan Mediator
Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik
Guru Besar Ilmu Politik Sebut Presiden Prabowo Tegak Lurus pada Konstitusi, Tidak Ada Ruang untuk Intervensi Hukum
Rakernas dan HUT ke 13 ASPRUMNAS, Bidik Bangun 50.000 Unit Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Pola makan tinggi serat akan memperlancar BAB dan mencegah sembelit. Dengan begitu usus besar dan sistem pencernaan secara keseluruhan menjadi lebih sehat.

Perlu diingat bahwa diet berbasis tanaman akan mendatangkan manfaat maksimal bagi kesehatan apabila menggunakan bahan-bahan makanan utuh atau wholesome food. Artinya, makanan bukan merupakan olahan pabrik yang biasanya tinggi garam dan gula.

Selain itu cara pengolahannya pun perlu diperhatikan. Sayuran dan buah akan kehilangan banyak kandungan nutrisinya apabila dimasak dengan panas terlalu tinggi dan terlalu lama. Sebaiknya olah sayuran, biji-bijian atau umbi-umbian dengan cara direbus, kukus, panggang, tumis pakai sedikit minyak atau dimakan mentah jika memungkinkan. (vha/red).

Sumber: Detik.com

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya 7 Tips Kuruskan Badan Sebelum Tidur
Artikel Berikutnya Koalisi Amuk Bahari Banten Kembali Kepung Gedung DPRD Banten
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Nasional

Jelang Kongres II, Garda Pemuda NasDem Banten Kompak Dukung Prananda Surya Paloh

Nasional

Saat Dunia Dilanda Turbulensi, FORMAS Dorong Strategi Perkuat Ekonomi RI

Nasional

Calon Komisioner KPI Ferdi Setiawan Dorong Regulasi Setara untuk Media dan Platform Digital

Nasional

Jelang Pengesahan RUU PFII, SMSI Desak Klausul Anti Tax Avoidance Diperkuat

Nasional

Ferdi Setiawan Maju Calon Komisioner KPI, Usung Gagasan Smart untuk Penyiaran Berkualitas

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com