Harita.id
Minggu, 20 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Pemprov Banten Bantu Peningkatan Produksi Pertanian dari Pembenihan Hingga Pasca Panen
Kota Serang

Pemprov Banten Bantu Peningkatan Produksi Pertanian dari Pembenihan Hingga Pasca Panen

admin
Diterbitkan: 27 Juli 2021
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

SERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy melalui Dinas Pertanian Provinsi Banten (Distan) terus mendorog dan membantu peningkatan produksi pertanian. Bantuan yang tersebut mulai sistem pengairan, pembenihan hingga pasca panen.

Hal itu dikatakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemprov Banten (Asda II), M. Yusuf saat mendampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, di Rice Milling Unit (RMU) Lumbung Masyarakat, Kelompok Makmur Jaya, di Desa Julang, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Selasa (27/7/2021).

Saat tiba di RMU di Desa Julang, Menteri Pertanian, Asda II, Wakil Bupati Serang langsung meninjau penggilingan padi. Selanjutnya, Menteri Pertanian menyerahkan bantuan pertanian dan permodalan melalui kredit usaha rakyat secara simbolis kepada perwakilan kelompok dan penerima KUR.

Setelah memberikan keterangan, Menteri Pertanian langsung melakukan panen raya. Tidak lupa Menteri Pertanian menyerahkan sembako kepada masyarakat yang dilintasi rombongan Kementerian Pertanian dan jajaran Pemerintah Daerah.

Asda II mengatakan, upaya peningkatan produksi pertanian di Provinsi Banten sudah dan akan terus dilakukan Pemerintah, mulai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

Baca Juga

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten: Realisasi Investasi Capai Rp1,9 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja
Bupati Serang Minta Baznas Tingkatkan Partisipasi dan Kontribusi untuk Membantu Masyarakat
Bupati Serang Ratu Zakiyah Kunjungi Posko Carita, Temui Keluarga Korban 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Bupati Serang Doakan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Segera Ditemukan dalam Keadaan Selamat

Bantuan produksi pertanian, kata Yusuf, dimulai dengan perbaikan sistem pengairan, pembenihan, pengolahan, hingga pasca panen.

“Bentuk dukungan terhadap petani, utamanya pada pasca panen, yaitu adanya intergarasi permodalan, pembelian gabah, pengelolaan, pengemasan produksi hingga pemasaran. Gabah bisa digiling di RMU, bisa membeli gabah dari petani, dikemas kemudian dipasarkan,” ujar Yusuf.

Guna meningkatkan produksi pertanian, utamanya bagi petani yang masih berpenghasilan di bawah rata-rata, kata Yusuf, perlu upaya pembenahan, seperti dalam hal pemilihan benih unggul. Selain itu, perlu pembenahan dalam proses pengolahan lahan, termasuk pengairan.

Baca Juga

Dilantik, Bupati Serang Minta Pengurus GOW Beri Perempuan Penguatan Inklusif Mencegah KDRT
Wujud Nyata Program Presiden Atasi Darurat Sampah, 1.161 Ton Sampah di Banten Bakal Dijadikan Energi Listrik
Groundbreaking Pembangunan PSEL Desember 2026, Bupati Serang Siap Penuhi Pasokan 400 Ton Sampah
Tutup Gelar TTG XX, Gubernur Andra Soni Dorong Inovasi Desa Dukung Asta Cita

“Kalau benihnya unggul produksinya akan meningkat. Selain itu, perlu diperhatikan pengolahan tanah, pupuk, pengairan, di sini banyak tadah hujan. Jika mengandalkan air tadah hujan, harus lihat momen,” ucap Yusuf.

Asda II juga mengatakan, Pemprov Banten menargetkan Banten surplus beras atau gabah pada akhir tahun 2021 ini. Hal itu ditunjang dengan pengelolaan sekitar 37 ribu hektare lahan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Cikande saja yang berlokasi di sekitar daerah industri, hasilnya bagus, mudah-mudahan di luar kawasan industri hasilnya lebih bagus,” katanya.

Berkaitan dengan KUR, Asda II berharap dapat dikelola secara maksimal, khususnya untuk peningkatan produksi pertanian. “KUR jangan digunakan untuk keperluan lain. Biarlah nanti kebutuhan lain dipenuhi dari hasilnya (panen, red),” katanya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kunjungan tersebut untuk memastikan produktivitas pertanian, ketahanan pangan, panen, RMU tetap berjalan.

“Memastikan perintah Presiden dalam pengelolaan KUR berjalan secara optimal, ketersediaan pangan, dan RMU dipastikan menyerap gabah. Presiden juga meminta Menteri berada di lapangan, untuk mengecek penyaluran KUR,” katanya.

Baca Juga

Pemkab Serang Dukung Riset Stranas 2026 untuk Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas
Komitmen Gubernur Berbuah Manis, Banten Raih Juara 2 Tata Kelola Konservasi Energi Tingkat Nasional.
Mahasiswa UI Dorong Pemberdayaan Warga Kabupaten Serang melalui Program Panglimaja
Pemkab Serang Hadirkan Aku Desa Digital Optimalisasi Pelayanan Dasar Publik

Oleh karena itu, Menteri berharap, Gubernur dan Bupati dapat mendorong penyerapan KUR dan dapat diserap oleh masyarakat lebih cepat lagi, sehingga pada akhirnya bisa memperkuat ekonomi dasar.

Informasi dari Distan Pemprov Banten, di lokasi kunjungan kerja Menteri Pertanian, terdapat hamparan 25 ha. Padi yang ditanam di daerah tersebut adalah varietas inpari 42. Varietas tersebut diprediksi bisa menghasilkan sekitar 6.5 ton GKP/ha.

Adapun potensi panen padi se-Kabupaten Serang pada Juli 2021 seluas 3.263 ha estimasi produksi 18.600 ton GKG. Sedangkan potensi panen padi Agustus seluas 8.115 ha, estimasi produksi 46.225 ton GKG. (Dm)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Peduli Penyandang Disabilitas, Karang Taruna Kecamatan Purwakarta Salurkan Kursi Roda
Artikel Berikutnya Kejagung Sandra Kasus Korupsi Senilai 43 Trilyun BPJS Ketenagakerjaan, Ada Apa?
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Mahasiswa Demo Soroti APBD Cilegon, Robinsar Buka Ruang Dialog

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Serang

Festival Cikolelet 2026 Digelar, Mendes Yandri: Rawat Kearifan Lokal, Bangun Kesejahteraan

Kota Serang

Hadiri Puncak HUT ke 81 RI di Desa Cisait, Wabup Serang Tekankan Teladani Perjuangan Pahlawan

Kota Serang

HUT ke-88 RSDP Serang, Bupati Zakiyah Resmikan 10 Mesin Cuci Darah Baru

Kota Serang

Jadi Irup Upacara HUT ke 81 RI, Bupati Serang Pastikan Maksimalkan Pelayanan Dasar

Kota Serang

Seleksi Ketat Berbuah Prestasi, 55 Paskibraka Kabupaten Serang Resmi Dikukuhkan

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com