Harita.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Warga Penghuni Rusunawa Tolak Rencana Pemkot Serang Jadikan Tempat Isolasi Covid-19
Kota Serang

Warga Penghuni Rusunawa Tolak Rencana Pemkot Serang Jadikan Tempat Isolasi Covid-19

admin
Diterbitkan: 21 Juni 2020
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

SERANG – Warga Rusunawa yang berada di Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang menolak adanya rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, untuk menjadikan Rusunawa tersebut sebagai tempat perawatan isolasi pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19.
 
Alasan Pemkot Serang menjadikan Rusunawa Margaluyu sebagai tempat isolasi, karena lokasinya yang jauh dengan pemukiman penduduk dan dirasa menjadi tempat memadai karena memiliki 70 kamar dan tower 1 yang belum ditempati penduduk.

Kuryadi, salah satu warga yang tinggal di Rusunawa mengatakan, dirinya bersama warga lainnya yang menempati tower 2 Rusunawa Margaluyu menolak jika tower 1 Rusunawa tersebut dijadikan tempat perawatan atau tempat isolasi pasien positif covid-19 dengan status OTG.

“Di areal tower satu ini justru banyak bermain anak-anak dan itu rentan terhadap penularan covid-19. Jadi saya dan warga lainnya sangat menolak sekali,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (21/6/2020).

Menurut Kuryadi, di tower 2 Rusunawa Margaluyu sendiri beberapa kamarnya sudah ditempati puluhan warga. Ada sekitar 20 kepala keluarga yang berasal dari kampung Rujak Beling, Kelurahan Margaluyu dan sekitarnya.

“Mereka adalah penduduk yang kerap kebanjiran dan memilih tinggal di tower 2 yang jaraknya hanya beberapa ratus meter dengan tower satu,” katanya.

Baca Juga

Bupati Serang Doakan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Segera Ditemukan dalam Keadaan Selamat
Dilantik, Bupati Serang Minta Pengurus GOW Beri Perempuan Penguatan Inklusif Mencegah KDRT
Wujud Nyata Program Presiden Atasi Darurat Sampah, 1.161 Ton Sampah di Banten Bakal Dijadikan Energi Listrik
Groundbreaking Pembangunan PSEL Desember 2026, Bupati Serang Siap Penuhi Pasokan 400 Ton Sampah

Ia dan warga yang tinggal di Rusunawa Margaluyu tetap akan menolak rencana Pemkot Serang, meskipun pemerintah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Warga juga menurutnya menyayangkan lantaran tidak adanya sosialisasi atas rencana tower 1 rusunawa untuk pasien OTG positif Covid-19.

“Kami berharap besar agar Pemkot Serang membatalkan niatan tersebut, karena meski dijalankan dengan protokol kesehatan yang ketat, namun warga yang tinggal di rusunawa awam dengan protokol kesehatan dan banyak anak-anak juga yang bermain di sekitaran rusunawa.

“Kami juga akan meninggalkan rusunawa tersebut dan kembali ke kampung kami jika Pemkot Serang tetap keukeuh menjadikan Rusunawa Margaluyu jadi tempat isolasi,” tukasnya. (Dm/red)

Baca Juga

Tutup Gelar TTG XX, Gubernur Andra Soni Dorong Inovasi Desa Dukung Asta Cita
Pemkab Serang Dukung Riset Stranas 2026 untuk Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas
Komitmen Gubernur Berbuah Manis, Banten Raih Juara 2 Tata Kelola Konservasi Energi Tingkat Nasional.
Mahasiswa UI Dorong Pemberdayaan Warga Kabupaten Serang melalui Program Panglimaja
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Dana Konversi Rp 1,5 Triliun Kepada Bank Banten Bersifat Escrow
Artikel Berikutnya Broadcast Pemkot Tangsel Minta Data Guru Tersebar
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Robinsar Bersama PWI-SMSI Turun dalam Pencarian

Pemkot Cilegon Benahi Data UHC, Ribuan Penerima Tak Lagi Layak Masih Tercatat

Revisi RTRW Cilegon Dimulai, Robinsar: Jangan Sampai Industri Korbankan Lingkungan

Dirut Bank Aceh Raih SMSI Aceh Award: Penggerak Ekonomi Daerah melalui UMKM dan Industri Kreatif

Terima Duta Bahasa Banten, Gubernur Andra Soni Dukung Program Pencegahan Kekerasan Verbal di Sekolah

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Serang

Jadi Irup Upacara HUT ke 81 RI, Bupati Serang Pastikan Maksimalkan Pelayanan Dasar

Kota Serang

Seleksi Ketat Berbuah Prestasi, 55 Paskibraka Kabupaten Serang Resmi Dikukuhkan

Kota Serang

Tinawati Andra Soni Dorong Lulusan SMK Sesuai Kebutuhan Industri

Kota Serang

Rakor Forkopimda, Bupati Serang Pastikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang

Kota Serang

Rakor Forkopimda, Bupati Serang Pastikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com