CILEGON – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten menyatakan Kapal Motor Penumpang (KMP) Kumala mengalami kecelakaan akibat cuaca buruk hingga menabrak break water (pemecah ombak) di perairan merak, pada kamis malam (14/01) kemarin.
Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Patroli Penjagaan dan Penyidikan KSOP Kelas I Banten Hendi saat ditemui di Kantornya pada Selasa (19/01/2021), bahwa KMP Kumala milik PT Dharma Lautan Utama yang mengangkut penumpang dan kendaraan dari Pelabuhan Bakauheni yang hendak sandar ke dermaga IV mengalami kecelakaan laut akibat cuaca buruk.
“Kapal itu saat hendak sandar di dermaga IV, namun karena arus kuat di perairan itu sangat kencang hingga haluan KMP Kumala terseret secara perlahan dan menabrak pemecah ombak,” katanya.
Hendi mengaku, akibat kecelakaan laut tersebut tidak menimbulkan korban jiwa namun karena alam yang tidak bersahabat di perairan itu menyebabkan kendaraan truk dan minibus mengalami kerusakan akibat benturan keras.
“Hanya kendaraaan truk dan minibus, untuk penumpang semuanya selamat. Saat ini kapal naas ditarik ke tengah untuk dilakukan docking atau perbaikan oleh pihak perusahaan pelayaran. Dan saat ini kapal tersebut tidak diperbolehkan berlayar hingga perbaikan kapal yang mengalami kerusakan parah selesai diperbaiki, untuk asuransi kendaraan yang mengalami kerusakan, silahkan tanyakan ke pihak perusahaan pelayaran,” ujarnya.
Sementara itu, ditempat yang berbeda, Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama Wiwiko saat ditemui dikantornya enggan berkomentar banyak.
“Maaf ya, saya buru-buru mau ke kapal seraya meninggalkan awak media,” ucapnya. (Dm)









